Pintu Air Demangan – Sangkrah

Pintu Air (Terlihat Dari Arah Selatan)

Pintu Air (Terlihat Dari Arah Selatan)

Tanggal 25 – 28 Februari 2010 lalu, aku pulang Solo menghabiskan liburan panjang akhir pekan yang bertepatan dengan adanya libur hari Maulid Nabi Muhammad SAW. Selama empat hari, aku lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah untuk menguras rasa kangen yang cukup tak tertahankan (:D lebay) terhadap my hometown, Solo. Maklum, belum berkeluarga. Sambil jalan-jalan bawa kamera Casio Exilim Ex-Z75, kupotret beberapa hal yang menarik perhatianku. Salah satunya adalah Pintu Air Demangan atau Sangkrah di samping.

Selama masih duduk di bangku sekolah dasar, aku cukup sering bermain di pintu air ini. Hal ini dikarenakan beberapa kawan SD ku tinggal di bantaran Kali Pepe dan daerah yang tidak jauh dari lokasi pintu air ini sehingga aku cukup sering main-main ke tempat ini. Mereka adalah Usep Ardianysah, Muhammad Ridwan, dan Fariz Maulana.

Keberadaan pintu air ini cukup berarti dalam upaya menanggulangi banjir yang cukup sering terjadi di daerah ini. Kendatipun usianya sudah tidak muda lagi, pintu air ini masih cukup berfungsi untuk menahan limpahan banjir dari Sungai Bengawan Solo yang meluap. Meskipun beberapa kali, pintu air ini juga tidak bisa menahan kuatnya luapan air Bengawan Solo yang ingin “mengunjungi” pusat kota Solo. 😀 Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: