Jembatan Pasupati, Ikon Baru Kota Bandung


Waktu ke Bandung hari Sabtu-Ahad, 30-31 Januari 2010, beberapa hari lalu, ada beberapa hal yang menarik untuk kujepret via kamera Casio Exilim EX-Z75 ku. Meskipun kamera murah, tapi cukuplah kalau sekedar untuk jepret objek-objek menarik hati untuk selanjutnya untuk di-share-kan melalui blog.

Jembatan Pasopati

Jembatan Pasupati

Melihat foto disamping, aku yakin semua kawan-kawan sudah paham dimana itu. Jawaban yang tepat sekali, Bandung. Foto tersebut di samping dikenal dengan Jembatan Pasupati (orang kebanyakan menyebutnya dengan Pasopati). Disebut jembatan Pasupati, karena jembatan itu menghubungkan dua jalan, yaitu Jalan Pasteur (Dr. Junjunan) dengan jalan Surapati. Menurut berbagai macam sumber, jembatan ini memiliki panjang 2,8 kilometer dengan lebar ruas jalan sebesar 30 hingga 60 meter.

Entah sengaja dimiripkan atau memang hanya kebetulan, istilah Pasupati memiliki kemiripan dengan istilah Pasopati yang berarti senjata panah milik tokoh pewayangan Arjuna. Karena jika dilirik dari kejauhan, bentuk jembatan Pasupati di Bandung mungkin mirip-mirip busur panah dan anah panah (hahahaha maksa banget sepertinya nih). Sedangkan istilah Pasopati / Pasupati / Pasoepati di Solo akan bermakna Pasukan Soeporter Solo Sejati.

Sepertinya, kini ikon oleh-oleh Bandung dalam wujud fotografi tidak lagi melulu Gedung Sate kalau tidak mau dikatakan memang sudah berpindah. Dalam beberapa pengambilan gambar sudut kota Bandung, jembatan ini kini mulai dan telah populer sebagai icon baru kota Bandung. Sebutlah misalnya film From Bandung With Love yang mengambil salah satu adegan di sini. Selain itu masih ada pula pembuatan video clip Nidji yang memacetkan lalu lintas.

Menurut penelusuran, baru kuketahui ternyata jembatan Pasupati dibangun menggunakan dana hibah dari pemerintah Kuwait, dengan kontraktor PT Wijaya Karya (Indonesia), PT Waskita Karya (Indonesia), dan Combined Group Co (Kuwait).

Pasopati Bridge (sumber: http://maspiping.wordpress.com)

Pasopati Bridge di Kala Malam (sumber: http://maspiping.wordpress.com)

Beberapa hal lainnya yang menarik hasratku untuk kupotret dan berhasil kubidik antara lain:

  1. Bapak Penjahit di Tepi Jalan Perempatan Tugu Sepatu;
  2. Tugu Sepatu Menuju Cibaduyut;
  3. Persib Harus Nomor Satu;
  4. Stasiun Bandung;
  5. Kantor Gubernur-an;
  6. Pemilihan Ketua RW di Perumahan Sukamenak;
  7. Air Bersih Masih Dibutuhkan Meskipun di Perumahan;
  8. Jembatan Pasopati;
  9. Nasi Oseng Depan Stasiun Bandung;
  10. Siswi SMA Nyeberang Jalan;
  11. Sepasang Sejoli Naik Motor Erat-Erat;
  12. Anjing Dilarang Bermain Di Taman;
  13. Musisi Jalanan Bandung;
  14. Pasar (kaget) Buah-Buahan Sepanjang Jl. Otista;
  15. Tukang Mie Rebus Keliling;
  16. Zahra, The Little Cute Girl;

(ahmed fikreatif)

.:: Jika Saudara / i menyukai tulisan ini, maka sekarang Anda dapat memberikan apresiasi dengan ikut memberikan donasi / kontribusi finansial ala Blogger. Jika Saudara / i membenci sebagian atau keseluruhan tulisan ini pun saya tetap mempersilakan untuk ikut memberikan donasi. Namun, jika saudara / i tidak bersedia memberikan donasi, itu pun tidak mengapa… Caranya, silakan baca link berikut ini ( klik di sini..! ) ::.

Iklan

6 Tanggapan

  1. Wah, kapan yah ke Bandung…??? Jadi pengen ke Bandung kan…. 😀
    Salam kenal, Bengawan.

  2. ehmmmm…. bukannya ni jembatan udah ada lama banget ya di bandung, sejak pertama kali masuk kuliah juga uadah ada…

  3. @Zay: kapan2 lah… 😀
    salam kenal balik.., wah sy dah di ban dr Bengawan, Gan…. 😦
    but it’s ok. frensip tdk pts gara2 ban (aarrrggghhh)

    @Fara: plis deh,,,, hsl pemantauan di sumber2 terpercaya
    memang mulai dibangun sejak 2001. difungsikan sejak 2005.
    skrg br masuk 2010 awal. 5 th.
    gedung sate dah sejk dulu..

    msh balita euy…
    dan populer oleh nidjie dan from bandung with love

  4. Wah, hampir tiap hari saya lewat tuh… Sayang saya ga ikut ke foto disana.

  5. Ini dia nih pasupati yang ada di foto saya. 😀 😀

  6. Jembatannya di malam hari cantik banget 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: