Akhirnya Menyantap McD & Cocacola


 

McD dan Cocacola

McD dan Cocacola

Akhirnya Menyantap Makanan Yahudi asal Amrik Lagi

Semenjak SD, minuman favoritku adalah Sprite Dan disusul kemudian Cocacola. Mengingat minuman itu mahal menurut keadaan ekonomi keluargaku, maka kami tidak terlalu sering membelinya. Namun jika sekali saja membeli, rasa-rasanya akan benar-benar mencoba untuk dinikmati setiap tetesnya. Hal itu berlangsung hingga kelas 3 SMP. Memasuki kelas satu SMA, uang saku ku meningkat dibanding SMP. Untuk jajan beli Cocacola atau Sprite terbilang cukup. Di masa awal SMA inilah aku sering minum minuman ala Barat ini.

Seingatku, keadaan itu tak berlangsung lama hingga pada September tahun 2001 terjadilah tragedi WTC. Selepas kejadian itu, aku lebih sering membaca artikel-artikel Dan buletin-buletin keislaman. Hingga suatu ketika ada sebuah buletin atau pamflet di sekolah yang isinya ajakan untuk memboikot beberapa merek dagang yang dianggap produk Yahudi. Sejak saat itulah, aku langsung menahan diri untuk tidak membeli Cocacola Dan produk-produk tertentu lainnya. Meskipun enggan untuk membeli, tetapi aku masih mau meminumnya jika diberi atau dibelikan kawanku. Asalkan aku tidak mengeluarkan sepeser duit pun untuk membeli Cocacola.

Begitu favoritnya minuman ini bagiku, tak jarang aku sangat tergoda untuk membelinya saat sedang kepanasan di jalan. Aku merindukan kesegaran minuman soda ini. Hampir-hampir aku tersiksa sendiri jika melihat beberapa kawan minum di depanku (hahahaha). Untungnya, ketersiksaanku berujung juga. Masuk kelas 3 SMA kalau bukan awal perkuliahan, aku mengenal produk minuman Cola bermerek Qolbu Cola. Aku mengenalnya setelah aku gabung dalam jaringan Multi Level Marketing (MLM) MQ Net. Rasa dahagaku akan minuman Cola akhirnya tersembuhkan dengan adanya Qolbu Cola. Bahkan tak hanya sekedar membeli Dan mengkonsumsi, aku spun ikut memasarkan produk ini di kota Solo. Kuedarkan Qolbu Cola ke beberapa sekolah Dan pondok pesantren. Respon konsumen cukup besar. Setahuku, boleh dibilang aku-lah yang berhasil menjual produk Qolbu Cola ini paling besar di Solo. Sampai-sampai, aku dihubungi oleh pihak MQ Net Bandung (Kantor Pusatnya) mempertanyakan fakta bahwa aku berhasil menjual entah berapa ribu kaleng saat itu (nggak kuhitung).

Kembali ke persoalan produk Yahudi. Aku pun berusaha tidak hanya memboikot Cocacola saja, namun juga produk-produk lain yang belum ada substitusinya. Hal itu kuberlakukan juga untuk produk sejenis selain Cocacola, Mc Donald contohnya. Khusus untuk McDonald, aku benar-benar sudah tidak pernah makan sejak SMA sampai sekarang. Namun setelah sekian tahun, akhirnya aku diberi kesempatan makan kembali Mc Donald. Kali inipun bukan beli sendiri, tetapi dibelikan Fadly saat aku maen ke rumahnya. Melihat foto ini, pasti kawan-kawanku tertawa melihatnya. Hahahaha.


Ahmed Fikreatif

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan”


Iklan

8 Tanggapan

  1. hahahah dasaaarr..berarti itu semuanya ga beli sendiri yah? 😀

    • @JasminE: betul sekalli

      gratis tis tis

  2. suka pepatahnya itu, keren

    • @Sang Malam: yg mana?
      pepatah???

  3. 😆

    saya sendiri kadang serba salah kalau teman membelikan hal-hal seperti itu… akhirnya disantap juga dengan bismillaah…. tapi memang udah lama banget nih kagak makan begituaan, sekarang lagi seneng mie aceh…. hihihi

    • @Usup: owh,,, lumayan ena juga tuh

  4. He gak usah keseringan makan junk food dan minum cola tuh. Klo coca cola dan minuman sejenisnya kayaknya gula nya banyak banget tuh, kurang bagus ya 🙂

    • @Mamink: wah, skrg semua makanan yg dijual di jalanan junk food semua he bang,,,
      😀
      namanya jg senang,,,, seringkali g pakai logika
      huft…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: