Buah Menteng, Buah Langka Khas Jakarta


Buah Menteng

Buah Menteng

Pulang dari masjid habis Jum’at-an, seperti rutinitas biasa, aku makan siang. Kali ini aku mesan nasi putih dan Indomie goreng serta telor goreng di kantin kantor. Kunikmatilah makan siangku itu di atas meja ruang kantor kerjaku (bahasane sok gedhe2 yo.. hahahaha). Sejurus kemudian, datanglah seorang rekan seruangan kantor yang sudah berusia memasuki masa bebas tugas (MBT). Dikasihlah aku satu biji buah unik. Kusebut unik karena buah ini sepertinya belum pernah kulihat sebelumnya.

Bapak itu mengenalkannya kepadaku dengan nama buah Menteng. Kebetulan kantorku berada di kawasan Menteng juga. Buah menteng bulat kecil berwarna coklat kekuning-kuningan seperti jeruk tapi lebih kecil. Isi buah itu seperti buah duku namun masam (kecut) sekali. Lihat di gambar untuk lebih jelasnya.

Kata bapak itu, buah menteng merupakan buah yang langka dan sulit untuk dicari. Namun meskipun nyarinya susah, buah itu harganya murah, tapi aku ga tahu berapanya.

Kemudian saya iseng mencari di Wikipedia, dapatlah informasi tambahan tentang buah Menteng. Buah Menteng di daerah lain biasa disebut degan buah kepundung, atau (ke)mundung (dengan nama latin Baccaurea racemosa (Reinw.); juga B. javanica dan B. dulcis).

Buah menteng dulu biasa ditanam di pekarangan namun sekarang sudah sulit ditemui akibat desakan penduduk dan penanaman tanaman buah lain yang lebih disukai. Tumbuhan ini asli dari Pulau Jawa. Di sekitar Jakarta dan Bogor kadang-kadang masih ditemukan penjual buah menteng.

Maaf ya, aku mau makan buah Menteng dulu… hikz hikz hikz

Ahmed Fikreatif

.:: Jika Saudara / i menyukai tulisan ini, maka sekarang Anda dapat memberikan apresiasi dengan ikut memberikan donasi / kontribusi finansial ala Blogger. Jika Saudara / i membenci sebagian atau keseluruhan tulisan ini pun saya tetap mempersilakan untuk ikut memberikan donasi. Namun, jika saudara / i tidak bersedia memberikan donasi, itu pun tidak mengapa… Caranya, silakan baca link berikut ini ( klik di sini..! ) ::.

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: