Permainan ini dinamakan Kethek Menek mungkin karena dalam permainan ini, peserta yang dikejar oleh si penjaga harus naik (JW: menek) di pohon atau tiang seperti kethek alias kera yang sedang manjat pohon.
Permainan Kethek Menek ini biasanya dimainkan oleh banyak anak. Semakin banyak anak akan lebih seru. Seperti biasa, pemilihan si penjaga yang bertugas mengejar nantinya ditentukan melalui undian hompimpa dan pingsut. (more…)
Filed under: Ahmed Fikreatif, Sosial Budaya | Ditandai: 1990an, Ahmed Fikreatif, Bedhil Doblis, Bekelan, Dakon, Delikan, Dolanan, Donal bebek, Donal Bebek Mundur Satu Langkah, Engklek, Gambar, Game Watch, Gatekan, Gimbot, Gobak Sodor, Kelereng, Kepyok, Ketapel, Mercon, Neker, Oncoran, Petak Umpet, Pistol Doblis, Plintheng, Remi, Solo, Tamiya, Tetris, Tulup-Tulupan | 4 Komentar »









