Sabarlah Kawan…


Sumber Foto Klik Saja Pada Gambar

Sumber Foto Klik Saja Pada Gambar

Sabarlah Kawan…

Sepekan lampau, tepat hari Ahad (18 Juli 2010), seorang kawan yang pernah dekat denganku bernama Mu’arifin, ditangkap Densus 88. Arifin, demikian aku bisa memanggil namanya, ditangkap di dalam Musholla setelah ia menunaikan sholat maghrib di Kampung Ngledok, Desa Kadipiro, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada Ahad malam ba’da Maghrib.

“Dalam penangkapan tersebut, ada puluhan petugas kepolisian yang mengendarai tiga sepeda motor secara berboncengan dan sekitar empat mobil jenis Toyota Avanza,” kata saksi mata penangkapan Mu`arifin, Sutanto (31) di Sragen, Senin. Bayangkan, hanya untuk menangkap satu orang yang DIDUGA saja sampai membawa puluhan petugas lengkap dengan senjata otomatis.

Saat akan terjadi penangkapan tersebut, kata dia, para petugas kepolisian memarkirkan kendaraan-kendaraan itu di sekitar halaman Mushola Al Huda tempat ditangkapnya Mu`arifin. Usai solat Maghrib, petugas tersebut menangkap kawanku tersebut yang ketika itu tidak melakukan perlawanan dan membawanya tanpa diketahui tujuannya. Sampai sekarang, aku belum bisa menghubunginya dan belum mengetahui keberadaannya. Saat dipukuli di depan Mushola, Arifin hanya sempat meneriakkkan takbir 2x dan selanjutnya tenggelam dihajar Densus 88.

Kini karena Arifin ditangkap, istrinya yang bernama Naim Murniati (22) yang tengah hamil tua harus menahan kepedihan yang mendalam akibat suaminya yang harus ditangkap Densus 88 tanpa alasan yang jelas karena di surat penangkapannya tidak ada alasan yang disebutkan.

Sementara di tempat lain di daerah Depok – Jawa Barat, istri kawanku yang lain yang suaminya juga ditangkap dengan alasan serupa dengan Arifin juga tengah hamil tua dan Rabu ini (28 Juli 2010) insya Allah melahirkan. Namanya Ratnasari Nasution.

Mengingat keadaan ekonomi keduanya, maka aku hanya berharap bantuan kawan-kawan sehubungan dengan proses persalinannya tersebut sementara suami keduanya jauh dari mereka. Donasi tersebut dapat kawan-kawan berikan melalui saya. Insya Allah, gelombang pertama donasi yang akan saya sampaikan kepada keluarga yang bersangkutan akan kukirim hari Selasa siang (27 Juli 2010). Syukron. Jazakumullah.

Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya, tidak menzhalimi atau mencelakakannya. Barangsiapa membantu kebutuhan saudaranya sesama Muslim dengan menghilangkan satu kesusahan darinya, niscaya Allah akan menghilangkan darinya satu kesusahan di antara kesusahan-kesusahan di hari kiamat. Dan barangsiapa menutupi aib seorang Muslim, niscaya Allah akan menutup aibnya pada hari kiamat.” (HR Bukhari dari Abdullah bin Umar ra)

Sumber berita: Muslimdaily.net

*Tinggalkan komentar anda di bawah dengan meninggalkan alamat email, nanti saya kan menghubungi anda via email dan memberikan no rekening saya

Ahmed Fikreatif



Iklan

20 Tanggapan

  1. Masya Allah.. semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memudahkan urusan keduanya…

    Wassalam
    Ida Raihan

    • @Ida: amiin

  2. Assalamu’alaikum. mohon email saya.

    • @Winoto: sudah bang..

  3. semoga kaum muslim dijauhkan dari fitnah ini…

    • @Dian: amiiin

  4. Saya bisa merasakan, betapa sulitnya kehidupan para wanita yang suaminya ditangkap densus 88. Juga anak-anak mereka. Kini jumlah mereka ratusan ada di sekitar kita.
    Kesulitan mereka bukan hanya menyangkut biaya hidup. Mereka juga sering dibayangi kecurigaan berbagai pihak sehingga banyak urusan menjadi sulit atau sengaja dipersulit.
    Semoga Allah melimpahkan ketabahan dan kesabaran kepada mereka serta kebesaran hati orang-orang dekat mereka.

    • @HAwin: amiiiiiiiiiiiiiin

  5. Salam kenal dan membaca tulisan saudara, Indah sungguh sedih kerana dapat merasai kesulitan yang dialami.

    maafkan Indah kerana tidak dapat membantu, hanya doa yang dapat dihadirkan ke hadrat Ilahi semoga kesulitan mereka mendapat perhatian ramai khalayak.

    Salam dari Indahkasihku.

    • @Indah: salambalik indah…

  6. kenapa mereka bisa ditangkap?
    apakah mereka benar2 ada hubungan dengan terorisme?

    • @Gerhana: nggak tahu.
      kalaupun berhubungan, apa ya lantas dipukuli?
      pdhal baru berstatus terduga..

  7. Semoga diberikan kesabaran dan kelapangan hati
    pertanyaan saya sama dengan gerhana coklat
    apakah mereka memang terlibat dengan kegiatan terorisme?

    • @Lyna; sudah kujawab di atas

  8. Subhanallah….tak terasa air mataku jatuh melihat photo ibu yang mnggendong anaknya. Sabar ya bu. Allah SWT bersama orang2 sabar.

    • @teti: amiiiiiiin

  9. What happen with this Country?

    • @Ari: I dont know. 😦

  10. Assalamu’alaikum wr wb, mas ahmed..

    saya seorang jurnalis dari sebuah koran di Jakarta. Saat ini saya sedang membuat sebuah tulisan panjang mengenai bagaimana kehidupan anak-anak dari para terduga/tersangka terrorisme. Saya hendak membuat bagaimana kehidupan mereka di masyarakat, sekolah, bagaimana psikologi mereka setelah ayahnya meninggalkan mereka.
    Saat ini saya sedang mencari narasumber2 yg terkait dengan aoa yg hendak saya tulis nanti. Apakah mas ahmed dapat membantu saya?
    Saya berharap nantinya tulisan saya ini mampu memberikan gambaran yang sebenarnya mengenai kehidupan mereka saat ini, dan tulisan saya dapat menginformasikan kepada khalayak luas nantinya. Semoga pula, melalui tulisan saya dapat menjadi salah satu sarana untuk memberikan bantuan seperti yang diinginkan mas Ahmed kepada mereka.
    Saya harap mas Ahmed segera membalas maksud dan tujuan saya melalui email secepatnya.
    Trimakasih dan salam kenal mas.. 😀

    Wassalamu’alaikum wr wb.

    • @Rona: wa’alaikumsalam wa rahmatullah wa barakatuh.

      ya sebentar…
      salam balik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: