Main Mercon

Mercon

Mercon

Main Mercon

Main mercon atau petasan. Jika datang bulan Ramadhan, permainan ini tidak mungkin kulewatkan begitu saja. Tak hanya aku, kawan-kawan sebayaku dulu saat aku masih usia-usia SD, juga demikian. Sebuah permainan yang secara umum hanya populer pada saat bulan Ramadhan saja. Setelah bulan Ramadhan, permainan ini seperti langsung kehilangan ruh-nya.

Peringatan orangtua atau larangan guru sekolah serta adanya informasi orang-orang yang terluka saat main mercon di koran-koran tak menyurutkan nyali kami bermain mercon. Bahkan terkadang berita-berita di koran tentang mercon yang memakan korban justru menjadi tantangan kami untuk menaklukkannya. Bukan lelaki jika tak berani bermain mercon. Kira-kira demikian ledekan diantara sesama anak laki-laki jika ada yang tidak berani bermain mercon. Terprovokasi oleh kata-kata itu, aku pun terpancing untuk menjadi seorang ‘Lelaki Sejati yang Pemberani’ untuk menaklukkan mercon. Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 98 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: