Kado Pernikahan


Kado Pernikahan

Kado Pernikahan

Kado Pernikahan

Ada berbagai macam cara mengungkapkan rasa kebahagiaan kita kepada karib kerabat, teman sejawat, dan sobat-sobat kita yang menikah. Salah satunya adalah memberikan sebuah kado pernikahan kepada pasangan yang menikah. Sebenarnya sih bukan sebuah kewajiban untuk memberikan suatu kado pernikahan, namun ini kita lakukan untuk ikut bersama merasakan kebahagiaan. Meskipun seringkali hal tersebut menjadi tradisi ‘wajib’ jika kita menghadiri sebuah pesta pernikahan.

Bahkan, pada beberapa orang (mungkin mayoritas) kadi pernikahan dimohonkan agar diganti dengan wujud uang tunai. Biasanya hal itu dapat dilihat pada undangan yang tertulis didalamnya sebuah pesan, “Kami mohon dengan segala hormat untuk tidak memberikan bingkisan kado dan karangan bunga”. Secara tersirat, ini merupakan pernyataan serta himbauan agar memberikan hadiah uang tunai saja -jika berkenan hendak memberikan kado pernikahan.

Namun demikian, pada angkatan-angkatan kuliah generasiku, adanya tulisan undangan seperti hal di atas tidak digubris. Artinya, kami seringkali tetap nekad memberikan sebuah kado pernikahan kepada rekan-rekan kami berwujud barang. Biasanya -semasa kuliah dulu- kami urunan beberapa orang hingga terkumpul sejumlah uang dan selanjutnya kami membelikannya barang tertentu dalam bingkisan kado. Umumnya dulu, kado pernikahan kami dapat berupa buku-buku dengan tema pernikahan sampai tata cara berhubungan suami istri (“begonoan” :”> xixixixxi), barang pecah belah, perlengkapan tempat tidur, bunga, dan lain-lain.

Kalau aku sendiri, pernah menjadi pusat perhatian saat datang ke sebuah pesta pernikahan dan datang membawa satu rangkaian bunga (imitasi) dengan lampiran sebuah kartu pesan dan doa yang kutulis di dalam kartu itu. Dengan muka tembok dan penampilan memaksakan diri untuk pede, aku menyerahkannya kepada panitia. Padahal tadinya aku ingin menyerahkannya langsung kepada pengantin wanitanya. Pengantian wanita-nya adalah kawanku sejak SD hingga SMA.

Selain pengalaman itu, ada satu lagi kado pernikahan “gokil” yang kuserahkan kepada kawanku. Ide ini bermula dari keinginanku yang selalu ingin tampil beda dengan orang lain. Jika orang lain umumnya memberikan A maka aku ingin memberikan B. Jika orang lain memberikan B, maka aku ingin memberikan C. Tentunya kado pernikahan yang kuberikan itu sesuatu yang wajar-wajarnya saja. Singkat cerita, aku kemudian telepon kawanku yang hari itu tengah pesta walimah.

Kamu dah punya baju seksi untuk istrimu belum?” tanyaku dari ujung telepon.

Maksudnya? Tanyanya agak kebingungan.

Ini aku mau kasih kado pernikahan buat kamu. Rencananya, kalau kamu belum punya atau malu membelinya, kamu mau nggak kuberikan kado berupa baju-baju seksi perempuan, lingerie, baju transparan, dan semacamnya? Mumpung ini aku sedang di konter pakaian dalam wanita nih.” ucapku.

Heh? Maksudmu? Beneran bro?” tanyanya.

Beneran lah. Buruan !! Ini aku kelamaan di sini malu juga nih. Dah banyak cewek-cewek ngeliatin gue nih. Gw sendiri jadi mulai salti ni bro. Yaudah, kirim ukuran tubuh or baju istrimu di sms. Oke?” tanyaku.

Oke.” jawabnya singkat.

Sip. Assalamu’alaikum.” ucapku menutup hubungan telepon.

Singkat cerita, aku kemudian memberikan hadiah kawanku itu kado pernikahan berupa baju seperti yang ada di foto atas. Hehehehe.

Gimana denganmu kawan? Hadiah unik apa yang pernah kamu berikan untuk sobat or kawan kamu?

Ahmed Fikreatif

.:: Jika Saudara / i menyukai tulisan ini, maka sekarang Anda dapat memberikan apresiasi dengan ikut memberikan donasi / kontribusi finansial ala Blogger. Jika Saudara / i membenci sebagian atau keseluruhan tulisan ini pun saya tetap mempersilakan untuk ikut memberikan donasi. Namun, jika saudara / i tidak bersedia memberikan donasi, itu pun tidak mengapa… Caranya, silakan baca link berikut ini ( klik di sini..! ) ::.

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan”

Iklan

12 Tanggapan

  1. :))

  2. ckckck… ke toko underwear sendirian? hmm..
    aku yg ce aja gak brani >,<

    btw, kurang seksi tu bajunya.
    bwekk :p

    • huumb.. kurang seksi hahhaha ^^

      • @Dear+Cempaka: lha yg lebih seksi yg kayak gimana???
        :-s

  3. hahahahahaha ada2 ajaa..
    tp emg oke kalo kado pernikahan kayak gitu :p

    • @Jasmine: Oke apanya?
      pernah ngasih kayak itu?
      atau berharap dikasih gitu?
      😀

  4. hehehe 😀 beruntung teman saya yang nikah baru 1 orang, jadi belom sempat buat ngasih kado yang macam2 mas :p

    tapi kalo lingerie.. pernah kasih ke temen cewe patungan bareng teman2 yang lain. terus kadonya disuruh buka di dalam kelas, lagi rame orang2 hahaa

    • @Nadia: Ya elah.
      tp perlu dan butuh persiapan tuh Nad…

      ckckckc
      lingerie dikasih ke temen di depan kelas pas rame2?
      wah gokil dah..
      parah itu mah..
      huft..

      tp g smpai suruh makai di tempat khan??
      hehehehe

  5. Huahahaha! Hebaaaaat!! Uniikk!! 😀 😀

    Ups, saya jadi inget temen saya Mas, katanya dia waktu SMA pernah ngasih hadiah ultah temennya (maap) kondom. 😳

    • @Asop: yup unik. hahahaha

      hmm, sy jg punya temen SMP gitu.
      org2 ndugal jaman SMP..
      ya biasalah kenakalan remaja yg (mungkin) sedikit berlebihan…

  6. Jiah! Parrah ah! Jangan” sambil mbayangkan bentuk tubuh istri teman tu. Erraaaaaam. Kurang seksi bajunya :-p

    • @Ida: ckckckckckck

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: