Pandangan Daulah Islam Atas Kasus Video Porno [Artis]


Tulisan ini adalah Bag. 2 [akhir] sambungan dari tulisan sebelumnya
[Kasus Video Porno] Andai Indonesia Negeri Bersyariat Islam…. (Bag. 1)
.

Pada artikel sebelumnya, aku telah mengutarakan sebuah pendapat yang mendasarkan pada sitiran ayat Al Quran surat an Nur ayat 4. Pada intinya, aku hanya ingin menyatakan pendapat bahwa menuduh seseorang berbuat zina membutuhkan persaksian dari empat (4) orang. Demikianlah nash Al Quran yang merupakan kalamullah secara jelas dan tegas menyatakan.

Dengan demikian, bisa kawan-kawan bayangkan sendiri jika kita ikut-ikutan menyebarkan informasi bahwa ketiga artis itu berbuat zina, maka kita bisa terkena ancaman Allah pada surat An Nur di atas. Bukankah Allah memerintahkan agar menutup aib saudara kita seburuk apapun -selama hal itu bukanlah sebuah kekufuran atau kesyirikan- Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang keji itu tersiar dikalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka adzab yang pedih di dunia dan akhirat. Dan Alleh mengetahui sedangkan kalian tidak mengetahui.” (An Nur : 19).

Imam Ibnu Rajab (wafat tahun 795H) berkata, Al Fudhail (wafat tahun 187H) berkata, ”Seorang mukmin menutup (aib saudaranya) dan menasehatinya sedangkan seorang fajir (pelaku maksiat) membocorkan (aib saudaranya) dan memburuk-burukkannya”.

Dianjurkan juga bagi seorang hamba untuk menutup aibnya sendiri, sebagaimana yang ditegaskan dalam sabda Nabi saw,Seluruh ummatku akan dima’afkan (kesalahannya), kecuali orang-orang yang membeberkan aibnya sendiri; dan termasuk membeberkan aib sendiri seseorang di malam hari melakukan kesalahan, kemudian esok harinya Allah menutupinya, lantas ia berkata (kepada orang lain): Hai fulan, tadi malam saya sudah berbuat begini dan begini. Padahal semalam aibnya ditutupi oleh Rabbnya, maka pada pagi harinya dia membuka tabir Allah itu atasnya.” (Muttafaqun ’alaih: X: 486 no: 6069, dan Muslim IV: 2291 no: 2990).

Betapa dahsyatnya ancaman bagi orang-orang yang menuduh seseorang berbuat zina. Lantas, bagaimanakah syariat Islam mengatur kasus ini jika seandainya ini terjadi di sebuah negara dengan syariat Islam…?

Perlu dijelaskan terlebih dahulu bahwa Islam atau Syariat Islam membagi wilayah lingkup pidana (Jarimah) pada beberapa kelompok, yaitu:

1. Delik / Jarimah yang didalamnya ada had atau hudud dan kafarat.
2. Delik /
Jarimah yang didalamnya hanya ada kafarat tidak ada had atau hudud.
3. Delik /
Jarimah yang didalamnya tidak ada had atau hudud dan tidak ada kafarat.

Apa itu Hudud? Hudud adalah bentuk jama’ dari kata had yang asal artinya sesuatu yang membatasi di antara dua benda. Menurut bahasa, kata had berarti al-man’u (cegahan) (Fiqhus Sunnah II: 302).

Adapun menurut syar’i, hudud adalah hukuman-hukuman kejahatan yang telah ditetapkan oleh syara’ (syariat) untuk mencegah dari terjerumusnya seseorang kepada kejahatan yang sama (Manarus Sabil II: 360).

Adapun contoh dari macam yang pertama adalah mencuri, minum khamr, zina dan menuduh orang berzina. Sedangkan contoh dari macam kedua adalah berjima’ pada siang hari di bulan Ramadhan, bersetubuh saat ihram. Dan contoh dari macam yang ketiga adalah menyetubuhi seorang budak yang dimiliki bersama antara dia dan orang lain, mencium orang asing dan berdua-duaan dengannya, masuk ke kamar mandi tanpa mengenakan sarung, memakan daging bangkai, darah, babi dan yang sejenisnya. (I’lamul Muwaqqi’in juz II hal 183)

Dalam kasus beredarnya video porno di atas, karena tidak ada yang mampu menghadirkan 4 orang saksi, bisa saja seorang khalifah atau penguasa melalui hakim memerintahkan panggilan kepada orang yang dituduh tersebut dikarenakan meresahkan. Jika ketiga artis yang dipanggil tersebut benar-benar tidak mengakuinya sekalipun berada di bawah sumpah, maka ketiga artis tersebut wajib dibebaskan dari hukuman / sanksi. Dan selanjutnya, negara harus merehabilitasi nama ketiga artis tersebut dan menghukum setiap orang yang masih saja menuduh ketiganya berzina.

Pelaksanaan Hukum Cambuk Oleh Mujahidin Penguasa Somalia”] [Ilustrasi] Pelaksanaan Hukum Cambuk Oleh Mujahidin Penguasa Somalia

Namun, jika ketiganya mengakui perbuatan di dalam video tersebut adalah diri mereka, maka hukuman hudud bisa dijatuhkan atas mereka. Untuk Luna karena dianggap masih belum menikah, dikenakan hukuman cambuk, sementara Cut Tari bisa saja dikenakan rajam jika perbuatan tersebut dilakukan setelah ia menikah, sementara Ariel bisa kena cambuk saja jika ia baru sekali atau dianggap baru sekali berzina.

Lantas, bagaimana dengan penyebar video tersebut? Karena perbuatan tersebut tidak ada hudud nya , hal itu bisa diserahkan hukumannya kepada hakim. Mengenai hal ini, sangat tergantung penuh kepada kebijakan hakim dalam melihat persoalan. Bisa saja yang bersangkutan dikenai hukuman mati dengan rajam karena akibat perbuatannya menyebarkan video masyarakat menjadi tahu aib ketiga artis tersebut, menimbulkan keresahan, atau yang lainnya. Sementara bagi masyarakat yang ketahuan menonton video porno tersebut juga bisa saja dikenai hukuman ta’zir yang wujudnya tergantung juga pada sang hakim. Ini seperti dicontohkan oleh sebuah kelompok As Shabab, kelompok penguasa penegak syariat Islam di Somalia, yang menghukum pemuda yang nonton video porno dengan hukuman hukuman cambuk dan memenjarakannya.

Terakhir, kucoba petikkan sebuah tausiah dari baginda Rasul SAW. “Maka barangsiapa di antara kamu yang menepati janjinya, niscaya Allah akan memberikannya pahala. Tetapi siapa saja yang melanggar sesuatu darinya, lalu diberi hukuman maka hukuman itu adalah sebagai kafarah (penghapus dosanya), dan barangsiapa yang melanggar sesuatu darinya lalu ditutupi olah Allah kesalahannya (tidak dihukum), maka terserah kepada Allah; Kalau Dia menghendaki diampuni-Nya kesalahan orang itu dan kalau Dia menghendaki disiksa-Nya.” (Muttafaqun ’alaih: Fathul Bari I: 64 no: 18, Muslim III: 1333 no: 1709 dan Nasa’i VII: 148).

Sayangnya, Indonesia bukanlah negeri yang menerapkan syariat Islam. 😦

Wallahu a’lam [Mohon koreksi jika ada yg salah dan keliru, terima kasih]

(demikian selesai pukul 22.45 WIB)

NB:
Saran tambahan bacaan:

Hukum Orang Berbuat Zina
Zina Menurut Hukum Islam
Larangan Menuduh Wanita Baik-Baik Lagi Mukminah Berbuat Zina
Kitab Al-Hudud
Jinayah dan Hudud

Ahmed Fikreatif

.:: Jika Saudara / i menyukai tulisan ini, maka sekarang Anda dapat memberikan apresiasi dengan ikut memberikan donasi / kontribusi finansial ala Blogger. Jika Saudara / i membenci sebagian atau keseluruhan tulisan ini pun saya tetap mempersilakan untuk ikut memberikan donasi. Namun, jika saudara / i tidak bersedia memberikan donasi, itu pun tidak mengapa… Caranya, silakan baca link berikut ini ( klik di sini..! ) ::.

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan”

Iklan

26 Tanggapan

  1. seandainya dakwah2 seperti ini bisa efektif disampaikan kepada jejaring pembuat video porno,….tp sebagai awam, saya hanya bisa membantu berdoa, perlu ustadz2 muda yg melek teknologi utk menyadarkan bahwa pornografi di era teknologi harus dihapus

    • @nurrahman: kita pun sama2 berdoa mas
      dan berusaha juga, krn doa tnpa usaha ga ada gunanya

  2. mereka semua akan mendapat hukuman dari Tuhan

    • Bener sist 😦

    • @Juli: Insya Allah
      namun, jika mereka bertaubat, maka Allah pun Pasti akan mengampuni…
      amiin

  3. Wah
    lengkap sekali penjelasannnya
    ^-^
    dan sedikit unfamiliar yah kalo harus dihukum seperti itu sebenernya
    tapi memang harus seperti itulah hukum berjalan
    agar semua memiliki rasa takut..

    salam perkenalan
    ini kunjunganku yang pertama
    salam kenal yah
    ^-^

    • @Wiwied: alhamdulillah, sbnre msh harus dilengkapi lagi..
      tp keterbatasan ilmu, waktu, buku, dan ruang..

      iya mbak,
      selamat datang.

      btw, alamat url blognya kok g ada>???

  4. hmmm g2 ya mas 😦

    • @Cempaka: gitu apanya??
      :-S

  5. krn blom menerapkan syarita islam, maka trapkan syariat itu di hati kita masing2 dulu… sambil nunggu

    • @Novi: hmm,,
      klo sdh bicara masing2 / nafsi2….
      itu mah wajib dr dulu…..
      dan sdh byk yg ngelakukan

      skrg hrs ada usaha bersama
      untuk lingkungan itu…

  6. Allah swt yang maha benar…pasti ada balasan tertentu bagi mereka…

    salam

    • @Andipeace: wallahu a’lam

  7. Kalo udah kasus video yang “mirip” kayak gini, yang jadi repot bukan cuman artisnya, tapi heboh juga karena topik porno ini berhasil mengalihkan perhatian masyarakat. 😐

    • @Asop: krn ini adl duit juga
      duit bg penjual video,
      duit bg wartawan
      duit bg menteri
      duit bg penyidik dan enyelidik
      duit bg warnet
      dan lain2

      :p
      UUD = ujung2nya Duit

  8. saya yg termasuk setuju dgn diterapkannya syariat islam dinegara yg mayoritas muslim ini.. hukum buatan manusia sangat banyak kelemahannya dan itu sudah terbukti dgn banyaknya pelegalan aturan yg melegalkan maksiat terhadap ajaran Allah.. contoh kecilnya lokalisasi di doly sby, miras, judi, riba, dll.. ironisnya byk muslim yg mengangap syariat islam kejam, keras, tidak manusiawi, dll.. padahal syariat islam adalah lebih condong pd pencegahan dll..
    semoga syariat islam bisa diterapkan di negara yg mayoritas muslim ini.. 🙂

    Wa Allahu A’lam…

    • om.. coba dibahas dari segi hukum positif… ke 3 pelaku (klo emank benar nyata pelakunya) bisa dijerat hk gak tuh.. kan banyak perdebatan para pakar.. ada yg bilang ke 3 orng itu korban, ada yg bilang melanggar hk..

      situ kan senior.. aplg legal officer.. psti tau tuh.. 😉

    • @Sapta: alhamdulillah deh

      kalo dr sisi hukum positif, semua ngambang bisa
      tahu juga sih..

      aq pun -klo dr sisi hukum positif- punya 2 pendapat.
      itu tinggal penegak hukumnya sih..

      untuk membahas detail, sy kurang menguasai Hk, Pidana krn sy lbh byk ke perdata.. 😦
      tny ke yg lebih ahli saja ya

  9. pertanyaan pertama ogut blm dijawab om,

    kl dihadirkan 4 saksi itu yg udah menyaksikan video itu bagaimana ?
    kesaksian itu setelah keaslian video itu dibuktikan 100% oleh para pakar.

    pertanyaan satu lagi, apakah dalam Islam tidak diperkenankan pembuktian-pembuktian lain untuk menunjukkan pelaku kejahatan selain saksi dan pengakuan pelaku ? ya kaya polisi2 jaman sekarang mereka cari-cari bukti penguat untuk membuktikan kejahatan.

    ditunggu jawabane

    • @Ilham: hmm,, sejauh yg kuketahui, Islam khan memiliki mekanisme pembuktian yg berbeda-beda untuk masing-masing jenis tindak pidana (mengenai macamnya silakan diliat di atas). Dalam kasus ini, pertama adalah tindak pidana zina.
      Tindak pidana zina tergolong tindak pidana hudud yang hukuman, sanksi, kafarat, dan cara pembuktiannya sudah sangat jelas dan eksplisit disebutkan baik oleh Allah maupun Rasul (Quran dan Hadits). Dalam kasus zina ini, bukankah tdk ada saksi yg secara nyata dg kasat mata melihat bhw itu adl Aril, Cut Tari atau Luna Maya khan mas? kecuali kalau ada lho? itu lain cerita. APa mungkin? bisa saja, mungkin ada org lain dlm pembuatan film itu misalnya.
      Sementara, Ayat An Nuur 4 sgt jelas sekali ekplisit Wajib 4 org saksi dan jika tdk mampu mk ia justru bisa azab di akhirat bhkan bs dipidana (klo di dalam negara Islam). Dlm hal ini, tindak pidana Zina bisa dijelaskan pembuktiannya adl dg 4 saksi.

      Pertanyaan ke 2; okelah misalkan kita asumsikan Indonesia adl negara Islam. Bisa saja misalnya sampeyan membawa alat bukti yang berupa rekaman hasil video tersebut langsung kpd hakim dan menuntut agar org yg bersangkutan diperiksa. Itu bisa saja. Dalam posisi itu, tentunya hakim akan memanggil dan menanyai kpd yg bersangkutan. Kalao ternyata mrk ngaku, mk kasus bs dilanjutkan, namun klo tdk ngaku kasus hrs diperbaharui. Pemidanaannya tidak memakai pasal ZIna. krn zina butuh alat bukti berupa 4 org saksi. Oleh karenanya, hakim bisa dan boleh saja mencari pembuktian lain misalkan dengan pemeriksaan2 tertentu (ex. menganalisa video, ciri tubuh dll tentunya melalui bantuan yg ahli), klo memungkinkan memakai tenaga org yg sejenis (pria diperiksa pria, wanita diperiksa wanita) ya pakai yg sejenis. Tp, klo tdk, boleh org lain namun sebatas dan seperlunya saja. Disini dibutuhkan profesionalisme. Nah, misalnya dr hasil pembuktian tersebut diperoleh kesimpulan bhw kedua terbukti org yg ada di dlm video, meskipun tdk mrk akui, mk hakim bisa saja menjatuhkan hukuman bg mereka namun mrk tdk dihukumi sbg pezina. Tp, mrk divonis bersalah krn melakukan perbuatan maksiat atau mendekati zina misalnya. Itu bisa. Tetapi klo disimpulkan sbg pezina mk hal itu terhalang oleh syarat yg ditentukan Allah di atas. Dan sy yakin ada hikmah besar knp Allah mensyaratkan 4 org saksi.
      Hal-hal di atas itu kita bicara dlm konteks delik pidana ZINA.

      nah, bgmn dg pembuktian untuk kasus2 lainnya? Jawabku, selama tdk ada ketentuan yg eksplisit dr Allah dan Rasul mengenai mekanisme cara pembuktiannya, mk sah-sah saja polisi mencari bukti2 penguatnya.

      jd, Islam tetap memperkenankan pembuktian-pembuktian lain untuk menunjukkan pelaku kejahatan. selama tdk ada teks Quran dan Hadis yang menuliskan persyaratan cara pembuktiannya. Sdg dlm kasus ZINA pembuktian ya hny 4 saksi atau pengakuan saja.

      wallahu a’lam.demikian yg bs kujawab.

  10. apakah mereka orang baik-baik mas, sesunguhnya telah jelas bagi kita bahwa mereka adalah orang-orang yang berbuat kerusakan dan mengajak kepada kerusakan

    • @Dandi: (lain kali pakai email yg terverifikasi ya mas)
      pertanyaan, apakah mereka org baik2 atau bukan? itu bukan domain manusia dlm menjawab.
      Hanya Allah yg bisa menjawab, dan manusia boleh saja menilai itu buruk tetapi harus yang memiliki kuasa.
      maksudku, anggaplah pemerintah negeri Islam yang menganggapnya buruk berdasar kondisi dhohir.

      anda mengatakan mereka telah jelas bagi kita bhw mereka berbuat kerusakan dan mengajak kerusakan. kerusakan apa? sebutkan.. okelah katakanlah mereka mengajak kerusakan.

      pertanyaanku, apa seseorang yg mengajak kerusakan terus SAH dan Boleh atau bahkan malah Wajib untuk difitnah ??? sy kira tidak, dan memang tidak khan???

      bahkan, seorang kafir dzimmi pun, jika di dalam negara Islam, itu juga diberlakukan sama lho secara hukum.
      kita bicara hukum lho mas…, khususny hukum di negara Islam (sy tdk bicara hukum positif Indonesia.

      wallahu a’lam

  11. yg penting jangan ditiru adegan ini klo yg belum halal.. merusak moral.. klo pelakunya emank nyata dan benar, moga bisa kena jerat hukum biar yg lain gak pada ikut2an..

    • @Interisty: kalao iitu mah HARUS dan Setuju !
      tdk boleh ditiru!

  12. saya udah baca bagian pertama dan kedua…

    terkadang, kebebasan yang mengatasnamakan Hak Asasi Manusia sudah kebablasan.

    di kacamata sebagian orang, hukum cambuk dan rajam adalah melanggar HAM.

    Merekam tindakan asusila sebagai konsumsi pribadi juga dianggap sebagai urusan pribadi / privasi.

    segala sesuatu memiliki hikmah.
    bahkan perbuatan yang buruk pun, jika kita bisa jeli, memilah dan memilih.. bisa diambil hikmahnya.

    termasuk kasus ini.
    semoga kita termasuk ke dalam orang yang terhindar dari perbuatan yang dimurkai Allah. amin.

    • @Anna: amiin
      tapi, alangkah lebih baik jika kita tdk hanya berdoa untuk diri kita
      tapi untuk semua org..
      amiin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: