Beribadah, Berpahala & Dibayar Lagi


I’tikaf Di Kantor

Tempo hari, Jumat (3 Septemebr 2010), perusahaan di tempatku bekerja secara resmi mengadakan acara bertajuk I’tikaf ramadhan. Pelaksanaan kegiatan itu berada di kantor -lebih tepatnya di musholla kantor. Seluruh staf dan karyawan serta karyawati yang beragama muslim dihimbau untuk berpartisipasi penuh dalam kegiatan yang dijadwalkan mulai ba’da sholat Jumat dan selesai hari Sabtu ba’da sholat Subuh.

Acara dimulai ba’da sholat Jumat dengan agenda menyantuni anak-anak yatim yang dilangsungkan hingga sholat Asar. Setelah sholat Asar, acara dilanjutkan dengan sosialisasi manajemen perusahaan kepada karyawan dan karyawati seputar perkembangan kinerja perusahaan. Sosialisasi ini berlangsung hingga pukul 17.00 WIB. Selanjutnya, acara berikutnya adalah ngabuburit di mushola untuk menunggu azan maghrib sebagai tanda berbuka puasa.

Acara inti yang terkait Itikaf sebenarnya boleh dikata mulai efektif berjalan setelah sholat Isya’ berjamaah. Berturut-turut setelah Isya’, dilangsungkan sholat tarawih 8 rakaat dengan menunda sholat witir. Kemudian acara dilanjutkan dengan ceramah yang disampaikan pak ustadz dari luar hingga sekitar pukul 21.00 WIB. Selanjutnya setelah istirahat kurang lebih ½ jam, acara berikutnya dilanjutkan dengan tilawah Quran yang disebut dengan “Khotmil Quran”.

Khotmil Qur’an” adalah kegiatan membaca al Quran oleh beberapa orang yang masing-masingnya membaca bagian juz yang berbeda-beda. Karena peserta yang mau ikut tidak mencapai 30 orang, namun hanya 19 orang saja, maka beberapa orang akan memperoleh jatah membaca al Quran 2 juz agar malam itu bisa mengkhatamkan al Quran. Aku sendiri kebagian membaca juz 10. Sekitar pukul 21.45, masing-masing jamaah mulai membaca al Quran. Suasana musholla pun seperti suara ratusan lebah yang beterbangan. Beberapa kali, jamaah satu dengan jamaah lainnya saling berlomba suara keras-kerasan nada seolah tak mau kalah. Aku berusaha membaca dengan intonasi seperti biasa pelan dan tidak terlalu cepat.

Sekitar 40 menit kemudian, tak kusangka aku-lah yang terlebih dahulu menyelesaikan jatah 1 juz. Sesuai dengan aturan sebelumnya, maka aku mengambil jatah bacaan lagi. Satu bagian juz 23. Sedikit demi sedikit aku membaca ayat-ayat al Quran juz 23, tak terasa selesai juga jatah juz 23. Dua juz sudah aku selesai. Karena merasa telah selesai dan tenggorokan terasa haus, aku istirahat dan mengambil segelas air mineral.

Namun tak berselang beberapa lama, pak Wagiyo, sopir perusahaan yang sering mengantarku keliling Jakarta memintaku untuk menyelesaikan juz 20 yang menjadi bagian yang dibacanya. Beliau merasa matanya sudah tidak mampu melihat huruf dengan jelas karena sudah malam dan mulai mengantuk. Singkatnya, akupun mengiyani permohonannya dan ½ juz 20 pun selesai. 2,5 juz membaca al Quran -jujur- bikin aku capek juga. Aku memutuskan tidur di pojok musholla sekitar pukul 12.00 WIB.

Belum sempat aku merasa nyenyak istirahat dan menghabiskan lelah serta memulihkan tenaga, aku dibangunkan pak ustadz untuk sholat tahajud sekitar pukul 01.00 WIB. Jujur aku sempat agak dogkol karena baru juga selesai mengaji dan belum istirahat namun langsung dibangunkan untuk sholat tahajud. Tadinya, aku berharap tahajud dilaksanakan sekitar pukul 2.00. Agak berat hati, aku pun mengambil air wudhu. Dimulai sekitar pukul 2.15 WIB, sholat selesai sekitar pukul 3.15. Kemudian selama ½ jam kemudian pak ustadz menambahi lagi dengan ceramah dalam posisi aku sudah sangat capek dan masih mengantuk.

Pukul 04.00 – azan subuh, kami santap sahur dan bersiap-siap sholat subuh. Acara pun selesai sekitar pukul 5.30 WIB.

Kegiatan i’tikaf seperti ini telah dilaksanakan kantor selama 4 kali (4 tahun). Aku sendiri baru 2 kali mengikuti kegiatan ini karena sebelumnya aku belum bekerja di kantor ini. Aku cukup senang dengan komitmen manajemen perusahaan terhadap kegiatan syiar agama yang dilaksanakan di kantor.

Secara pribadi, aku cukup mendukung dan antusias dengan kegiatan-kegiatan seperti ini terlepas banyak amalan yang secara pribadi aku merasa kurang cocok dengan keyakinanku, seperti Khotmil Quran yang aku lebih suka jika membaca al Quran dilakukan dengan tasmi’ dan saling menyimak dan beberapa hal lainnya.

Partisipasi para karyawan pun semakin lama semakin banyak dari sebelumnya,” demikian kata Direktur Keuangan.

Entah tepat atau tidak, untuk meningkatkan tingkat partisipasi peserta i’tikaf, manajemen memang telah menyiapkan sejumlah uang kepada seluruh peserta dalam jumlah nominal yang sama. Untuk tahun ini, besarnya adalah Rp. 250.000,-. sementara tahun sebelumnya Rp. 200.000,- dan tahun sebelumnya lagi 150.000,-. Uang itu sebenarnya diperuntukkan sebagai pengganti uang transport pulang ke rumah dan balik kembali ke kantor. Namun, entah terkait dengan uang atau tidak memang dirasakan tiap tahun partisipasi karyawan yang ikut semakin bertambah banyak.

Yah, apapun itu, aku tetap mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini lebih digalakkan lagi di kantor ku. Dan semoga saja di kantor-kantor lainnya juga banyak dilakukan kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Salam

Ahmed Fikreatif

.:: Jika Saudara / i menyukai tulisan ini, maka sekarang Anda dapat memberikan apresiasi dengan ikut memberikan donasi / kontribusi finansial ala Blogger. Jika Saudara / i membenci sebagian atau keseluruhan tulisan ini pun saya tetap mempersilakan untuk ikut memberikan donasi. Namun, jika saudara / i tidak bersedia memberikan donasi, itu pun tidak mengapa… Caranya, silakan baca link berikut ini ( klik di sini..! ) ::.

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan”

Iklan

3 Tanggapan

  1. Alhamdulillah kri… entuk akhirat n dunia… 🙂

    tapi di edit sek ki jame… mungkin kudune jam 01.00 😀

    “Belum sempat aku merasa nyenyak istirahat dan menghabiskan lelah serta memulihkan tenaga, aku dibangunkan pak ustadz untuk sholat tahajud sekitar pukul 13.00 WIB”

  2. Coba kalo bisa setiap bulan seperti itu. 🙂

  3. alhamdulillah wan 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: