Kawasan Belakang Kampus UNS Bebas PKL, Gimana Menurutmu?


Kawasan Belakang Kampus UNS (Kondisi Sekarang Februari 201)


Tanggal 25 – 28 Februari 2010 lalu, aku pulang Solo menghabiskan liburan panjang akhir pekan yang bertepatan dengan adanya libur hari Maulid Nabi Muhammad SAW. Selama empat hari, aku lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah untuk menguras rasa kangen yang cukup tak tertahankan (:D lebay) terhadap my hometown, Solo. Maklum, belum berkeluarga. Sambil jalan-jalan bawa kamera Casio Exilim Ex-Z75, kupotret beberapa hal yang menarik perhatianku. Salah satunya adalah Kawasan Sekeliling Belakang Kampus UNS Solo.

Demi sedikit bernostalgia dengan suasana kampus, ku arahkan laju motor menuju kawasan belakang kampus UNS. Belum terlalu lama aku keluar dari rutinitas kuliah, tugas, dan ujian yang kuhabiskan di kampus itu, namun pemandangan sekeliling belakang kampus UNS ternyata sudah berubah drastis dari terakhir kali aku menyelesaikan studi strata-1 ku di sana.

Kawasan belakang kampus UNS yang dulu nampak ramai dengan aktivitas para mahasiswanya, kini nampak lebih sepi. Suasana yang nampak sepi ini barangkali disebabkan oleh adanya relokasi terhadap seluruh para penghuni kios-kios yang sebelumnya berada di belakang kampus tepat menempel pada dinding pagar tembok kampus UNS ke sebuah area yang telah disiapkan oleh Pemkot Solo demi menjaga ketertiban dan keindahan kota.

Sebenarnya, kalau menurut subjektivitasku sih, keberadaan para pedagang belakang kampus UNS (mburi Kampus) banyak memberi kemudahan bagi para mahasiswa. Setidaknya itulah yang kurasakan saat aku masih aktif menjadi mahasiswa. Mau fotokopi misalnya, kita tidak perlu jauh-jauh harus berjalan keluar kampus tapi cukup berjalan beberapa ratus meter dan banyak pilihan untuk memilih. Tak hanya fotokopi, di sepanjang dua sisi jalan belakang kampus UNS dulu terdapat aneka macam kios / warung. Ada kios fotokopi, warung makan, rental komputer, jasa bengkel, toko buku, toko kerudung, tambal ban, agen koran, dan lainnya. Kini, kios-kios itu telah direlokasi dan belakang kampus UNS telah dibersihkan dari segala bentuk bangunan permanen atau temporer.

Dikarenakan harus berpindah, para penghuni kios itupun menuliskan “perpisahan” kepada para pelanggannya dulu dengan cara menuliskan pengumuman di tembok-tembok yang telah dibongkar (Lihat di foto). Langkah itu dilakukan seperti halnya oleh toko Juliette yang mengumukan kepindahan kiosnya di Jalan Ir Sutami No. 100 sebelah barat Primagama.

Kawasan Belakang Kampus UNS

Pengumuman Pemberitahuan Kepada Pelanggan Mengenai Lokasi Baru Toko Setelah Direlokasi

Dengan dibongkarnya bangunan-bangunan kios di kawasan belakang kampus UNS yang selanjutnya direlokasi sedikit banyak pasti mengubah situasi UNS dan perilaku mahasiswa. Bagi yang biasanya lebih termudahkan mengakses kios-kios yang ada dengan lebih cepat dan lebih dekat harus menempuh jarak dan tempo relatif lebih jauh dan lama dari kebiasaan sebelumnya. Namun apapun kebijakan itu, diharapkan bisa menjembatani semua pihak terutama para pihak yang terlibat baik langsung maupun tidak langsung seperti Pemkot Surakarta, UNS, Mahasiswa, pemilik kios, dan penghuni kios.

Hmm,, mungkin anda memiliki pandangan yang berbeda dengan saya? Silakan berkomentar di bawah.

Ahmed Fikreatif

.:: Jika Saudara / i menyukai tulisan ini, maka sekarang Anda dapat memberikan apresiasi dengan ikut memberikan donasi / kontribusi finansial ala Blogger. Jika Saudara / i membenci sebagian atau keseluruhan tulisan ini pun saya tetap mempersilakan untuk ikut memberikan donasi. Namun, jika saudara / i tidak bersedia memberikan donasi, itu pun tidak mengapa… Caranya, silakan baca link berikut ini ( klik di sini..! ) ::.

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan”

Tanggal 25 – 28 Februari 2010 lalu, aku pulang Solo menghabiskan liburan panjang akhir pekan yang bertepatan dengan adanya libur hari Maulid Nabi Muhammad SAW. Selama empat hari, aku lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah untuk menguras rasa kangen yang cukup tak tertahankan (:D lebay) terhadap my hometown, Solo. Maklum, belum berkeluarga. Sambil jalan-jalan bawa kamera Casio Exilim Ex-Z75, kupotret beberapa hal yang menarik perhatianku. Salah satunya adalah Kawasan Sekeliling Belakang Kampus UNS Solo.
Iklan

5 Tanggapan

  1. nampak lebih bersih daripada dahulu penuh dengan konter2…

    • @Trik: iya…

  2. mantaps….salam kenal……..

    • @Abenk: salam balik

  3. ijin copas fotonya..
    main2 ke blogku juga dong..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: