Brambang Asem, Makanan Tradisional Murah Meriah dari Solo


Brambang Asem, demikian orang Solo menyebutnya. Makanan khas Solo ini sepertinya telah langka dijumpai di Solo, terlebih di kawasan perkotaannya. Mungkin hanya di pedesaan-pedesaan di sekitar Solo yang masih banyak menjual makanan murah yang mak nyus ini.

Kusebut murah meriah karena memang ketika SD aku masih bisa memperoleh masakan mak nyus itu seharga Rp. 25,- meskipun beberapa waktu kemudian dinaikkan oleh simbok yang jualan seharga Rp. 50,-. Harga Rp. 50,- ketika itu seharga dengan satu kantong plastik es lilin yang dijual di warung depan SD NDM (kebetulan yang jualan simbah-ku).

Saking langkanya, mungkin anak-anak SD sekarang sudah tidak tahu wujud Brambang Asem. Sebenarnya, makanan ini sangat sederhana. Bahan utama Brambang Asem adalah daun ketela rambat –bukan ubi / ketela pohon- yang direbus (kalau ada yang berpendapat daun kangkung salah. Kecuali yang ia beli ketika itu adalah daun kangkung), cabe, bawang merah, gula jawa, dan biji asem.

Bahan cabe, bawang merah, gula jawa, dan biji asem dimaksudkan untuk membikin sambal yang menjadi inti citarasa Brambang Asem. Kalau boleh dibilang, sambel itulah yang menjadi daya tarik dan ruh makanan ini. Bahan-bahan tadi dicampur dan di-uleg (baca: diblender gitu aja lah agar jadi sambal).

Selanjutnya, diletakkan di atas pincuk (tempat makanan terbuat dari daun pisang yang dirangkai sedemikian rupa) sebagai piringnya ketela rambat yang telah direbus sebelumnya itu ditaburi sambal brambang asem yang telah dibikin. Kurang lengkap jika masakan itu tanpa ditemani Tempe Gembus (adonan makanan dari ampas tahu), sebagai penetralisir rasa pedas yang kemungkinan muncul setelah memakan Brambang Asem. Kalau aku, selain tempe gembus, biasanya juga minta ditambah dengan karak (sejenis kerupuk yang dibuat dari nasi / beras).

Brambang Asem yang enak dan mak nyus bagiku adalah yang bikin tubuh gembrobyos karena rasa pedasnya yang khas dengan rasa asem dan sedikit manis. Waktu di tinggal di Kauman, Brambang Asem yang enak dijual di warung mbok Mis. Warung mbok Mis sendiri terletak dekat dari rumah batik Gunawan Setiawan (lihat lokasinya di gambar ini, klik di sini). Dari Batik Gunawan Setiawan penjenengan ke selatan hingga ada pertigaan lalu belok ke kanan / arah barat. Sekitar 50 meter ada warung mbok Mis yang menjual Brambang Asem dan Kolak Pisang.

Dengan perkembangan zaman yang masif bergerak serta banyak bermunculannya makanan-makanan modern ala mall, pedagang Brambang Asem sudah jarang ditemui di pusat-pusat kota Solo. Konon menurut kabar tetangga sebelah (link detik), di Pasar Gedhe depan Balaikota Surakarta (Solo) masih ada simbok yang jual Brambang Asem.

Kini, harga sepincuk (satu bungkus hidangan) Brambang Asem dihargai Rp. 2000,-. Secara perhitungan memang tidak semurah waktu aku sering membelinya kala duduk di SD. Hanya saja, harga Rp. 2.000,- kurasa bukan harga yang terlalu mahal mengingat langkanya makanan ini sekaligus penghargaan kepada simbok pelestari makanan halal murah meriah dan menyehatkan ini. Bagi kawan-kawan yang mau mampir di Solo, monggo dicicipi makanan mak nyus ini. (ahmedfikreatif)

Iklan

19 Tanggapan

  1. wadhuh…dados ngiler mas, kangen kalih gemrobyose bibar maem brambang asem. salam kenal nggih

  2. hahahahaha…
    sami, kulo nggih ngeraosaken mekaten.
    nopo malih sak punika sampun susah pados Brambang Asem ingkang eco.

    nopo malih sak punika kula wonten Ibukota.
    hmmm, kangen Solo…

  3. hmmmm….asem, pedes……makanan kesukaan tuh, kayaknya nikmat banget brambang asemnya, kalo di jkt hampir sama seperti rujak kangkung kali ya…..

    • @Bidadari: iya kali… aku lum pernah makan tuh Rujak Kangkung. Mungkin bedanya kalo d solo pakai daun ketela kalao di Jkt pakai kangkung..

  4. Wah , saya ndak ngerti bahasa Solonya nih , walau sudah 1 tahun di Solo karena ‘main’nya cuma rumah – maktab – rumah … tapi saat perut sedang terasa tidak enak , tampaknya makanan ini ngundang selera betul !

  5. Pingiiiiiiin… pamer ah… :-p

    • mbak QqCakep, kalao ada WP or Blogspot linknya di taruh itu aja..
      kalo MP, kurang terkesan blog…

  6. ih wau….jdi kepngen nih,,encos gandos,,lezatosssssssssss

  7. Waahh… ane suka neh ama brambang asem!! Baru sadar ternyata udah lama juga kagak melahap niy masakan! Soalnya kadang ni perut kagak kuat nahan pedesnya! Tapi, beneran!! Maknyuss…. 😀
    hmm… jd pengen!

  8. @ Ratna + Ninikhurhayati = yaudah to… tinggal beli aja….. enak to ? murah to?

  9. enak tenaaan brambang asem apalagi di tambah tempe bacem gemboss tempati di pasar klewer

    • pasar klewer???
      sebelah ndi ne??

  10. Brambang asem emang wuenakkk tenan….

    • oh ya??
      pernah nikmati po mbak fitri???

  11. wah dadi kelingan jamane neng Solo

  12. ijin co-pas gambar garang asemnya di :
    http://maskurmambangblog.wordpress.com/2010/11/17/antara-garang-asem-sayur-asem-asem-asem-dan-brambang%C2%A0asem/

  13. njih mas dados ngeces mas kulo

  14. di karanganyar dekat surakarta,. masih ada kok mas,., harganya cuma 500-1000,., itu di desaku mas,.,
    bumbunya masih kurang 1 yakni trasiii

  15. Brambang asem memang lezat mas, bisa juga loh dibikin sendiri di rumah…
    Ini contoh resep membuat brambang asem khas kota solo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: