Gerobak Sampah, Gayus Tambunan, dan Aparat Penegak Hukum

Gerobak Sampah "Pak Dhe"

Gerobak Sampah "Pak Dhe"

Anda pasti sering melihat sebuah benda yang terdapat pada foto di samping. Namun aku yakin tak banyak diantara kita yang memperhatikan apalagi menelaah lebih jauh atas benda yang sering kita sebut dengan gerobak sampah itu. Begitupula denganku, aku hanya ingat saat kecil ada seorang penarik gerobak sampah di kampungku bernama pak Muh. Sehingga, ia sering disebut dengan panggilan pak Muh Sampah dikarenakan profesi mulianya mengambil sampah-sampah rumah tangga dari rumah-rumah untuk selanjutnya dipindahkan ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sebelum diproses selanjutnya di tempat itu demi menjaga kebersihan lingkungan.

Sebutan sampah yang mengiringi nama pak Muh sehingga menjadi pak Muh Sampah rasa-rasanya tidak diharapkan oleh pak Muh-nya sendiri. Sekalipun pak Muh dan orang-orang tahu bahwa sebutan itu bukan bermaksud mengatakan bahwa pak Muh adalah Sampah (Masyarakat), namun secara makna bahasa sebutan itu bisa diartikan seperti itu. Aku meyakini pak Muh lebih suka disebut dengan nama lengkapnya atau dengan pak Muh begitu saja. Namun apalah mau dikata, orang-orang telah terbiasa menyebutnya demikian.

Pada foto di atas, kita bisa melihat sebuah Gerobak Sampah terparkir. Di sisinya terdapat tulisan Pak Dhe. Dugaanku mengatakan penarik gerobak itu sering dipanggil Pak Dhe. Kalaulah bukan, sebutlah demikian saja :). Pak Dhe juga berprofesi sama dengan pak Muh di kampung ku dulu. Seorang pemungut sampah-sampah yang mengganggu masyarakat dan bekerja demi menjaga kebersihan lingkungan. Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: