Kendaraan Dinas Kok Dipakai Untuk Kegiatan Bisnis Pribadi, Gimana Sih ??


Mobil Dinas Perusahaan Angkut Pakaian (klik gambar agar lebih jelas)

Mobil Dinas Perusahaan Angkut Pakaian (klik gambar agar lebih jelas)

Tanggal 25 – 28 Februari 2010 lalu, aku pulang Solo menghabiskan liburan panjang akhir pekan yang bertepatan dengan adanya libur hari Maulid Nabi Muhammad SAW. Selama empat hari, aku lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah untuk menguras rasa kangen yang cukup tak tertahankan (:D lebay) terhadap my hometown, Solo. Maklum, belum berkeluarga. Sambil jalan-jalan bawa kamera Casio Exilim Ex-Z75, kupotret beberapa hal yang menarik perhatianku. Salah satunya adalah potret gambar di samping. Sebuah mobil dinas perusahaan BUMN di Indonesia.

Waktu itu tanpa sengaja a.k.a kebetulan, aku berhenti di lampu bangjo (traffic light) daerah Kampung Sewu – Jagalan Solo. Di sebelah kananku ada mobil berwarna oranye sebagaimana di dalam foto. Kurasa semuanya dah tahu khan instansi apa yang punya mobil seperti itu… Saat itu adalah hari libur nasional. Tapi mobil itu masih beredar di jalanan. Lebih menariknya, di dalam mobil itu berisi pakaian yang benar-benar memenuhi isi ruang mobil. Su’udzonku mengatakan yang bersangkutan sedang kulakan pakaian atau punya bisnis konveksi untuk keperluan pribadinya.

Fenomena menggunakan kendaraan dinas untuk keperluan komersial pribadi atau sekedar nggaya dan atau ngirit kukira masih sering terjadi di negeri bedebah (meminjam istilah rapper) seperti Indonesia ini. Bukankah seharusnya mobil dinas itu dipakai di saat berdinas dan untuk keperluan dinas saja ? Kecuali memang diatur oleh peraturan yang membolehkan. Hmmm….. au ah gelap. Nasib ga punya kendaraan dinas. 😀

Mobil Dinas Perusahaan Untuk Kulakan

Mobil Dinas Perusahaan Untuk Kulakan

Ahmed Fikreatif

.:: Jika Saudara / i menyukai tulisan ini, maka sekarang Anda dapat memberikan apresiasi dengan ikut memberikan donasi / kontribusi finansial ala Blogger. Jika Saudara / i membenci sebagian atau keseluruhan tulisan ini pun saya tetap mempersilakan untuk ikut memberikan donasi. Namun, jika saudara / i tidak bersedia memberikan donasi, itu pun tidak mengapa… Caranya, silakan baca link berikut ini ( klik di sini..! ) ::.

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan”


Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: