[Galeri Foto] SDK di Gereja Blenduk Imanuel Semarang


Inilah foto-foto kenangan berikutnya yang menjadi oleh-oleh selama liburan di Semarang beberapa waktu lampau. Foto-foto ini juga menjadi salah satu kenangan SDK saat masih memungkinkan untuk kumpul-kumpul bersama. SDK, sebuah sebutan diantara kami yang bersahabat sejak akhir SMA hingga kini. Hanya saja, kini kami harus berpisah tempat untuk masing-masing meniti karir dan sedikit mencari penghidupan untuk masa depan. Aku, tengah berada di belantara ibukota bekerja sebagai Legal Officer di sebuah perusahaan. Gama dan Adin tengah mencoba peraduan nasib dengan bekerja di Batam. Inal harus berada di hutan belantara Kalimantan. Sementara Boy meneruskan kuliah pascasarjana di UNS sambil bekerja di sebuah kantor operator telepon seluler di Solo.

Foto di bawah mengambil session lokasi di Gereja Protestan Indonesia Barat (GPIB) Immanuel, atau yang biasa disebut Gereja Blenduk (aku bingung yang benar Blenduk atau Bleduk). Gereja Blenduk terletak di kawasan kota lama Semarang, provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Tepatnya, gereja ini berada di Jl. Letjen. Suprapto 32 Semarang .

Gereja tua ini dibangun pada 1753 M yang merupakan salah satu landmark di kota lama. Berbeda dari bangunan lain di Kota Lama yang pada umumnya memagari jalan dan tidak menonjolkan bentuk, gedung yang bergaya Neo-Klasik ini justru tampil kontras. Bentuknya lebih menonjol . Lokasi bangunan ini frontal terhadap Jl. Suari yang dahulu bernama Kerk straat (Jalan Gereja). Bangunan gereja yang sekarang merupakan bangunan setangkup dengan facade tunggal yang secara vertikal terbagi atas tiga bagian. Jumlah lantainya adalah dua buah. Bangunan ini menghadap ke Selatan. Lantai bangunan hampir sama tinggi dengan jalan di depannya. Pondasi yang digunakan adalah batu dan sistem strukturnya dari bata. Dinding terbuat dari bata setebal satu batu. Atap bangunan berbentuk kubah dengan penutupnya lapisan logam yang dibentuk oleh usuk kayu jati. Di bawah pengakiran kubah terdapat lubang cahaya  yang menyinari ruang dalam yang luas .

Pada sisi bangunan, Timur, Selatan dan Barat terdapat portico bergaya Dorik Romawi yang beratap pelana. Gereja ini memiliki dua buah Menara di kiri dan kanan  Yang denahnya dasar berbentuk bujur sangkat  tetapi pada lapisan paling atas  berbentuk bundar. Menara ini beratap kubah  kecil. Cornice yang ada disekililing bangunan berbentuk garis-garis mendatar. Pintu masuk merupakan pintu ganda dari panel kayu. Ambang atas pintu berbentuk lengkung. Demikian pula halnya dengan ambang atas jendela, yang berbentuk  busur.  Tipe jendela ada dua kelompok. Yang pertama ialah jendela ganda berdaun krepyak, sedangkan yang kedua merupakan jendela kaca warna-warni berbingkai. Bangunan yang terkait di sekitar Gereja Blenduk adalah Gedung Jiwasraya yang terletak di sebelah Selatan, kantor Kerta Niaga di sebelah Barat, ruang terbuka bekas Parade Plein di sebelah Timurnya.

Sampai dengan bentuknya yang dapat dilihat di kini, bangunan Gereja Blenduk sudah berganti rupa beberapa kali. Mula-mula Gereja di bangun pada tahun 1753, berbentuk rumah panggung Jawa, dengan atap yang sesuai dengan arsitektur Jawa. Hal ini dapat dilihat pada peta kota Semarang  tahun 1756 yang menunjukkan konfigurasi massa  yang berbeda dari sekarang. Pada tahun 1787 rumah panggung ini dirombak total. Tujuh tahun berikutnya  diadakan kembali perubahan. pada tahun 1894, gedung ini dibangun kembali oleh H.P.A. de Wilde dan W.Westmas dengan bentuk seperti sekarang ini. Yaitu dengan dua menara dan atap kubah. Keterangan  mengenai Wilde dan Wetmas tertulis pada kolom di belakang mimbar. Pernah pada satu kurun waktu Gereja Immanuel yang Protestan dipakai pula oleh umat Katolik yang pada saat itu belum memiliki gedung gereja sendiri.

Lagi-lagi, Fadly-lah orang dibalik bagus dan indahnya foto-foto di bawah.

SDK Plus in Front Of Gereja Imanuel - Blenduk Semarang

SDK Plus in Front Of Gereja Imanuel - Blenduk Semarang

SDK Plus in Front Of Gereja Blenduk Semarang

SDK Plus in Front Of Gereja Blenduk Semarang

SDK Plus in Front Of Gereja Blenduk Semarang

SDK Plus in Front Of Gereja Blenduk Semarang

SDK Plus

SDK Plus

SDK Plus

SDK Plus

SDK Plus

SDK Plus

SDK Plus

SDK Plus

SDK Plus

SDK Plus

Iklan

4 Tanggapan

  1. Wah, fotonya pake lensa fisheye ya? 😀

  2. pengen juga dipoto yg kek g2 ^^

    ehehhe

  3. potonya selalu narsis yaa… mo jadi poto modelkah?

  4. Emang mantep gereja blenduk. seep pokoke
    Berita Gereja di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: