Adab Pergaulan & Anjuran Menikah


Melanjutkan bacaan Quran yang kubaca setelah sholat yang tidak terlalu banyak, hanya 1 halaman saja, aku dihadapkan pada surat An Nur ayat 27-34. Kubaca perlahan sambil mencoba memahami bacaan yang kubaca. Selanjutnya, aku baca terjemahannya untuk lebih memahami apa kandungan makna yang kuperoleh dari bacaan Al Quran tersebut. Andaikan ada satu buah kitab tafsir saja, alangkah semakin senangnya aku. Sayangnya, aku tidak memiliki buku tafsir yang rata-rata harganya cukup mahal (padahal semahal-mahalnya buku penuh ilmu itu, aku yakin lebih banyak duit untuk bayar kosku selama setahun. He3x).

Pada bacaan singkat tersebut, aku kembali diingatkan oleh Al Quran tentang beberapa poin ilmu sekaligus pelajaran. Pertama adalah pelajaran kepada kita semua untuk menahan pandangan mata dan memelihara kemaluan.

Kedua, bahwa ada pelajaran mengenai perintah untuk menutup aurat, khususnya bagi wanita mukminah. Di sinilah salah satu dasar perintah bagi wanita muslimah untuk menutup aurat.

Ketiga, pengingatan pelajaran bahwa Islam mengatur perihal Mahram (golongan orang yang diharamkan untuk dinikahi). Pada ayat tersebut, sebagai pembolehan bagi para wanita mukmin untuk membuka aurat di depan beberapa golongan kelompok tertentu. Dari ayat itulah kita bisa belajar bahwa kepada siapa saja sih seorang wanita mukminah harus menutupi auratnya dan kepada siapa saja sih boleh menampakkan sebagian perhiasannya.

Keempat, pelajaran tentang perintah untuk mengawinkan orang-orang yang telah mampu untuk menikah dan layak untuk menikah.

Kelima, pelajaran kepada orang-orang yang belum memiliki kemampuan dan kelayakan untuk menikah agar tetap menjaga kesucian diri sampai Allah memampukan mereka. Terutama menjaga kesucian kemaluan mereka karena ayat ini berhubungan dengan ayat “menjaga pandangan dan memelihara kemaluan” sebelumnya. Salah satu diantara cara untuk menjaga kesucian tersebut, setahuku adalah dengan melakukan puasa sunah sebanyak-banyaknya semampunya sampai Allah memampukan kita untuk bisa menikah.

Demikian banyak pelajaran dari sedikit ayat Al Quran yang kubaca. Bila ada kesalahan, mohon masukannya, Wallahu a’lam.

Berikut terjemah keseluruhan ayat 27-34 surat An Nur dimaksud:

Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”.

 

Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.

 

Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.

 

Dan orang-orang yang tidak mampu kawin hendaklah menjaga kesucian (diri)nya, sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan budak-budak yang kamu miliki yang menginginkan perjanjian, hendaklah kamu buat perjanjian dengan mereka, jika kamu mengetahui ada kebaikan pada mereka, dan berikanlah kepada mereka sebahagian dari harta Allah yang dikaruniakan kepadamu.

Ahmed Fikreatif

.:: Jika Saudara / i menyukai tulisan ini, maka sekarang Anda dapat memberikan apresiasi dengan ikut memberikan donasi / kontribusi finansial ala Blogger. Jika Saudara / i membenci sebagian atau keseluruhan tulisan ini pun saya tetap mempersilakan untuk ikut memberikan donasi. Namun, jika saudara / i tidak bersedia memberikan donasi, itu pun tidak mengapa… Caranya, silakan baca link berikut ini ( klik di sini..! ) ::.

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan”

 

Iklan

4 Tanggapan

  1. Salam Ahmed..
    Bacaan surah yang bagus untuk diambil pengajaran agar kita tidak sembarangan dalam pergaulan dan memandang remeh tentang pernikahan. Sesungguhnya Islam, agama yang selalu menjaga ummahnya. Allah Maha Besar. Salam indah selalu.

    • amin. 🙂

      • @Intan: amiin

        *halah

        😀

    • @INdahkasihku: Salam balik
      terima kasih tambahan komentarnya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: