Melihat Sepintas Sentra Sepatu Cibaduyut


Tugu Sepatu CibaduyutWaktu ke Bandung hari Sabtu, 30 Januari 2010, beberapa hari lalu, ada beberapa hal yang menarik untuk kujepret via kamera Casio Exilim EX-Z75 ku. Meskipun kamera murah, tapi cukuplah kalau sekedar untuk jepret objek-objek menarik hati untuk selanjutnya untuk di-share-kan melalui blog. Kali ini jepretanku mengarah pada Tugu Sepatu di Cibaduyut.

Agaknya hampir setiap orang tahu Cibaduyut. Cibaduyut merupakan sebuah daerah wisata sekaligus sentra industri rakyat yang cukup dan sangat terkenal di Bandung. Kawasan Cibaduyut merupakan kawasan sentra industri produksi sepatu sekaligus penjualan sepatu. Ketika memasuki kawasan ini, anda akan disambut sebuah tugu berbentuk Sepatu. Lihat gambar di samping, hasil bidikanku.

Sepatu-sepatu made in asli Indonesia yang dibuat oleh para perajin-perajin sepatu Bandung dijual di kawasan perbelanjaan Cibaduyut ini. Peresmian Cibaduyut sebagai daerah tujuan wisata telah dilakukan sejak tahun 1989 oleh pemerintah saat itu.

Aku kurang mengetahui sejarah dan cikal bakal bagaimana komunitas perajin sepatu Cibaduyut ini tercipta hingga kemudian bisa seterkenal seperti sekarang ini. Namun sejak berlakunya C-AFTA, dikhawatirkan para pedagang Cibaduyut mulai tergerus. Semoga saja tidak.

So, bagi para blogger dan pembaca lainnya, daripada beli produk-produk asing yang belum tentu secara kualitas lebih baik dan justru secara langsung maupun tidak langsung mematikan para perajin sepatu dalam negeri.

Dalam hal ini, aku menyepakati gaya Jusuf Kalla yang pede tetap bersepatu buatan dalam negeri, buatan Cibaduyut. Bukan dalam konteks aku berbicara sebagai pendukung atau pengidolanya karena kebetulan Pemilu Presiden lalu aku GOLPUT a.k.a tidak mencontreng. Hanya saja, sikapnya tersebut dalam menggunakan produk dalam negeri secara langsung memberikan dampak pada perekonomian masyarakat setempat menjadi lebih maju. Pengaruhnya, tidak hanya mampu menumbuhkan pergerakan ekonomi namun juga mampu memajukan taraf hidup orang banyak.

Pertama kali aku ke Cibaduyut dulu saat duduk di kelas 6 SD. Lucunya, ketika itu aku malah beli sepatu anak-anak merek Loggo. 😀 . Namanya juga anak-anak. Kalau sekarang, sepatu yang kupakai di kantor, percaya atau tidak, hanya sepatu sisa limbah pabrik sepatu yang di-arrange sedemikian rupa hingga menjadi sepatu lagi. Tanpa merek dan harganya murah sekali. Masalah awet atau tidaknya, alhamdulillah hingga aku menulis postingan ini masih bisa kupakai dan tidak kujumpai ada yang rusak. Hanya Rp. 30.000,- 😀 . Beli di pasar kaget depan kantor yang buka setiap hari Jumat.

Beberapa hal lainnya yang menarik hasratku untuk kupotret dan berhasil kubidik antara lain:

  1. Bapak Penjahit di Tepi Jalan Perempatan Tugu Sepatu;
  2. Tugu Sepatu Menuju Cibaduyut;
  3. Persib Harus Nomor Satu;
  4. Stasiun Bandung;
  5. Kantor Gubernur-an;
  6. Pemilihan Ketua RW di Perumahan Sukamenak;
  7. Air Bersih Masih Dibutuhkan Meskipun di Perumahan;
  8. Jembatan Pasopati;
  9. Nasi Oseng Depan Stasiun Bandung;
  10. Siswi SMA Nyeberang Jalan;
  11. Sepasang Sejoli Naik Motor Erat-Erat;
  12. Anjing Dilarang Bermain Di Taman;
  13. Musisi Jalanan Bandung;
  14. Pasar (kaget) Buah-Buahan Sepanjang Jl. Otista;
  15. Tukang Mie Rebus Keliling;
  16. Zahra, The Little Cute Girl;

(ahmed fikreatif)

.:: Jika Saudara / i menyukai tulisan ini, maka sekarang Anda dapat memberikan apresiasi dengan ikut memberikan donasi / kontribusi finansial ala Blogger. Jika Saudara / i membenci sebagian atau keseluruhan tulisan ini pun saya tetap mempersilakan untuk ikut memberikan donasi. Namun, jika saudara / i tidak bersedia memberikan donasi, itu pun tidak mengapa… Caranya, silakan baca link berikut ini ( klik di sini..! ) ::.

Iklan

4 Tanggapan

  1. Nice posting sob…
    Lanjut terus …
    Ditunggu posting selanjutnya…
    Jangan lupa juga kunjungan balik ya…
    Dan kasi komennya ya di blog ane…

  2. sungguh sayang saat ini kondisi cibaduyut tidak seperti zaman dahulu..
    bisnis sepatunya mulai meredup..

  3. @Tips: Oke2..
    makasih

    @Annosmile: ya begitulah dunia..
    semua berputar seperti roda kata orang2…

  4. nice.. posting…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: