Anger Makes You in Danger

Don't Be Angry, Please... ;)

Don't Be Angry, Please... ;)


Letupan emosi dan kemarahan sangat wajar bahkan mutlak terjadi pada seorang makhluk, khususnya manusia. Menurut kamus Wikipedia yang mengutip sebuah pendapat dari Frieda, N.H. Dalam buku “Moods, Emotion Episodes and Emotions”, New York: Guilford Press, 1993, hal. 381-403, emosi diartikan sebagai perasaan intens yang ditujukan kepada seseorang atau sesuatu. Emosi merupakan reaksi terhadap seseorang atau kejadian. Pada hakikatnya, emosi dapat ditunjukkan atas suatu perasaan senang mengenai sesuatu, marah kepada seseorang, ataupun takut terhadap sesuatu. Namun dalam pemahaman umum yang kita pahami emosi lebih sering diartikan dengan perasaan kemarahan.

Studi terbaru yang telah banyak kita ketahui memberikan sebuah teori bahwa orang yang sukses di dunia adalah orang-orang yang mampu mengatur, mampu me-manage, dan mengontrol emosinya. Studi tersebut sekaligus menghapuskan satu doktrin kuat yang sebelumnya diyakini khalayak bahwa kesuksesan seseorang tergantung pada intelegensi seseorang tersebut. Teori baru yang kemudian mengembangkan istilah Emotional Quotient (EQ) atau Emotional Intelligence (EI). Continue reading

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 87 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: