40 Harapanku di Tahun Baru


Terinspirasi dari seorang kawan, Fahmy Cashofa, meskipun sebelumnya sudah terpikirkan olehku, aku mencoba menuliskan harapan-harapanku yang kuharapkan bisa tercapai pada tahun 2010 ini. Sebuah kumpulan harapan yang muncul baik dari sebuah perencanaan dan usaha maupun hanya harapan yang muncul dari sebuah mimpi. Kata beberapa orang yang dikutip oleh sebuah syair lagu, “Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia” yang untuk itu kita harus “berlari tanpa lelah, sampai kita meraihnya”.

Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia

Berikut harapan-harapanku di tahun 1431 H – 2010 M

  1. Masih diberi kesempatan untuk hidup di dunia oleh Allah SWT;
  2. Mampu meningkatkan pengabdianku kepada-Nya;
  3. Diangkat sebagai pegawai tetap di kantorku;
  4. Media Dakwah Internet tempatku beraktivitas memiliki status legal Yayasan atau CV;
  5. Media Dakwah Internet tempatku beraktivitas mampu dikunjungi lebih dari 10 ribu pengunjung setiap hari;
  6. Media Dakwah Internet tempatku beraktivitas mampu memperoleh iklan sehingga mampu menyokong beban operasionalnya;
  7. Memiliki sebuah website toko online baik milik sendiri atau ramai-ramai sama temen;
  8. Beberapa artikelku diterjemahkan ke dalam bahasa Asing;
  9. Memperoleh kenalan baru seorang WNA Eropa atau AS yang sholih dan atau sholihah;
  10. Mampu Puasa Sunnah Senin – Kamis secara rutin kembali selama setahun;
  11. Mampu Puasa Sunnah 6 hari di bulan Syawal;
  12. Mampu Sholat Sunnah Dhuha secara rutin setiap pagi;
  13. Mampu Sholat Sunnah Tahajud secara rutin setiap malam;
  14. Mampu menjaga Sholat Subuh berjamaah di masjid / mushola secara rutin;
  15. Diberi kesempatan mengawali menulis biografi Ustadz Abu Bakar Ba’asyir;
  16. Diterbitkannya karya skripsiku (berjudul: Pandangan Hukum Islam Atas DPR di Indonesia) menjadi sebuah buku;
  17. Mampu membuat artikel-artikel dengan minimal rata-rata 1 artikel setiap pekan;
  18. Menyelesaikan 2 buah naskah judul buku untuk konsumsi pribadi;
  19. Diterima sebagai mahasiswa Pasca Sarjana Hukum Bisnis Universitas Indonesia;
  20. Memperoleh sertifikasi pelatihan hukum minimal 1 (ex. Legal Review, Legal Opinion, Legal Drafting, atau Legal Audit)
  21. Bertemu dengan Ramadhan dalam keadaan sehat dan sempurna lahir batin;
  22. Memperoleh Beasiswa selepas keterima menjadi mahasiswa pasca sarjana;
  23. Liburan Backpacking / Camping ke salah satu tempat ini : Kalikuning atau Karimunjawa
  24. Membeli Emas lantakan untuk investasi / tabungan sebagai awal membeli tanah;
  25. Memiliki satu orang anak asuh (seorang anak yang kubiayai pendidikannya);
  26. Menulis Biografi singkat seorang pakar bahasa Arab nomor satu Solo yang low profile mbah Mubarid;
  27. Masuk sebagai TOP BLOG di BOTD wordpress;
  28. Bertemu dan berbincang-bincang dengan ustadz Ihsan Tanjung;
  29. Bertemu dan berbincang-bincang dengan ustadz Daud Rasyid;
  30. Bertemu dan berbincang-bincang dengan ustadz Mashadi;
  31. Bertemu dan berbincang-bincang dengan ustadz Zain an Najah (lagi);
  32. Bertemu dan berbincang-bincang dengan Effie Sulistijowatie
  33. Mampu membaca 20 judul buku dari awal sampai akhir;
  34. Bikin Blog khusus bahasa Inggris;
  35. Bertemu dengan kawan-kawan SD sekelas meskipun hanya di dunia maya;
  36. Bertemu dengan kawan-kawan SMP sekelas meskipun hanya di dunia maya;
  37. Bertemu dengan kawan-kawan SMA sekelas meskipun hanya di dunia maya;
  38. Memperoleh penghasilan rata-rata 5 juta per bulan secara rutin;
  39. Selalu Berangkat ke Kantor tanpa terlambat sepanjang tahun (minimal terlambat / absen tidak lebih dari 13 hari);
  40. Pulang ke Solo minimal 6 kali dalam setahun;

Diantara 40 harapan atau mimpiku tersebut di atas, kuharapkan bisa terwujud keseluruhannya. Namun manusia boleh berencana sedangkan Allah SWT lah yang lebih tahu apa yang paling baik dan terbaik bagi saya. Harapan hanyalah sebuah harapan jika tanpa diiringi sebuah usaha (ikhtiar) dan doa (tawakkal).

Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah bersabda: “Selemah-lemahnya manusia adalah orang lemah (jarang) berdo’a dan sebakhilbakhilnya manusia adalah orang yang bakhil dalam mengucapkan salam.” HR.Ibnu Hibban no: 1939, kitab Ad-Do’a, bab man Ajaza Fiddua dan dishahihkan oleh Syeikh al Albani di Shahih al Jami’: 1044.

“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia”. Ar Ra’du:11

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” Al Hasyr:18

(Ahmed Fikreatif)

Iklan

3 Tanggapan

  1. moga harapan2nya terwujud…
    Smangat!!!

  2. inilah fikri..

  3. semoga semua harapannya di Ijabah oleh Allah SWT.
    Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: