Tingkah Polah Para Jamaah Saat Khotbah Jumah #2


Sumber: klik aja pada gambar

Ini lanjutan Tingkah Polah Kebiasaan Para Jamaah Saat Mendengarkan Khotbah Jumat, yang diposting kemaren. Apa saja sih kebiasaan-kebiasaan dan tingkah polah dan unik para jamaah saat khotib sedang menyampaikan khotbah Jumat?

  • SMS-an

Diantara sekian banyak tingkah polah jamaah Jumat yang umum dilakukan, menurutku ini adalah salah satu hal yang cukup gokil. Ketika khotib tengah berkhotbah, eee beberapa kali aku sering melihat beberapa jamaah di sampingku persis justru ber-sms-an entah dengan siapa. Hmm.. Kalau gini mah, misalkan setiap hari ada khotbah ala Jumatan pun orang yang bersangkutan ga bakal pernah dapat informasi dari isi-isi khotbah karena ia lebih asyik sms-an. Huft……

  • Main Game

Nah, kalau ini bagiku adalah aktivitas paling gokil yang pernah kulihat. Sambil menunggu khotbah selesai, ia justru malah main game yang tersedia di HP nya. Heran aku. Apa nggak ada waktu lain gitu untuk maen game. Kalau diibaratkan, yang bersangkutan sedang menghadap Allah, eee malah disambi dengan maen game. Ckckckckck. Gokil dah 😀

  • Bincang-bincang dengan kawan di sampingnya

Bincang-bincang juga seringkali dilakukan oleh sebagian jamaah Jumat-an. Sadar atau tidak sadar, tindakan itu sudah merusak Sholat Jumat-nya. Jangankan kok berbicara, kita mengatakan “Diam!” kepada orang yang tengah berbicara saat khotbah pun sudah membuat rusak Sholat Jumat kita. Apalagi jika dilakukan bincang-bincang, diskusi, atau malah ngobrol-ngobrol. Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Apabila engkau berkata kepada temanmu pada hari Jum’at, ‘Diam-lah!’ saat imam berkhutbah, maka engkau telah berbuat sia-sia,” (HR Bukhari [934] dan Muslirn [851]). Namun, jika kita berbicaranya dengan khotib. Misalkan kita interupsi semacam dengan kebiasaan anggota DPR saat sidang, itu baru diperbolehkan. Jadi, jika berbicaranya dengan khotib, hal tersebut tidaklah membuat Jumat kita sia-sia. Cuman, hal itu tidak umum dalam masyarakat kita. Bahkan, ketika misalkan di-ienterupsi sekalipun, aku yakin khotib yang tidak tahu akan merasa kaget dan bingung. Dan ini pernah terjadi lho di sebuah masjid di Surabaya. 😀

Inilah Pedagang Yang Baik (sumber: http://mfahmia2705.posterous.com/)

Inilah Pedagang Yang Baik (sumber: http://mfahmia2705.posterous.com/)

  • Jualan Dagangan di Depan / Halaman Masjid

Di dalam Al Quran, telah sangat jelas diterangkan perihal ini. “Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sembahyang pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (QS. Al Jumuah: 9). Anehnya, di banyak masjid-masjid di Jakarta, justru setiap hari Jumat justru berdatanganlah para pedagang untuk berjualan di hamalan masjid. Ketia azan berkumandang, mereka pun masih saja duduk-duduk santai di lapak-lapak mereka. Mereka mungkin tak menghiraukan adanya khutbah Jumat dan lebih suka melayani para pembeli yang juga jamaah sholat. Atau kalaupun mereka mendengarkan khotbah, namun sambil berjualan di lapak-lapak mereka. Huft. Nah, jika sudah datang iqomat dari loudspeaker masjid, barulah mereka menggelar alas seadanya di dekat lapak mereka dan mereka ikut menjadi makmum sholat Jumat. Masalah shaf barisan sholat tidak terlalu mereka pedulikan. Bagi mereka yang penting sudah sholat. Hmm….

  • Makan Siang di PKL Depan / Halaman Masjid

Tak sedikit pula diantara para jamaah sholat Jumat, justru asyik makan siang sambil nunggu iqomat. Mereka tidak terlalu memperhatikan khotbah. Sebagian mereka berfikir yang penting dapat sholat Jumatnya. Sementara sebagian lainnya berpendapat, “yang penting khan saya mendengarkan isi khtobahnya Mas. Esensinya khan saya tahu isi khotbah dan mendirikan sholat dua rakaatnya,” kilahnya. Ada-ada saja tingkah polah umat Islam di Indonesia. 😦

  • Membaca Koran / Buku / bacaan lainnya

Nah, ini juga salah satu hal yang cukup gokil juga. Sebagian Masjid yang menyediakan halaman sebagai lokasi sholat jumat untuk mengantisipasi membludaknya jamaah yang tidak bisa menampung para jamaah, seringkali menyediakan karpet di halaman depan masjid. Tujuannya itu dilakukan jika shaf dalam sudah penuh. Namun kalau di Indonesia. Hal ini justru menjadi sebuah alasan untuk berleha-leha di luar masjid di bawah pohon rindang. Nah, sebagian membeli koran atau membawa koran yang sedianya untuk dijadiin alas sholat. Tak jarang koran itu dibacanya sambil menunggu khotbah selesai. Tak hanya koran, kadang juga buku, majalah dan lain-lainnya. Aku kadang membayangkan, gimana ya saat sholat dan ruku’ matanya memandang ke arah tempat sujud, sementara koran yang dijadikan alas sholatnya itu bergambar Luna Maya atau artis lainnya lah yang sedang mengiklankan produk tertentu. Lebih-lebih jika koran itu malah berisi gambar-gambar jadwal tayang film bioskop. Ckckckckckck. Menjadi tidak lucu jika “sholat jumat-ku dilihatin Luna Maya, Miyabi, Andi Soraya, Tora Sudiro, dan artis-artis film Indonesia lainnya.

Hmm, Begitulah fenomena yang selama ini kutahu baik dari pengamatan langsung maupun cerita yang kuperoleh dari beberapa kawan.

Terakhir, coba kukutipkan sebuah riwayat yang tertulis di dalam kitab Shahih al Bukhari, dari sahabat Salman al Farisi yang mengatakan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

لَا يَغْتَسِلُ رَجُلٌ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَيَتَطَهَّرُ مَا اسْتَطَاعَ مِنْ طُهْرٍ وَيَدَّهِنُ مِنْ دُهْنِهِ أَوْ يَمَسُّ مِنْ طِيبِ بَيْتِهِ ثُمَّ يَخْرُجُ فَلَا يُفَرِّقُ بَيْنَ اثْنَيْنِ ثُمَّ يُصَلِّي مَا كُتِبَ لَهُ ثُمَّ يُنْصِتُ إِذَا تَكَلَّمَ الْإِمَامُ إِلَّا غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ الْأُخْرَى

Tidaklah seorang hamba mandi pada hari Jum’at dan bersuci dengan sebaik-baik bersuci, lalu ia meminyaki rambutnya atau berparfum dengan minyak wangi, kemudian ia keluar (menunaikan sholat Jum’at) dan tidak memisahkan antara dua orang (yang duduk), kemudian ia melakukan sholat apa yang diwajibkan atasnya dan ia diam ketika Imam berkhutbah, melainkan segala dosanya akan diampuni antara hari Jum’at ini dengan Jum’at lainnya.” (HR Bukhari)
Terima kasih kepada http://mfahmia2705.posterous.com/ atas foto-fotonya.

Ahmed Fikreatif

.:: Jika Saudara / i menyukai tulisan ini, maka sekarang Anda dapat memberikan apresiasi dengan ikut memberikan donasi / kontribusi finansial ala Blogger. Jika Saudara / i membenci sebagian atau keseluruhan tulisan ini pun saya tetap mempersilakan untuk ikut memberikan donasi. Namun, jika saudara / i tidak bersedia memberikan donasi, itu pun tidak mengapa… Caranya, silakan baca link berikut ini ( klik di sini..! ) ::.

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan”

Iklan

30 Tanggapan

  1. Assalamualaikum ya sohib… memang seperti itu dimana-mana.. ditempat aku juga…

    • @Blog keluarga: hmm,,, sedih dan tambah sedih aku

  2. asalamualaikum.wr.wb.

    di tempat saya juga ada yang kaya gitu….hhehehehe
    lo….dibolehkan ya bertanya dengan khotib???

    • @Nara: wa’alaikumsalam wr. wb.

      Yup, setahuku diperbolehkan interupsi dg catatan2 tertentu.
      tidak asal membantah dan menginterupsi atau bertanya..

      *sunnah tp byk yg tak tahu,,,

  3. yaa di Bandung pun sama, di salah satu Mesjid Kampus yg lokasinya dekat dgn SMA ku pun,,tiap jumat sekeliling mesjid berubah menjadi pasar kaget,,heran kok bisa begitu 😦

    maaf sudah lama tidak berkunjung,, kemarin2 sibuk dgn aktivitas dunia nyata 🙂
    http://greenyazzahra.wordpress.com/2010/06/18/alasan-kepergianku-dari-rumah-maya/

    • Nah, Grini, itu pasti Salman, ‘kan? 😆
      Emang Salman kalo udah jumat pasti jadi pasar kaget… Semua barang ada di situ semua. 😀

      • @Asop: owh Salman klo Jumat gitu to>????
        wew..

    • @Azzara: oke, welcome back
      jgn heran..
      hehehehe

  4. iya ya. padahal, Rasulullah sas. memerintah kita untuk diam dan mendengarkan khuhtbah imam… Jadi mungkin para Khothib hendaknya membuat khuthbah yang temanya mengingatkan jama’ah untuk mendengarkan khuthbahnya… setuju?

    • @Fahasna: sedikit setuju

  5. Waduh, keterlaluan sekali yang sambil baca buku itu?? Kok bisa?? 😆

    • @Asop: iya sop, yg baca biasanya berada di halaman masjid or serambi

      • Gak boleh dong… 😦
        Bukannya dengerin… 😐

  6. mas mas, klo ada org yg perhatiin tingkah laku orang2 lain pd wktu khotib berkutbah, itu gmn ya? Apakah dia (yg memperhatikan) msh bs konsen ma kutbah kotib, apa malah konsen perhatiin orang2??

    • hihihi……..benar mbak dear…gmn ya kalo gt???xixixi.. :peace:

      “Dan ini pernah terjadi lho di sebuah masjid di Surabaya. 😀 ”
      >>masjid mana???

    • @Dear: bwek 😛

  7. eh ada yang kurang tuh: update status. biasa kalo waktunya jumatan gue suka lihat status orang2 gitu

    • @Senny: oh iya,,,
      tp aku belum pernah liat..
      😀

  8. cuma di Indonesia 😀

    • @Bee’J: mungkin ndak juga lho mas

  9. syukur selama saya sholat jum’at blm pernah saya dapati ada orng yg ngobrol, sms, baca, atau hal2 aneh lain disamping saya.. kecuali anak2..
    yg banyak klo dimasjid t4 saya sholat orng2 tunggu sambil ngobrol diluar masjid sampe khotbah selesai… :mrgreen: biasanya itu anak2 muda..

    • @Sapta: ya sama saja itu mah..
      😀

  10. smsan?? maen game??…..sungguh terlalu cckckkckckkc

    • @Cempaka: hehehhe
      begitulah kondisi umat Islam Indonesia
      katrok

  11. neng ndi kui mas? Aku tak pernah melihatnya disini….

    • @Ardian Eko: halah, wong di atas sudah dibahas klo di salman ITB yo ada lho

      :p

  12. soal koran itu bener banget,kalau yg lain ada juga sih,tapi biasanya itu anak2 ,mungkin anak sd, smp atau sma yg suka maen2 hape atau becandaan sama temannya

    well,kalau pedagangnya? ah saya gak mau menghakimi deh,biar mereka sadar aja keutamaan sholat jumat berjamaah dengan shaf yg teratur dan rapih

    • @Didot: sy berani yakin klo itu bukan anak2 mas..
      wong dia duduk di sebelah sy kok Dot..
      :p

  13. Hampi sama walaupun tidak semua!!

    • @Riau: hmmm,, memalukan
      😦
      sedih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: