Kojom

KOJOM

Ini adalah beberapa hasil potretan-ku di berbagai kota saat jalan-jalan keliling. Temanya kukasih judul KOJOM. Bagi orang Jogja atau Malang, istilah KOJOM sudah pasti familiar. Setahuku istilah yang populer di dunia maya ini berawal dari bahasa gaul walikan khas kota Ngalam atau Jogja yang terbiasa dengan ukoro-ukoro alias kata-kata DIBOLAK-BALIK. So, sudah tahu dong arti “KOJOM” ? Yupz, bener sekali. KOJOM artinya MOJOK. Masih banyak istilah-istilah yang populer dari model bahasa gaul walikan ala Ngalam dan Jogja.

Khusus walikan khas Jogja, agak lebih sulit membuatnya karena berkaitan dengan aksara Jawa (Jowo). Bahasa telik sandi di zaman perang kemerdekaan yang kemudian justru populer di kalangan anak muda Jogja antara lain DAB yang berarti MAS dan DAGADU yang berarti MATAMU. Istilah yang terakhir, DAGADU, bahkan menjadi merek dagang kaos oblong terkenal aseli Jogja yang penuh tulisan dan pesan kocak, unik, menggelikan dan penuh makna.

Kembali kepada aktivitas KOJOM sesuai judul di atas, istilah ini kemudian dalam perkembangannya menjadi populer di dunia per-chatungan. Pada saat itu chatting terkenal dengan MIRC. Kegiatan obrolan (chatting) berduaan di MIRC itulah yang kemudian disebut dengan istilah KOJOM. Dalam perkembangannya, istilah KOJOM semakin populer hingga banyak digunakan dalam dunia persilatan maya. Jadi, istilah KOJOM atau KOJOM-an (diberi akhiran -an) pada sejarahnya -setahu penulis- berawal dari bahasa gaul tongkrongan jaka-dara JogjaJaya (eh Jogjakarta maksudnya) yang kemudian berkembang di komunitas maya MIRC pada channel #Yogyakarta. Dan setelah perkembangan dunia internet yang mengglobal, istilah KOJOM pun ikut pula mengglobal hingga ke seluruh Indonesia bahkan dunia (halah, mulai deh lebay..). Salut deh buat jaka-dara Jogja atas sumbangsih kosakatanya.

Nah, berbicara tentang kegiatan KOJOM dalam makna yang sebenarnya, kali ini aku ingin berbagi foto hasil bidikan kameraku kepada seluruh jaka-dara, bloggerwan-bloggerwati, serta semua orang yang ada di dunia maya. Berikut beberapa lembar potret aktivitas KOJOM yang berhasil kubidik dalam beberapa waktu lalu: Baca lebih lanjut

Sobat, Apa Salahku, Sehingga Kau Belum Memaafkanku ?

Postingan kali ini benar-benar out of topic [OOT] dari posting-posting biasanya. Kali ini aku ingin curhat. (ceilee-kaya cewek aja,, Biarin !!) :D. Persoalanku kali ini perihal pecahnya persahabatan antara aku dengan seorang ikhwan sebut saja bernama Fulan. Aku sendiri tidak mengerti dengan bekunya komunikasi diantara kami selama kurang lebih 3 tahun. Dan apa yang menjadi kesalahan besarku sehingga aku sama sekali tidak pernah punya kesempatan untuk memperbaikinya atau sekedar bertanya apa sih salahku..?

Sebelumnya, kami berdua dan beberapa kawan ikhwan-akhwat lainnya [terutama angkatan 2003] cukup akrab berkawan dan ber’saudara’ dalam sebuah keluarga besar Syiar Kegiatan Islam Fakultas Sastra dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret (SKI FSSR UNS). Suka, duka, dan canda bersama-sama menjadi konsumsi kami setiap kali berkumpul di sekretariat SKI FSSR UNS. Saat menjadi anggota biasa, setiap kegiatan dauroh dan marhalah-marhalah yang diadakan SKI pun hampir selalu kami ikuti bersama-sama untuk semakin memperkuat rasa persaudaran itu. Sebuah persaudaran yang benar-benar dibungkus dalam bingkai fitrah Islami. Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 96 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: