Berbagi Pengalaman Pingsan Pertama (dan Semoga Yang Terakhir)


Pukul 05.00 WIB aku baru membuka mata. Badanku masih lemah sebenarnya. Namun mengingat subuh di kota tempat tinggalku sudah masuk kurang lebih 15 menit sebelumnya (menurut jadwal sholat abadi Depag), maka kupaksakan untuk mengambil air wudhu di kamar mandi.

Saat berjalan menuju kamar mandi, tak seperti biasanya, tubuhku agak gontai saat berjalan. Kepalaku agak merasa pusing. Sampai di kamar mandi, aku tutup pintu kamar mandi dengan rapat dan kukunci. Pertama, aku buang air kecil terlebih dahulu. Setelah ber-istinja’, kemudian aku berniat mengambil air wudhu dengan gayung. Seketika kemudian pandangan mataku mengabur, kepala menjadi pusing, dan tiba-tiba, “Braaaaak….”. Aku terjatuh ke arah belakang menjatuhi sebuah ember hingga pecah. Tak ada yang menolongku untuk berdiri dan bangun.

Waktu itu mataku masih dengan cukup jelas melihat keadaan sekeliling. Otakku pun setengah sadar menginformasikan bahwa aku jatuh. Namun perintah otakku agar aku segera bangun dari keterkaparan itu tidak segera direspon oleh anggota-anggota badanku yang lain. Seolah-olah aku seperti berada di dalam mimpi dan berkata, “Ah, ini hanya mimpi. Lanjut pejamkan mata saja dan tidur.” Namun otakku tidak mau berhenti untuk terus memerintahkan tangan dan kakiku agar segera bergerak. Setelah kurang lebih satu menit, akhirnya perintah otakku direspon juga oleh tangan dan kakiku.

Aku kemudian menggeliat pelan mencoba berdiri kembali. Dalam hati aku mengucap istighfar dan bismillah lalu kuambil air segayung dan kusiramkan kea rah mukaku sambil kuusap-usap. Kini aku sudah mulai merasa segar. Barulah kemudian, aku mengambil air wudhu untuk sholat subuh. Setelah mengganti pakaian basahku dengan yang kering masih dalam kondisi tubuh yang berdiri gontai, aku mencoba berdiri untuk sholat subuh di dalam kamar. Baru berdiri beberapa saat, mataku sudah mulai mengabur dan kepala pusing. Aku putuskan untuk sholat sambil duduk. Alhamdulillah setelah aku duduk, pusingnya mulai mereda dan pandangan mata lebih jelas dari sebelumnya hingga aku menyelesaikan sholat subuh pagi tadi.

Itulah saat pertama kali aku merasakan pingsan seumur hidupku yang benar-benar kusadari dan kuingat. Ternyata pingsan bukanlah sesuatu yang enak. Bahkan sebaliknya, pingsan bisa berbahaya. Bayangkan jika aku pingsan selama berjam-jam di dalam kamar mandi tanpa ada pertolongan. Bayangkan jika aku pingsan saat menuruni tangga dari kamar kos lantai dua menuju lantai dasar.

Beberapa jam kemudian setelah aku istirahat pasca pingsan, aku memaksakan diri untuk berangkat ke kantor. Sesampai di kantor, aku buru-buru menuju poliklinik untuk memeriksa tensi darahku. Aku khawatir aku darah rendah atau darah tinggi sehingga sampai pingsan. Ternyata tekanan darahku normal. Lantas kenapa aku bisa sampai pingsan sementara pada saat subuh itu demam tinggiku justru sudah menurun derajatnya dan mulai berangsur-angsur normal. Malam harinya saat tengah tinggi-tingginya demam-ku, aku sudah makan nasi dengan sup kambing dan ditemani minuman wedhang esteemje (susu telur madu dan jahe). Obat dari dokter pun sudah aku minum setelah makan. Oleh dokter, sebab pingsanku dengan enteng disebut hanya karena sakit demamku saja.

Semoga dokter benar adanya. Artinya, pingsanku hanya karena sakit kemaren itu saja. Semoga saja aku tidak mengalami lagi pingsan serupa apalagi yang lebih parah.

Sobat, bagaimanakah pengalaman pingsan kamu? 🙂

Ahmed Fikreatif

.:: Jika Saudara / i menyukai tulisan ini, maka sekarang Anda dapat memberikan apresiasi dengan ikut memberikan donasi / kontribusi finansial ala Blogger. Jika Saudara / i membenci sebagian atau keseluruhan tulisan ini pun saya tetap mempersilakan untuk ikut memberikan donasi. Namun, jika saudara / i tidak bersedia memberikan donasi, itu pun tidak mengapa… Caranya, silakan baca link berikut ini ( klik di sini..! ) ::.

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan”

Iklan

9 Tanggapan

  1. Hehe.. Ida dah berapa kali ya ngalamin itu. Lupa ikz. Iyu gak enak banget. Bahkan HP ampek gak tahu kemana ngilangnya. Hufh…

    • @Ida: busyet, sempet2nya mikirin HP lho
      ckckckckck

  2. alhamdulilah mas baik2 aja ^^ jaga kesehatan ya 🙂

    • @Cempaka: iya. makasih dek

  3. Ya Allah, waduh waduh… 😦
    Saya belum pernah pingsan, dan jangan sampai… 😦
    Kayaknya dari keadaan di atas yang Mas deskripsikan, menderita sekali ya… kepala sakit, nggeliyeng, demam… 😥

    Pengalaman saya yang sakiiiiiiit sekali itu ya pas sakit angin duduk. Tahu Mas? Itu lho penyakit yang lambung penuh dengan angin. Saking kembungnya lambung, sampe menekan organ tubuh lain. 😦 Waktu itu, badan saya sakit semua. Udah gitu demam panas tinggi. Kepala juga sakiiiiiit banget, ditambah lagi dada itu sesak buanget, bahkan sakit, kalo badan direbahin. Tapi ketika dibuat duduk, sakit di dada hilang. Aneh kan..? 😐

    Pernah saya tulis di sini:
    http://asopusitemus.com/2009/09/25/sehat-itu-priceless/

    • @ASop: angin duduk?
      dah lama denger, tp blm pernah ngrasain
      dr penggambarannya, jgn smpai deh ngalamin.
      Pokoknya semoga diberi kesehatan aja deh
      amiin

  4. Pingsan emang ga enak!!!

    Klo saya diawali dengan rasa pusing, hilang keseimbangan dan tenaga, pengelihatan kabur berkunang-kunang dan…. Kegelapan melanda!

    Begitu terbangun kepala terasa pusing dan sakit yang luar biasa… disertai dengan rasa lemas di seluruh tubuh dan mual melanda lambung hingga ke kerongkongan 😦

    Pingsan emang ga enak!!!
    Pingsan emang ga enak!!!
    Pingsan emang ga enak!!!

    • @Puri: iya iya. pingsan emang ga enak.
      ga sah diulang2 gitu :-s
      paling enak ya sehat.
      😀

  5. Alhamdulilah saya blum pernah, tp liat orang pingsan sering apalagi dikampus, klo liat orang pingsan biasanya saya langsung lari sekenceng2nya, saya trauma sama kejadian pas saya masih SMP, sodara saya pingsan tepat di samping saya yg waktu itu lg sakit parah,eh pas bangun malah kesurupan,,,jadi sampe skrng ga berani liat orang pingsan hehe 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: