Hmm, Ada Bengawan Solo di Singapura!


Iseng-iseng searching dan browsing sana-sini, kuperoleh informasi menarik. Bengawan Solo kupikir hanya bisa ditemukan di Kota Solo alias Surakarta saja. Ternyata aku salah. Bengawan Solo ternyata telah ada di Singapura. Bahkan, nama Bengawan Solo telah lama dikenal oleh publik Singapura sejak tahun 1980an hingga kini.

Adalah seorang mantan WNI etnis Tiong Hoa bernama Tjendri Anastasia yang membuat nama Bengawan Solo sangat populer di Singapura. Kisah populernya Bengawan Solo bermula dari Tjendri Anastasia, yang kemudian lebih dikenal sebagai Anastasia Liew, saat menikah dengan Johnson Liew di Singapura. Setelah dinikahi oleh Johnson Liew, mantan WNI etnis Tiong Hoa juga, ibu Anastasia (selanjutnya disebut Anastasia_pen) mengembangkan bakatnya membuat kue dan roti yang diperoleh saat masih gadis. Dengan sentuhan resepnya, Anastasia berhasil menarik para tetangganya untuk membeli kue-kue yang ia buat. Hingga kemudian, tahun 1979, didirikanlah sebuah catering kue yang dinamakan Bengawan Solo oleh Anastasia.

Pemilihan nama Bengawan Solo sebagai brand, sengaja ia pilih karena ia sangat terkesan dengan lagu legendaris Bengawan Solo yang diciptakan oleh mbah Gesang. Selain itu, nama Bengawan Solo juga ia maksudkan sebagai penegasan bahwa roti dan kue buatannya bercitarasa Indonesia. Sempat ditutup oleh Menteri Lingkungan Singapura dikarenakan persoalan perizinan usaha toko roti, ia meresponnya dengan mengurus perizinan pendirian usaha agar memiliki lisensi berdagang dan berbisnis. Langkah tersebut ia lakukan karena saat tokonya ditutup karena dianggap ilegal oleh pemerintah, para penikmat cita rasa “Bengawan Solo” justru semakin luas dan masih saja memesan kue-kue kepada Anastasia.

Setelah proses perizinan rampung, “Bengawan Solo” semakin berkibar. Tak lama berselang, tahun 1981, “Bengawan Solo” memperoleh ‘penghargaan’ dari surat kabar Sunday Times sebagai toko kue yang populer. Kini, lebih dari 20 tahun setelah didirikan, “Bengawan Solo” telah berhasil menyabet penghargaan. Masuk sebagai 50 besar perusahaan terbaik telah rutin diperolehnya sejak tahun 1997. “Bengawan Solo” juga mencatat prestasi sebagai pemenang Singapore Star Award 1999 for Lapis Cake Box; Most Popular Mooncake Award 2003; dan memperoleh Superbrands 2003. Puncak prestasi “Bengawan Solo” dicapai saat pendirinya, Anastasia Liew a.k.a Tjendri Anastasia dianugerahi sebagai Winner of the first Woman Entrepreneur of the Year Award in 1998 oleh Associations of Small and Medium Enterprises (ASME). Jumlah outlet “Bengawan Solo” kini telah berkembang hingga 38 outlet yang tersebar di seluruh Singapura dengan total pegawai 409 orang.

Jadi, nama Solo atau Bengawan Solo telah lama dikenal di mancanegara, khususnya di Singapura. Kenapa kita mesti ke Singaoura untuk bertamasya jika “Bengawan Solo” saja justru mereka cari-cari (meskipun dalam konteks yang berbeda). Jika ingin tahu lebih banyak informasi tentang “Bengawan Solo” yang ada di Singapura, silakan ikuti link berikut: (klik di sini).

Ahmed Fikreatif

.::: Jika Saudara / i menyukai tulisan ini, maka sekarang Anda dapat memberikan apresiasi dengan ikut memberikan donasi / kontribusi finansial ala Blogger. Jika Saudara / i membenci sebagian atau keseluruhan tulisan ini pun saya tetap mempersilakan untuk ikut memberikan donasi. Namun, jika saudara / i tidak bersedia memberikan donasi, itu pun tidak mengapa… Caranya, silakan baca link berikut ini ( klik di sini..! )

Iklan

6 Tanggapan

  1. ooooohh, jadi begitu toh..
    ternyata mbah gesang terkenal juga yak?
    sampe nama bengawan solo jadi brand roti di singapura..
    hhe..

    • wow, jangan salah….
      namanya seperti lagu ciptannya…
      mengalir sampai jauh hingga Jepang, Amerika, Suriname, dan negara2 manca lainnya…

      Viva la Bengawan Solo….

  2. mantebb beneerr..
    tapi keknya di cianjur masih belom ada bengawan solo..
    ehhehe

    • ow,,,
      mojang priangan to???

      just create it !!!
      Go A Head !!!

  3. mantep tuh tapi ngomong2 pegawainya bisa bahasa jawa g ya ??

    • hmm, kalo dlm profile nya…
      konon, kokinya banyak yg berasal dr Indonesia…
      kalau org nya org Jawa, haruse bisa bahasa Jawa…

      begitu brader..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: