Apakah aku Gadget Man???


Alat Elektronik di Kamar Kost

gadget

Apakah aku Gadget Man???

Pertanyaan itu kutanyakan pada diriku sendiri. Terutama saat aku tersadar bahwa di dalam ruang kost kecilku yang seukuran 2 x 2,5 meter, terdapat beberapa alat elektronik (lihatlah gambar di samping). Satu laptop Lenovo G400, satu netbook Lenovo Thinkpad X100e, dua flashdisk Kingstone masing-masing 8 GB dan 1 GB, Satu kamera saku digital Casio Exilim Ex-Z75, dan empat handphone aneka merk. Jika aku berada di rumah atau kantor Solo, masih ada satu unit PC komputer, televisi, VCD player, dan tape recorder yang hanya bisa untuk mendengarkan radio saja. Dulunya sewaktu masih di Solo, jika pergi kemana-mana aku selalu membawa satu tas punggung yang di dalamnya berisi 1 laptop berikut kabel charger nya, 1 modem, 2 handphone lengkap dengan chargernya, kamera saku, dan satu buah flashdisk.

Jika mengacu kepada arti Gadget, pada wikipedia, yaitu suatu istilah yang berasal dari bahasa Inggris untuk merujuk pada suatu peranti atau instrumen yang memiliki tujuan dan fungsi praktis spesifik yang berguna, yang umumnya diberikan terhadap sesuatu yang baru. Gadget dianggap dirancang secara berbeda dan lebih canggih dibandingkan teknologi normal yang ada pada saat penciptaannya. Dengan demikian, menurutku aku bukanlah gadget man / manusia gadget karena alat-alat di atas bukan terkategori sebagai gadget.

Bukan untuk menyombongkan diri atau sok-sokan, sebuah alasan kenapa dulu aku sering keliling membawa barang-barang elektronik seabrek itu berawal dari saat aku mulai menulis skripsi. Dikarenakan siang hari waktuku habis untuk kuliah sementara sore harinya dan tidak jarang sampai malam habis untuk mengajar les privat keliling Solo setiap harinya kecuali hari Sabtu – Ahad, tidak ada pilihan lain bahwa aku harus bisa memanfaatkan waktu sesempit apapun untuk sedikit demi sedikit menyusun skripsi dan tugas-tugas kuliahku.

Dengan menggunakan laptop, maka aku memiliki kesempatan lebih fleksibel dalam menulis lembar demi lembar skripsiku hingga selesai. Di saat masuk perpustakaan, sambil membaca buku tertentu, aku sempatkan untuk menuliskan kutipan-kutipan yang kuperlukan, jika ada. Di sela-sela waktu jeda kuliah satu dengan kuliah berikutnya, kusempatkan waktu untuk online, karena kampusku memberikan akses hotspot area, sekedar mencari referensi-referensi yang mendukung skripsiku, mengisi berita dalam sebuah website yang kukelola bersama kawan-kawan, mengupdate blog, atau meneruskan penulisan skripsiku.

Dua handphone yang bawa berfungsi untuk menghubungi dosen pembimbingku atau dosen yang ku-asisteni via sms atau via call menyesuaikan nomor operator dosenku dengan motivasi agar bisa memperoleh tarif bicara yang murah antar sesama. Sementara handphone satunya kuisi dengan operator salah satu layanan CDMA dikarenakan murah jika menelpon sesama atau nomor pesawat rumah. Selain itu, biasanya aku dihubungi oleh klien-klien yang ingin les privat juga dari nomor CDMA tersebut.

Kamera kugunakan untuk potret-potret atas sebuah objek yang menurutku menarik. Namun dikarenakan kamera yang kumiliki dulu, awalnya hanyalah kamera saku manual (bukan digital), lama-lama aku merasa malu sendiri. Terkadang namun sering, aku meminjam kamera milik kawanku (sebutlah namanya JSS GAMA) yang sering tidak ia pakai. Biasanya kamera itu kupakai untuk memotret objek-objek yang menarikku saja. Alhamdulillah sekarang dah punya kamera saku digital sendiri.

Sementara satu buah flashdisk yang ada di saku jangan ditanya untuk apa. Tentunya ia kupakai untuk alih data dari laptop maupun masuk laptopku. Terlebih lagi untuk mempermudah penulisan skripsiku agar cepat selesai, maka flashdisk adalah salah satu media yang benar-benar membantuku.

Demikianlah sedikit alasan kenapa aku memiliki beberapa alat elektronik.

Ahmed Fikreatif

.:: Jika Saudara / i menyukai tulisan ini, maka sekarang Anda dapat memberikan apresiasi dengan ikut memberikan donasi / kontribusi finansial ala Blogger. Jika Saudara / i membenci sebagian atau keseluruhan tulisan ini pun saya tetap mempersilakan untuk ikut memberikan donasi. Namun, jika saudara / i tidak bersedia memberikan donasi, itu pun tidak mengapa… Caranya, silakan baca link berikut ini ( klik di sini..! ) ::.

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan

Iklan

2 Tanggapan

  1. yang ada pelindung karet birunya, itu pasti nexian. hehe. fiturnya lumayan tuh. meskipun kameranya vga.

  2. bukan bro….
    itu HT Mobile
    bukan Nexian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: