Salah Tulis di Judul Berita Harian KOMPAS


Kompas cetak edisi 8 April 2010

Kompas cetak edisi 8 April 2010

Namanya kesalahan, kealpaan, dan kekurangtelitian dan kesalahan-kesalahan yang sering dianggap sebagai kesalahan-kesalahan sepele lainnya pasti pernah dilakukan oleh setiap orang atau lembaga sekredibel dan seprofesional apapun. Karena memang sesempurna-sempurnanya manusia, suatu saat juga bisa membuat sebuah kesalahan “sepele” yang berpotensi akan berakibat fatal maupun tidak.

Kemaren saat aku membolak-balik lembaran sebuah suratkabar bertajuk KOMPAS, tanpa sengaja aku menemukan sebuah kesalahan kecil atau mungkin sepele pada harian yang konon disebut sebagai leader suratkabar nasional di Indonesia. Kesalahan kecil dan sepele itu berupa kekeliruan ejaan penulisan pada sebuah judul berita pendek. Aku yakin bahwa tidak hanya saya yang mengetahui kesalahan tulis / ketik ini. Anda yang berlangganan KOMPAS pun pasti mengetahuinya. Kesalahan “kecil” itu terletak pada halaman 8 koran KOMPAS, edisi hari Kamis tanggal 8 April 2010 pada sebuah berita yang berjudul “Irael Peringatkan Palestina”. Dugaanku, judul tersebut semestinya tertulis “Israel Peringatkan Palestina”.

Salah Ketik

Salah Ketik / Tulis

Untungnya, kesalahan ketik tersebut hanya terjadi di sebuah berita pojok yang pendek dan kecil, bukan di Headline-nya. Kalau seperti ini, kira-kira siapa yang akan disalahkan ya? Editor, pemimpin redaksi, atau pembuat / penulis berita? 🙂 Pasti yang bersangkutan sedang dimarah-marahin oleh bos-nya. Hik hik hik.

Dulu, juga pernah terjadi sebuah kesalahan bertutur (kepleset lidah) seorang presenter berita Metro TV yang salah mengucap kata Metro TV menjadi Metro Mini. 😀 yang sempat menghebohkan jagad dunia maya :D. (lihat di link ini). Mungkin kesalahan-kesalahan seperti itu masih banyak yang menoleransi kesalahannya, bahkan kadang justru menjadi bahan guyonan tersendiri.

Namun, ada juga beberapa kesalahan yang sulit untuk dimaafkan atau minimal perlu menggarisbawahi yang bersangkutan terkategori kurang profesional jika kesalahan tersebut sangat fatal. Ini bisa dilihat pada kesalahan yang dilakukan oleh wartawan / presenter TV ONE saat beberapa kali meliput penyergapan “teroris” di sejumlah daerah. Beberapa kali ia menginformasikan sebuah informasi yang totally wrong.

Menurut anda, bagaimana sih pendapat anda mengenai kesalahan-kesalahan “kecil”atau sepele seperti ini?

Ahmed Fikreatif

.:: Jika Saudara / i menyukai tulisan ini, maka sekarang Anda dapat memberikan apresiasi dengan ikut memberikan donasi / kontribusi finansial ala Blogger. Jika Saudara / i membenci sebagian atau keseluruhan tulisan ini pun saya tetap mempersilakan untuk ikut memberikan donasi. Namun, jika saudara / i tidak bersedia memberikan donasi, itu pun tidak mengapa… Caranya, silakan baca link berikut ini ( klik di sini..! ) ::.

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan”

Iklan

6 Tanggapan

  1. Asalkan tidak sengaja dan berulang-ulang kenapa tidak. Kesempurnaan bukan mnjadi hak kita….

    • yup,,,

  2. Ya namanya juga manusia tempatnya salah khilaf dan lupa 😀
    bener katanya maz mahesa pandu…
    asalkan nggak di ulang” ya gimana lagi… wez kodratnya manusia selalu salah 😛

    HIDUP!!! ^_^

    • @kika: hmmm mungkin revisi dikit ya..
      sering salah (bukan selalu salah)

  3. Sudah biasa… 😆

    • @Asop: hmm,,, klo sudah biasa jd perlu ditinjau ulang tuh keprofesionalitasannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: