Surat Cinta Dua Insan Terlanda Asmara Terpisah Lautan


Ilustrasi Surat Cinta

Ilustrasi Surat Cinta (sumber gambar klik saja pada foto)

Sepasang insan yang saling mencinta harus terpisah jauh oleh jarak, kota, danau, bahkan lautan. Sutrisno, seorang pemuda anak seorang transmigran yang tinggal di Palembang harus berpisah dengan Titin, seorang gadis yang tinggal se-desa karena harus merantau untuk bekerja di Jawa. Tepatnya di kota Solo.

Di Solo, Sutrisno bekerja sebagai seorang ambtenaar. Ia tak memiliki kerabat di kota ini. Ia harus indekos, sementara kekasih hatinya masih kuliah semester pertengahan di sebuah universitas negeri jurusan Psikologi. Takdir membuat mereka harus terpisah sementara tidak lama sesudah keduanya mengungkapkan perasaannya masing-masing. Mereka pun harus menempuh hubungan asmara itu dengan jarak jauh. LDR, orang sekarang menyebutnya, Long Distance Relationship.

Untuk menyambung komunikasi dan menjaga hubungan mereka, maka keduanya berkomitmen untuk selalu kirim surat minimal satu surat setiap pekannya. Sebuah komunikasi yang cukup romantis berbumbu rasa kangen yang berlipat menjadi penyedap rasa asmara diantara keduanya.

Inilah salah satu surat yang ditulis Sutrisno.

Teruntuk seseorang yang mengisi hatiku, Titin

di negeri sungai Musi

Kuucap salam penuh cinta yang terpanjat dari sebuah doa

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Dinda, bagaimanakah kabarmu saat membaca suratku ini? Kanda berharap kamu dalam keadaan yang sehat wal afiyat tak kurang suatu apa sebagaimana pula kanda di Solo yang tetap sehat dan semangat. Apalagi jika aku teringat kamu melalui foto yang kusimpan erat di sini.

Dinda, satu bulan sudah kita tak berjumpa dan berpandang mata sejak kita saling mengungkapkan rasa dan berkomitmen menyatukan cinta di tepi sungai Musi. Aku masih merasakan genggaman tanganmu Dek, saat kau lepas kepergianku di pelabuhan. Namun hatiku tak kuasa menahan rindu yang membuat sesak rasa di dada. Dek, satu jam tak bertemu serasa sehari, sehari serupa sepekan, sepekan serasa sebulan, dan sebulan serasa setahun. Aku sangat kangen dan ingin memeluk erat dan mendekapmu.

Oh Dinda, tahukah kamu semalam waktu aku menulis surat ini? Aku bermimpi engkau berada di sisiku. Menemaniku berjalan-jalan keliling kota Solo. Aku mengajakmu berkeliling kota naik becak berdua yang dikayuh seorang bapak tua di belakangnya. Akupun bermimpi mengajakmu naik bus tingkat mengelilingi kota ini. Apakah dinda juga bermimpi dan memimpikan hal yang sama?

Dinda, suatu saat nanti, aku ingin benar-benar mengajakmu kemari. Mengajakmu berkeliling kota yang benar-benar indah ini sayang… Namun, setiap kali aku menemukan sebuah tempat yang indah di kota ini, aku selalu merasa hampa karena kamu tidak di sisiku. Kita terpisah oleh gunung, danau, dan lautan, sayang…

Dinda, kali ini cukup sekian dulu kabar rindu yang kukirimkan untukmu. Sebuah foto dan sepucuk saputangan yang kau berikan masih tetap kusimpan dan kujaga untuk mengurangi rasa kangenku kepadamu. Dinda juga masih menyimpan foto dan saputanganku khan?

Dinda, sekian saja dulu ya.. (izinkan aku mengecup keningmu melalui surat ini dan menemaniku dalam tidur serta mimpiku).

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh.

Teriring salam penuh cinta

Sutrisno

27 September 1995

NB:

Salam dan sembah sujud kepada Bapak dan Ibu

Pengin dan tertarik untuk menulis surat serupa?? 😀

Ahmed Fikreatif

.:: Jika Saudara / i menyukai tulisan ini, maka sekarang Anda dapat memberikan apresiasi dengan ikut memberikan donasi / kontribusi finansial ala Blogger. Jika Saudara / i membenci sebagian atau keseluruhan tulisan ini pun saya tetap mempersilakan untuk ikut memberikan donasi. Namun, jika saudara / i tidak bersedia memberikan donasi, itu pun tidak mengapa… Caranya, silakan baca link berikut ini ( klik di sini..! ) ::.

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan”

Iklan

25 Tanggapan

  1. Posting yang menarik, salam kompak dan semoga sukses.
    Silahkan kunjungi Blog kami http://www.harisistanto.wordpress.com, baca posting baru kami berjudul : “Wisata kepulau Bali”, serta artikel lain yang bermanfaat, dan tolong dikomentarin yaaa. Makasiiih.

    • oke makasih mas Haris

  2. cuit cuitt….. ternyataaaa dindanya di palembang >_<

    tak pikir dijember…. 😀 xixiixi

    mas aku juga pengen nulis SC dunkk hehehhe…

    tak nulis dulu ahh.. nnati balik lagi 😀

    • @Cempaka: Jember…?? kmu tuh serius to menawarkan diri??
      hihihhhi

      wes, jgn bikin fitnah deh…, siapa bilang di Palembang?
      Jember kok

      :p

  3. http://cempaka.info/uncategorized/balasan-surat-cinta.html

    saya ikud berpartisipasi..silahkan di cek wkkwkwkw

    • @Cempaka: iya sudah..
      hmm

  4. duh… surat cintanya yang nulis cowok…
    kalo dibalas bisa bahaya nich… jadi baca aja dech… 🙂

    • @Faruq: busyet..
      gw jg ga berharap balasan kok dr lo…

      hahahahaha

  5. hanya menyimak saja 😉

    • @Ian: kok hny nyimak???

      kr jeruk makan jeruk ya???

      :lOl

  6. Salam kenal, Ahmed 🙂

    Mampir sebentar, aku dapat link blogmu dari blog Puri, izinkan jalan-jalan dulu di-rumahmu, sambil tengak-tengok kiri-kanan, sembari membaca sayap kata yang kau tulis. Oh, satu lagi, masih di kantor? Ahaha.

    (Bercanda)

    • @Rafael : salam kenal..
      owh ini yg diceritain Puri sbg dewa nya puisi dan sajak serta syair..

      waktu km nanya “masih di kantor”?
      jujur kmren masih di kantor [lembur]
      😦

  7. kok mendadak sutrisno?? 😕

    • @Rose: emang knp mbak??

      ada apa dg Sutrisno??
      g da yg salah khan?

  8. duh surat cintanya… 🙂

    salam kenal

    • @Fitria: kenapa mbak Melinda??

      salam kenal juga

  9. Jaman sekarang via email. 😀

    • @Asop: ah yg bener..
      ra pernah krungu aku
      pacaran lewat email2an

      ra umum

  10. Ramantis sekali…

    • @AHsan: masak sih??
      😀

  11. salam kenal…blognya keren .. artikelnya jugga..

    di tunggu kunjungan baliknya…

    thanks…

    • insya Allah

  12. Maksudnya dua sisi gitu ya Mas Sutrisno? :-p

    • @Ida: yup

  13. waah kata2 bkinan u sguh sgt myentuh,,,
    mirip bgt dg pa yg q alami skrg,,cz percintaan q jg terhlg leh jrak yg lmyan jauh,,,tp ta’apalah,,,
    aq suka2 krgan u ni

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: