Gimana Sih, Pengumuman Stasiun Kok Ga Bener?


Tanggal 29 Desember 2010 kemaren, tepat hari Jumat sore, aku ceritane berniat mau ke Bandung naik kereta api. Karena Kantorku lebih deket ke Gambir, segera saja setelah pukul 16.00 WIB yang pertanda bagi jam pulang kantor, aku melangkah berjalan menuju Stasiun Gambir. Dari kantor, Stasiun Gambir bisa ditempuh dengan perjalanan 15-20 menit dengan berjalan kaki. Jika menggunakan Bus Kopaja atau jasa Ojek atau Bajaj, mungkin bisa lebih cepat tentunya dengan mengeluarkan beberapa ribu rupiah.

Rencana semula, aku berniat naik Kereta Parahyangan Bisnis yang berangkat pukul 16.30 WIB karena menurut informasi sebelumnya dari petugas tiket, jadwal itu merupakan jadwal terakhir hari itu. Sedikit mempercepat langkah, akhirnya aku sampai di stasiun sekitar pukul 16.15 WIB. Sesampainya di depan loket pembelian tiket, aku dibuat kaget dan terhenyak sedikit terheran. Di jendela kaca loket terpampang pengumuman kecil bertuliskan “TIKET TEMPAT DUDUK & BERDIRI KA PARAHYANGAN TELAH HABIS”. Baru kali ini aku membaca adanya tiket tanpa nomor tempat duduk atau tiket berdiri yang bisa-bisanya habis terjual. “Weleh…weleh… kok bisa sih?” batinku.

Untungnya, meskipun tiket KA Parahyangan yang berangkat pukul 16.30 WIB tersebut telah habis terjual, pihak Stasiun membuka keberangkatan kereta Parahyangan pukul 18.30 WIB. Menunggu waktu selama hampir dua jam kumanfaatkan untuk potret-potret suasana sekitar stasiun. Hasilnya lumayan.

Salah satunya adalah foto di atas samping. Apa yang menarik? Di dalam jadwal yang tertera dan terpampang di loket pembelian tiket disebutkan perihal jadwal keberangkatan kereta Parahyangan. Diantaranya menyebut waktu pukul 16.30 WIB dan 20.30 WIB. Anehnya, ketika ditanyakan oleh para penumpang seputar keberangkatan kereta pukul 20.30 WIB, petugas loket mengatakan tidak ada jadwal pemberangkatan KA Parahyangan untuk waktu pukul 20.30 WIB. Namun, ia menyebutkan bahwa setelah keberangkatan pukul 16.30 WIB, KA Parahyangan akan diberangkatkan lagi pada pukul 18.30 WIB dari Gambir. Pemberangkatan itu sekaligus merupakan pemberangkatan terakhir untuk hari itu.

Persoalan yang patut dibahas dan dipertanyakan adalah seputar validitas informasi yang disajikan. Sebagai sebuah unit jasa pelayanan umum transportasi milik negara dan satu-satunya penyedia jasa kereta api di Indonesia (setidaknya hingga tulisan ini dibuat), sebuah Stasiun seharusnya mampu menyediakan informasi yang valid dan akurat seputar jadwal pemberangkatan dan kedatangan kereta. Kenapa? Karena para calon penumpang tentunya akan mendasarkan pada pengumuman-pengumuman yang dicantumkan di Stasiun.

Mungkin untuk beberapa dan kebanyakan orang yang menjadi pelanggan kereta sudah mafhum dengan ketidakvalidan data pengumuman di Stasiun. Oleh karena itu, mereka lebih sering menanyakan informasi-informasi seputar kereta api langsung kepada para petugas di Stasiun yang ada. Masalahnya, bagaimana dengan beberapa orang yang belum pernah sama sekali atau jarang naik kereta api dan kemudian melihat pengumuman tersebut lalu ia datang ke Stasiun pukul 19.00 WIB untuk antri beli tiket KA Parahyangan pemberangkatan pukul 20.30 WIB. Bisa-bisa ia sangat kecewa karena ternyata tidak ada pemberangkatan kereta pada jam tersebut.

Pada hal ini, aku menyarankan pada kawan-kawan agar sedikit menahan rasa malu serta sedikit untuk bersabar jika menemui hal-hal seperti ini di Stasiun. Prinsipnya jangan malu untuk bertanya entah kepada petugas, para pedagang asongan Stasiun, atau para calon penumpang. Jika misalnya anda sedikit digertak atau dimaki sedikit oleh petugas karena banyak tanya jangan pula merasa sakit hati. Hal-hal seperti ini telah lumrah terjadi. 😀 Semboyan 35. Tut…tut… tut………..

(ahmed fikreatif)

.:: Jika Saudara / i menyukai tulisan ini, maka sekarang Anda dapat memberikan apresiasi dengan ikut memberikan donasi / kontribusi finansial ala Blogger. Jika Saudara / i membenci sebagian atau keseluruhan tulisan ini pun saya tetap mempersilakan untuk ikut memberikan donasi. Namun, jika saudara / i tidak bersedia memberikan donasi, itu pun tidak mengapa… Caranya, silakan baca link berikut ini ( klik di sini..! ) ::.

Iklan

3 Tanggapan

  1. Halah,, bukannya parahyangan malam itu kalo hari tertentu ya? setahuku yang malem itu cuma argo gede, itu pun jam 7.30. Dulu aku juga buru2 ga ketututan parahyangan, tapi ternyata ada yang jam 6.30. Akhirnya ikut yang itu, padahal jadwal di web ga ada.. Memang harus dibenahi. Semoga web PT. KAI yang baru lebih informatif..
    monggo mampir mas yen neng bandung. Aku di tamansari

  2. sering habis…. dan .. bahkan selalu ticket berdiri..

  3. @Ardian Eko: yup, anda benar.. (tiap hari ahad sepertinya).
    -intinya kamsude sih agar dibenahi saja jadwalnya…-
    WEB PT. KA wae, kurang informatif…

    TAMANSARI ki ngendi??? daerah ngendi? numpak opo kalo dr Stasiun Bandung?

    @Choiri S: wah, mesakke men je…
    alhamdulillah aku selalu duduk. Cuman ya iku. yg bikin heran, kok atase Tiket tanpa tempat duduk saja bisa habis ki rak yo elok to??
    ora umum…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: