Interior Prambanan Ekspress (Cadangan)


Interior Kereta Prambanan Ekspress

Foto ini adalah foto interior salah satu kereta Prambanan Ekspress (Prameks) yang kupotret seraya menunggu keberangkatan dari stasiun Tugu sekitar pukul 05.30 WIB pada tanggal 28 Mei 2010. Ceritanya, setelah perjalanan dari Jakarta naik kereta Sawunggalih yang mengakhiri perjalanannya di Stasiun Kutoarjo, kemudian aku nggandul kereta Lodaya kemudian turun di stasiun Tugu Yogyakarta. Dari sini, kemudian aku melanjutkan perjalanan dengan kereta Prambanan Ekspress bareng Ersa, kawan kuliahku di Solo yang melanjutkan kuliah di UGM.

Dibandingkan dengan kereta-kereta Prameks lainnya, kereta yang kutumpangi ini terbilang paling jelek karena lebih tua usianya. Interior kereta pun kurang menarik. Silakan dibandingkan dengan kereta prameks pada umumnya (klik di sini). Namun kereta ini cukup mengingatkanku karena di kereta ini dulu aku ngobrol pertama kalinya dengan Ersa secara face to face. Padahal, kami dulunya mahasiswa satu kampus namun tidak pernah saling mengenal. (Kisah detailnya di Dua Jam Kutoarjo-Yogya-Solo Bikin Badanku Lebih Sehat).

Seingatku, ketika itu aku agak kurang badan dan sempat demam tinggi sepanjang perjalanan Jakarta – Kutoarjo. Sementara aku harus tiga kali berganti kereta agar bisa mencapai Solo lebih pagi dibanding jika naik kereta regular jurusan Jakarta-Solo.

Waktu itu, aku duduk di gerbong tengah nomor tiga (kalau tidak dua) di kursi samping pintu sebelah barat yang menghadap ke timur. Alasanku memilih kursi itu karena space untuk menjulurkan kakinya lebih lapang. Selain itu karena lebih dekat ke arah pintu sehingga enak untuk melakukan potrat-potret kawasan sekeliling jalur lintasan kereta.

Demikianlah gambaran yang muncul saat aku melihat data file foto di atas.

Ahmed Fikreatif

.:: Jika Saudara / i menyukai tulisan ini, maka sekarang Anda dapat memberikan apresiasi dengan ikut memberikan donasi / kontribusi finansial ala Blogger. Jika Saudara / i membenci sebagian atau keseluruhan tulisan ini pun saya tetap mempersilakan untuk ikut memberikan donasi. Namun, jika saudara / i tidak bersedia memberikan donasi, itu pun tidak mengapa… Caranya, silakan baca link berikut ini ( klik di sini..! ) ::.

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan”

Iklan

4 Tanggapan

  1. wah kapan ya bisa mudik naek keretaa… :mrgreen:

    • @Mystova: nyari istri di Jawa aja lah..
      hehehehe

      *dah punya belum sih??

  2. kapan juga ya bisa naik kereta api, seumur-umur belum pernah naik kereta api… padahal moda transportasi lainnya sudah pernah mulai dari sepeda, motor, bus, kapal, pesawat…. lah kalo kereta api emang belum…

    • @Is: hahahahaha
      pilih jarak2 pendek aja.
      KRL jkt misal.
      or Solo – Jogjakarta
      cuman 1 jam
      2 jam PP.
      sekedar piknik
      hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: