Mudik Ke Solo


Mudik Ke Solo

Bismillahirrahmanirrahim. Lebaran sebantar lagi. Artinya perasaan yang berkecamuk dalam hatiku bercampur dan beradu antara rasa sedih dan rasa gembira. Aku merasa sedih karena harus segera melepas kepergian Romadhon yang tinggal beberapa hari saja. Sementara di sisi lain aku juga merasa gembira karena dengan datangnya lebaran karena berarti waktunya mudik berkumpul dengan keluarga, berkumpul dengan sejumlah kawan dan sahabat, serta berharap mampu meraih derajat ketakwaan setelah melalui proses pembakaran selama bulan Romadhon.

Tahun ini adalah mudik yang kedua kalinya kujalani dalam bulan Romadhon. Masih seperti tahun kemaren, aku mudik ke Solo dari Jakarta. Yang membedakan dengan tahun kemaren, mudik kali ini aku ikut merasakan susah payahnya mencari tiket untuk pulang kampung. Jika tahun kemaren aku memperoleh tiket kereta dengan tanpa antri dan mudah. Namun tahun ini aku harus antri berjam-jam untuk berebut tiket kereta. Itupun gagal.

Karena gagal memperoleh tiket kereta, solusi berikutnya adalah naik bus. Sayangnya tiket bus tidak bisa dipesan jauh-jauh hari sebelumnya. Secara kebetulan ada seorang kawan yang dengan baik hati mengusahakan tiket gratis melalui mudik gratis bersama Perum Pegadaian. Namun syaratnya, aku harus memiliki bukti Surat Gadai dari Pegadaian. Kebetulan masih ada satu tiket kosong untuk tujuan Solo.

Mendengar berita baik itu, kala itu (9 Agustus 2010_kalau tidak salah) pagi-pagi sekitar pukul 8 aku langsung menuju Pegadaian Unit Gondangdia. Aku pun bertanya-tanya awal seputar bagaiamana cara menggadaikan dan barang-barang apa saja yang bisa digadaikan. Setelah memperoleh informasi yang cukup, aku menuju kantor.

Karena Pegadaian Gondangdia hanya bisa menerima penggadaian perhiasan-perhiasan saja, maka aku pun tanpa malu berusaha mencari pinjaman perhiasan emas milik rekan kerja se kantor. Singkatnya, ada seorang rekan kerja yang bersedia meminjamkan cincin emas nya kepada ku untuk dijadikan sebaga syarat memperoleh surat gadai dari pegadaian dan sekaligus sebagai syarat untuk memperoleh tiket mudik gratis bersama Pegadaian. Aku harus berterima kasih banyak kepada Dina Octavia, rekan sekantor yang meminjamkan perhiasannya. Thanks sist.

***

Dan hari ini, sesuai dengan jadwal aku akan berangkat mudik ke Solo bersama rombongan pemudik lainnya dengan naik bus. Mudik gratis ini disponsori Perum Pegadaian. Harapanku, semoga aku bisa selamat sampai tujuan tanpa kurang suatu apa. Begitupula dengan kamu, kawan. Aku ikut berdoa semoga perjalanan mudik kalian semua lancar-lancar saja dan bisa bertemu dengan kerabat dengan selamat. Amiin. Selamat mudik ! 😉

NB: Jadilah Nasabah Pegadaian Kawan ! Banyak Keuntungannya Lho !

Ahmed Fikreatif

.:: Jika Saudara / i menyukai tulisan ini, maka sekarang Anda dapat memberikan apresiasi dengan ikut memberikan donasi / kontribusi finansial ala Blogger. Jika Saudara / i membenci sebagian atau keseluruhan tulisan ini pun saya tetap mempersilakan untuk ikut memberikan donasi. Namun, jika saudara / i tidak bersedia memberikan donasi, itu pun tidak mengapa… Caranya, silakan baca link berikut ini ( klik di sini..! ) ::.

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan”

Iklan

9 Tanggapan

  1. muahahahhahaa……

    pegadaian…mengatasi masalah..tanpa masalah…

    ehmmm,,, tapi kenapa harus pake gadai perhiasan gitu sih mas??? kan kasian tuh mbak dina nya…
    ntar dia sedih lagi kalo cincinnya digadein…

    gimana hayoh???
    hehehe….

    welcome to solo buat mas fikri….
    goodbye solo..buat indah…

    :mrgreen:

    • @Disya: jiah. g sempet ketemu dong nih..

  2. selamat mudik…hati-hati di jalan, semoga selamat sampai di tujuan

    Bolehngeblog

    • @Boleh: amiin
      makasih
      sama2

  3. ane juga mudik ke solo wan , tapi kek nya di hari lebaran ke dua 😉

    • @RAs: lha kopdar po piye Wan?
      solo nya mana?

  4. Huahaha, selamat menimati lebaran Mas. 😉

    Maap lahir batin ya Mas Ahmed. 😥

    • @Asop: iya sop.
      sama2…
      lahir batiin juga
      peseimis bs menikmati lebaran dg bener2

  5. Salam Ahmed.
    Apa khabar? maaf kalau Indah baru sempat berkunjung. Banyak tugas yang harus Indah selesaikan sebelum raya.
    Indah berkunjung untuk mengucapkan Selamat Hari Raya.
    maaf zahir dan bathin. minal aidin wal faizin

    Semoga berbahagia di hari lebaran bersama keluarga.
    Salam indahnya Syawal dari Indahkasihku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: