Ma/Mon Cheri, Schatzi, & Ling-Ling


Sumber Gambar Klik Pada Foto

Ma/Mon Cheri, Schatzi, & Ling-Ling

Ada berbagai macam cara kita menyapa dan memanggil seseorang yang kita kasihi. Panggilan dan sapaan itu biasanya untuk menunjukkan salah satu bentuk kasih dan sayang kepada orang yang disapanya.

Manusia adalah makhluk yang memiliki 5 indera utama dimana bentuk kasih sayangnya bisa diungkapkan melalui kelima indera itu. Aku tidak perlu mencontohkan seperti apa masing-masing bentuk kasih sayang yang diwakili oleh indera-indera manusia itu. Namun salah satu bentuk kasih sayang itu antara lain bisa diwujudkan melalui lisan dan lidah yang mengucapkan kata-kata serta kalimat tertentu.

Beberapa kawanku yang sudah beristri atau bersuami banyak yang memanggil pasangannya dengan sapaan lembut “umi”, “abi”, “papa”, “mama”, “papi”, dan sapaan mesra lainnya. Sementara itu, sapaan kasih sayang beberapa kawanku yang belum menikah alias masih berstatus pacaran lebih bervariasi lagi. Ada yang memanggil pasangannya selayaknya pasangan suami istri seperti “mami”, “papi” dll. Namun ada juga bentuk-bentuk sapaan lainnya yang umum ataupun jarang kudengar.

Berikut beberapa contoh panggilan sayang beberapa kawanku yang pernah kudengar:

Sayang

Hani / Honey

Darling

Babe / Beib / Baby

Abang / adek

Aa’ / Teteh / Teh

Mas / Dek

Yayang

Yangko

Nyet (bahkan Nyet pun disebut panggilan sayang. Ga habis pikir aku)

Mbrot / Gembrot /

Ndut / Gendut

Bi

Ling-Ling

Habibi / Habibati

My Dear / Dear

Macheri / Mon cheri

Schatzi

dan lain-lain aku ga hafal semua kata-kata “sayang” yang pernah kudengar.

Dari beberapa contoh di atas, ada beberapa sebutan yang menurutku asing dan jarang kudengar. Mereka antara lain “Bi”, Ling-Ling, Macheri / Mon cheri, dan paling terakhir adalah Schatzi.

Sebutan Bi itu pertama kali ku dengar dari sapaan kawanku Gama kepada pacarnya. Darimana dia dapat istilah itu juga aku tidak tahu. Katanya sih dari film Korea, tapi aku ndak tahu apa beneran gitu atau hanya dikibulin. Sementara istilah sebutan Ling-Ling itu kuperoleh dari sapaan sobatku DenBoy kepada pacar pertama yang diharapkan menjadi terakhirnya, Ikha. Konon katanya sebutan itu dari istilah China karena pacarnya masih memiliki keturunan Tiong Hoa jauh.

Berlanjut ke istilah Macheri / Mon cheri, sapaan ini kuperoleh dari Ersa. Pertama kali aku mendengarnya aku ga mengerti maknanya. Kemudian kucari di google. Karena waktu itu ia nulisnya Macherie, google menemukan link website kepada penjelasan tentang salah satu jenis buah Cherie. Ersa tertawa terbahak-bahak mendengar penjelasanku itu. Kemudian kucari lagi dengan mengotak atik rangkaian hurufnya hingga akhirnya baru kusadari artinya My Darling. Katanya, ma cherie: panggilan sayang buat cewek, sementara mon cheri : panggilan sayang buat cowok.

Terakhir, ada lagi istilah yang ga kumengerti maknanya, Schatzi. Sapaan mengunakan istilah ini pertama kali dilontarkan oleh Cempaka pada status YM-nya. Waktu kutanya apa artinya, dia hanya ketawa-tawa dan menyuruhku nyari di Google. Singkat kata, kucari di google. Hasilnya aku bingung karena yang muncul adalah film bertajuk Schatzi dan lagu Slank yang judulnya Schatzi. Barulah ketika kumasukkan di Google Translate kosakata Schatz dari bahasa Jerman yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris muncul beberapa maknanya yang salah satunya adalah Darling, Sweetheart, Love, Baby dll.

Anehnya, panggilan-panggilan mesra seperti itu biasanya muncul hanya ketika para pasangan itu menginginkan sesuatu (pas ada maunya) atau dalam keadaan yang baik hubungannya. Tidak sedang ada masalah. Tidak sedang marahan. Namun, jika keduanya tengah marahan atau saling sebel, maka ucapan-ucapan mesra itu serta merta hilang begitu saja. Sapaan darling, honey, atau yang lainnya langsung secara reflek berubah menjadi loe-gue, lu-gua, aku-kowe, saya-kamu, dan sapaan-sapaan biasa lainnya. Lebih parah lagi jika diantara kedua pasangan itu sudah cerai, putus, or tidak pacaran lagi. Kata-kata sapaan yang dulunya terdengar mesra bisa berubah menjadi sebaliknya 180 derajat. Huft, namanya juga manusia. Semoga anda tidak demikian ya kawan…! Amiin.

Demikian kiranya beberapa contoh panggilan “sayang” beberapa kawanku. Bagaimana dengan anda, Sobat? Apa panggilan / sebutan sayang kamu untuk pasanganmu?

Ahmed Fikreatif

.:: Jika Saudara / i menyukai tulisan ini, maka sekarang Anda dapat memberikan apresiasi dengan ikut memberikan donasi / kontribusi finansial ala Blogger. Jika Saudara / i membenci sebagian atau keseluruhan tulisan ini pun saya tetap mempersilakan untuk ikut memberikan donasi. Namun, jika saudara / i tidak bersedia memberikan donasi, itu pun tidak mengapa… Caranya, silakan baca link berikut ini ( klik di sini..! ) ::.

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan”

Iklan

31 Tanggapan

  1. mon cherie : panggilan sayang buat cowo
    klo ma cherie : panggilan sayang buat cewe
    misal : miss you, mon cherie (berarti yg dikangenin itu seorang cowo)
    itu sepengetahuanku lo ^^

    • @Dear: Iyah. makasih penjelsannya…

  2. schatzi 🙂

    • @Cempaka: :gubrak:

    • *Mo nggodain yang di atas tapi sungkan :p*

      Klo saya sih biasa manggil pake namanya…
      Pernah nyoba pake panggilan sayang, tapi entah kenapa lidah ini menjadi gatal setelah mengucapkannya >_<

      • @Puri: hmmmm

        emang km bilang sayang ke siapa??

        punya po???

        xixixixi
        wkwkwkwkwkwk

  3. AGAN :mrgreen;

    begitu saya memanggilnya..dan dia memangggil saya.., :mrgreen: 😳

    • @Indah: wah wah..
      ketemune mesti di Kaskus tuh…

      • engga juga :p :mrgreen:

      • @Indah: huft..
        yg penting mesra lah pokoknya…

        -salam buat pak Hanif-
        xixixixixi

  4. dulu, ketika pernah pacaran, panggilan sayang saya pada dia itu, wil. dia padaku sup. :mrgreen: dan kami berdua ketika bersama dipanggil wilsup…. 😆

    setelah hampir 3 tahun, putus. tapi silaturahim masih tetap terjaga….

    barang kali dirinya menanti saya lamar :mrgreen: *kepedeaan*

    • @Usup: wkakakakaka

      asyik juga sepertinya

      gimana klo ce-co nya namanya

      lha ya udah to mas..
      dilamar wae
      tinggal nunggu apa lagi??

      • 😆

        sejujurnya, saya sempat ngajak balikan lagi, tapi kata dia, “Sup, untuk saat ini wil sedang mau sendiri dulu. Lagi pula kita masih sama-sama studi, jadi fokus nyari ilmu saja. Kalau jodoh kan nggak akan kemana-mana. Wil, bukannya nggak suka kok…”

        tapi, beberapa waktu lalu katanya sih dia bilang lagi dideketin seorang cowok. ya saya sih (panas sebenarnya) tapi hanya bisa menasehatinya saja…malah dia sempat bilang ada yang mau lamar (tambah panas saya), tapi saya akhirnya harus bisa lapangdada bila itu benar terjadi….

        nunggu apa ya?
        nunggu ditakdirkan saja deh. :mrgreen:

        lagi pula, kini kondisi saya lagi netral daripada asmara sepasang anak manusia…so nikmati saja….

        *sebenarnya ngerih juga sih, soalnya saya meresa menyelisihi anjuran para salaf agar menikahlah….*

        lagi pula, saya menyaksikan banyak teman smp dan sd saya yang sudah menikah (muda) akhirnya kok malah berujung pisah, jadi saya agak takut juga nih melangkah…

        nah, mas ahmed sendiri bagaimana? :mrgreen:

      • @Usup: klo sy sih belum nikah dan belum siap
        hehehehe

        *jwbannya singkat aja
        hahahaha

        yaudah lah bro,
        drpd panas2 terus buruan dilamar saja
        klo g mau tinggalin
        xixixixixi

  5. aku manggil istri dengan singkatan nama kami berdua “yasha”

    • @Munir: bukannya namanya Munir Ardi?
      kok bisa yasha bang??
      heheheeh

  6. Hoho.. Mas dan Dik cukup la bagi kami 🙂

    ^_^
    Ida R

    • @Ida: hehehe
      sederhana ya..

      hmmm

  7. @puri: wah…. Udah ada ya pur ^^ oya kalo ada orang sirik.. Cuekin aja…:D

    (•̃͡-̮•̃͡)∫
    Ϛ♥ ☺ķªª¥ 😉
    ☁/ \☁ ‎​Şĭ Şĭ Şĭ (y)

    • @Cempaka: Puri tuh di atas..

  8. hehehe saya mah blm punya pasangan,
    tp kadang2 suka manggil org yg disuka dgn sebutan “dul” 😀
    hahahaahahahhaha :”>

    • @Jasmin: owh, jd mudah ya

      klo km manggil seseorang dg sebutan Dul
      brati itu anak sedang km taksir..
      heheehhehe

      • heeeyy “jasmine” with e, ga cm jasmin..hehehe 😀
        tp nama saya bukan jasmine kok..hanya nama pena saya 😀

        yaaaa skrg sih manggil seseorang yg saya taksir dgn sebutan “dul”, tp cm antara dia sm saya aja..ga pernah dibawa2 ke tempat umum..jd pd ga tau kalo saya manggil dia dgn sebutan “dul” *loh, skrg udah pd tau yah? hahahaa 😀

      • @Jasmine (pakai -e-): jiah
        TTM dong klo sama2 tahu senengnya..

        :-“

  9. yang laen dri tu lah……..???????
    yg lbih kreatif…….

    • @Hantu: ya klo km lbh kreatif, bs kasih contoh yg lain ga? 😀

  10. makasih postingannya..
    aku jd ngeh apa itu schatzi..
    arigatou..

    • @ditochan: arigato? sy jawabnya apa nih? sama2 aja lah
      😀

  11. kang, ma cheri ama mon cheri tuh bahasa mana.?

  12. @Tiwi: bhs Perancis

  13. hahahaha,,, mkasih jadi tau apa schatzi itu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: