<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>“sometimes words are much sharper than swords”</title>
	<atom:link href="http://ahmedfikreatif.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ahmedfikreatif.wordpress.com</link>
	<description>“sometimes words are much sharper than swords”</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 May 2013 01:44:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ahmedfikreatif.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/15b1179ad94355ab08205d3245ec9252?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>“sometimes words are much sharper than swords”</title>
		<link>http://ahmedfikreatif.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ahmedfikreatif.wordpress.com/osd.xml" title="“sometimes words are much sharper than swords”" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Mengenal Sisi Lain Juru Bicara KPK, Johan Budi</title>
		<link>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2013/05/17/mengenal-sisi-lain-juru-bicara-kpk-johan-budi/</link>
		<comments>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2013/05/17/mengenal-sisi-lain-juru-bicara-kpk-johan-budi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 03:53:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Goda-Gado</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ahmed Fikreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Biodata Johan Budi]]></category>
		<category><![CDATA[Biografi Johan Budi]]></category>
		<category><![CDATA[Fahri Hamzah]]></category>
		<category><![CDATA[Johan Budi]]></category>
		<category><![CDATA[Johan Budi Tempo]]></category>
		<category><![CDATA[Jubri KPK]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Mengenal Sisi Lain Juru Bicara KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Siapa Johan Budi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmedfikreatif.wordpress.com/?p=4290</guid>
		<description><![CDATA[Anda mencari biodata atau biografi tentang Johan Budi SP di Google tapi tidak menemukan jejaknya? Apakah jangan-jangan Johan Budi seorang agen, intelijen, atau spion yang punya koneksi kuat dengan orang-orang kuat negeri ini sehingga bisa meminta mereka menghapuskan jejak-jejaknya dari dunia maya? Saya rasa itu hal yang biasa. Barangkali kita belum maksimal dalam mencari tahu [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmedfikreatif.wordpress.com&#038;blog=9864469&#038;post=4290&#038;subd=ahmedfikreatif&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_4291" class="wp-caption aligncenter" style="width: 475px"><a href="http://ahmedfikreatif.files.wordpress.com/2013/05/johan-budi.jpg"><img class="size-full wp-image-4291" alt="Johan Budi" src="http://ahmedfikreatif.files.wordpress.com/2013/05/johan-budi.jpg?w=468"   /></a><p class="wp-caption-text">Johan Budi</p></div>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Anda mencari biodata atau biografi tentang Johan Budi SP di Google tapi tidak menemukan jejaknya? Apakah jangan-jangan Johan Budi seorang agen, intelijen, atau spion yang punya koneksi kuat dengan orang-orang kuat negeri ini sehingga bisa meminta mereka menghapuskan jejak-jejaknya dari dunia maya?<span id="more-4290"></span> </span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Saya rasa itu hal yang biasa. Barangkali kita belum maksimal dalam mencari tahu suatu informasi melalui Google. Atau justru kita terlalu diperbudak oleh Google sehingga hanya karena Google tidak mampu menemukan jejak latar belakang Johan Budi, lantas kita menyerah begitu saja? Tentu saja tidak. Kita manusia yang diberikan anugerah Allah SWT berupa otak yang potensial. Otak kita jauh memiliki potensi lebih hebat dibanding Google. Kecuali jika Anda berpikir sebaliknya. Maka tinggal katakan saja &#8216;sayonara&#8217; untuk otak kita.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Sulitnya penemuan jejak Johan Budi di Google memicu sebagian orang untuk menebak-nebak dan menduga-duga. Berdasarkan pantauan saya di linimasa dan dunia maya secara umum, tak sedikit yang memelesetkan inisial JB dengan sebutan yang buruk. Setidaknya menurut saya. Ada yang memelesetkan Johan Budi dengan Johan Blo&#8217;on, Johan Bodoh, Johan Bisu, Johan Belagu, Johan Babak Belur, dan lain-lain. Lebih mirisnya, sebutan itu keluar dari saudara-saudara saya yang secara <i>dzohir</i> agamis. Lebih parah, ada beberapa orang yang sampai menyebut Johab Budi sebagai agen intelijen.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Saya tidak persoalkan tentang apakah dia agen intelijen atau tidaknya. Itu di luar kemampuan saya. Tapi yang saya persoalkan, ada yang menyebut Johan sebagai agen hanya berdasarkan terkaan dan perkiraannya karena jejak Johan tidak terdeteksi oleh Google. Bagi saya, ini pernyataan paling &#8216;maksa&#8217; yang saya baca. Takutnya, hal itu bisa menimbulkan fitnah di masyarakat. Perlu diingatkan kepadanya untuk <i>tabayun </i>terlebih dahulu. He3x.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Johan Budi menjadi <i>trending topic </i>pembicaraan di kalangan masyarakat setelah salah seorang petinggi Partai nasional dan juga anggota DPR RI, Fahri Hamzah, &#8216;menantangnya&#8217;. Berawal dari kasus dugaan korupsi daging yang menyeret nama LHI, entah mengapa sampai menjadi perseteruan antara Johan Budi dan Fahri Hamzah yang mencapai puncaknya di debat Indonesia Lawyer Club (ILC) TV ONE.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Saya ingin cerita sedikit tentang Johan Budi dari informasi yang saya peroleh dari seorang jurnalis cukup senior, mas Hanibal Wijayanta. Harapan saya, setelah kita sedikit tahu tentang <i>&#8216;track record&#8217;</i> Johan Budi, kita bisa lebih adil dalam menilai sosoknya. </span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Pertama, ada yg mempertanyakan ke mana Jurubicara KPK yang alot, ulet dan dingin ini pd tahun 1998 dimana pergolakan reformasi mencapai puncaknya pada bulan Mei. Ratusan ribu mahasiswa turun ke jalan menuntut reformasi dan diakhirinya orde baru. Sebagian orang kemudian mempertanyakan dimana Johan Budi pada saat itu seolah perannya tidak ada dalam reformasi. Pada tahun 1998, Johan Budi saat itu sudah menjadi wartawan di FORUM Keadilan. Karena sudah menjadi wartawan, partisipasinya dalam reformasi tentunya tidak dalam wujud demonstrasi, tetapi pada pemberitaan.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Sebelum menjadi wartawan di FORUM Keadilan, Johan Budi bekerja di sebuah perusahaan petrokimia, sesuai dengan jurusannya saat kuliah di UI. Ya, Johan Budi &#8216;anak&#8217; alumni Teknik Gas &amp; Kimia Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Silakan dikroscek ke almamaternya kalau kiranya ingin di-<i>tabayun</i>-kan. </span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Johan memulai karier sebagai wartawan, 2 setelah mas Hanibal di FORUM Keadilan. Johan kemudian pindah ke Tempo sebelum mas Hanibal. Saat mas Hanibal bergabung di Tempo tahun 2000, ia diamanahi untuk memimpin Tempo Interaktif sebagai embrio Tempo News Room. Sementara Johan Budi diamanahi sebagai Kepala Biro Jakarta di Majalah Tempo.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Selanjutnya saat Koran Tempo dibentuk, mas Hanibal dipercaya menjadi Redaktur Bidang Nasional, sementara Johan Budi menggantikan mas Hanibal sebagai Kepala Tempo News Room.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Kemudian saat mas Hanibal mendapat tugas belajar ke Australia pada tahun 2003, Johan Budi lah yang mengantikan mas Hanibal sebagai Redaktur Bidang Nasional. Namun tak lama setelah mas Hanibal pulang dari Australia, ternyata Johan sudah bergabung ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Tentang hijrahnya Johan Budi ke KPK ini, ada pembicaraan menarik antara Johan dengan salah seorang rekannya yang kini menjadi editor di Tempo. Mereka berbicara tentang independensi jurnalis &amp; komitmen pemberantasan korupsi. Pada saat itu, Johan menyebut beberapa kalimat menarik.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;">“<span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Menulis pemberantasan korupsi itu jg jihad. Tapi kalau harus memilih, saya memilih berjihad atas korupsi secara langsung di KPK. Bentuk &amp; cara bisa lain, tapi tujuannya sama,” kata editor Tempo itu mengulang kembali pesan pembicaraannya dengan Johan Budi beberapa tahun silam.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;"><b>Johan Budi &amp; Halaqoh Tarbiyah</b></span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Saat menjadi staf redaksi mas Hanibal di Forum Keadilan, Johan Budi pernah bercerita kalau saat kuliah dia sering ikut <i>liqo<a href="#sdfootnote1sym" name="sdfootnote1anc"><sup>1</sup></a></i> <i>(halaqoh)</i> &amp; kajian-kajian di Jamaah Tarbiyah. Namun karena kesibukannya sebagai wartawan, Johan Budi kemudian mengaku agak jarang &#8220;ngaji&#8221; di Tarbiyah<a href="#sdfootnote2sym" name="sdfootnote2anc"><sup>2</sup></a>.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Selama bergaul dg mas Hanibal, menurut mas Hanibal, Johan Budi tergolong wartawan yang memiliki keberpihakan pemberitaan kepada Islam, terutama Jamaah Tarbiyah.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Di Tempo yang punya budaya sekuler kuat, Johan Budi merupakan salah satu wartawan yang tidak pernah lupa shalat lima waktu.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;">“<span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Yang jelas Johan sering makmum sama aku. Malah waktu awal-awal di Forum Keadilan dulu jidatnya masih item loh,” kata mas Hanibal melalui pesan di status Facebook-nya.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Sifat-sifat &amp; proses Tarbiyah Johan Budi itupun diamini salah seorang rekannya di FT UI yang sekarang sudah menjadi Guru Besar di UI, Prof. Dr. Misri Gozan.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Menurut seorang Editor di Tempo, Johan Budi ia kategorikan sebagai orang yang bijak dan hati-hati.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;">“<span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Johan orang yang <i>prudent</i>. Kami bekerja satu tim di Forum Keadilan dan Tempo hingga ia memutuskan berjihad melawan korupsi melalui KPK,” kata editor Tempo, Niniel Wda di akun Facebook-nya.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;">“<span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Ia banyak bercerita di masa di UI dan jamaahnya. Termasuk menemukan istrinya di jamaah itu,” tambahnya.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Sedangkan kata temannya yang lain di Tempo yang sekarang sudah menjadi CEO PT. Skyworx, Betley Heru Susanto, Johan Budi dianggap wartawan yang tulisannya dilandasi kemampuan riset yang dalam.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Dan menurut mas Hanibal, gaya Johan Budi yang alot, ulet, dan dingin saat mewawancarai narasumber, dianggapnya cukup tepat dengan posisinya sekarang sebagai juru bicara KPK. Mas Hanibal mengakui bahwa Johan adalah wartawan yang cukup kritis, dengan gaya wawancara yang alot, &amp; dengan tulisan yang cukup baik. </span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Demikianlah kiranya diantara Johan Budi &amp; Fahri Hamzah boleh dibilang punya titik persinggungan pada akar yang sama, Tarbiyah. Jika ada personal friksi, bukankah <i>ishlah </i>lebih baik sesama Muslim?</span></span></span></p>
<p><em><span style="color:#000000;">“<span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Wahai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu menjadi orang-orang yang selalu menegakkan kebenaran karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum membuatmu tidak berlaku adil. Berbuat adillah karena ia lebih mendekati ketakwaan. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” </span></span></span></em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="color:#000000;">(QS. Al Ma’idah: 8)<a href="#sdfootnote3sym" name="sdfootnote3anc"><sup>3</sup></a></span></span></span></p>
<h3><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;">Sumber Bacaan:</span></span></h3>
<ul>
<li><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;"><b><a href="http://muslimdaily.net/berita/internasional/universitas-harvard-jadikan-al-quran-pedoman-keadilan.html#.UZWrf6Kmi4k">Universitas Harvard Jadikan Al Quran Pedoman Keadilan</a> </b></span></span></span></li>
<li><a href="http://chirpstory.com/li/78844"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;"><span style="text-decoration:underline;"><b>Mengulas Sisi Lain Johan Budi &amp; Fahri Hamzah di mata al Akh Hanibal Wijayanta</b></span></span></span></span></a></li>
<li><a href="http://www.facebook.com/hanibal.wijayanta"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Georgia, serif;"><span style="font-size:medium;"><span style="text-decoration:underline;"><b>Facebook Hanibal Wijayanta</b></span></span></span></span></a></li>
</ul>
<div id="sdfootnote1">
<p><a href="#sdfootnote1anc" name="sdfootnote1sym">1</a>Liqo&#8217; biasanya diartikan dengan sebuah kegiatan pengajian atau pengkajian agama Islam secara terbatas dalam kelompok-kelompok kecil yang berisi beberapa orang.</p>
</div>
<div id="sdfootnote2">
<p><a href="#sdfootnote2anc" name="sdfootnote2sym">2</a>Jamaah Tarbiyah merupakan sebutan untuk kelompok atau komunitas muslim yang berdiri kisaran tahun 1980an dan kemudian membidani lahir dan berdirinya Partai Keadilan pasca reformasi sebelum kemudian berganti menjadi Partai Keadilan Sejahtera.</p>
</div>
<div id="sdfootnote3">
<p><a href="#sdfootnote3anc" name="sdfootnote3sym">3</a><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Ayat al Quran ini dijadikan sebagai pedoman keadilan di Universitas Harvard. Baca: <a href="http://muslimdaily.net/berita/internasional/universitas-harvard-jadikan-al-quran-pedoman-keadilan.html#.UZWrf6Kmi4k">Universitas Harvard Jadikan Al Quran Pedoman Keadilan</a></span></span></p>
</div>
<div id="sdfootnote2">
<p><a href="https://ahmedfikreatif.wordpress.com/2011/01/02/2010/12/26/2010/12/24/2010/12/21/2010/12/19/2010/12/08/2010/12/04/about" target="_blank">Ahmed Fikreatif</a></p>
<blockquote>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><strong>“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”</strong></span></p>
</blockquote>
</div>
<br />Filed under: <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/ahmed-fikreatif/'>Ahmed Fikreatif</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/tokoh/'>Tokoh</a> Tagged: <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/biodata-johan-budi/'>Biodata Johan Budi</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/biografi-johan-budi/'>Biografi Johan Budi</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/fahri-hamzah/'>Fahri Hamzah</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/johan-budi/'>Johan Budi</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/johan-budi-tempo/'>Johan Budi Tempo</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/jubri-kpk/'>Jubri KPK</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/kpk/'>KPK</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/mengenal-sisi-lain-juru-bicara-kpk/'>Mengenal Sisi Lain Juru Bicara KPK</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/siapa-johan-budi/'>Siapa Johan Budi</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmedfikreatif.wordpress.com/4290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmedfikreatif.wordpress.com/4290/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmedfikreatif.wordpress.com&#038;blog=9864469&#038;post=4290&#038;subd=ahmedfikreatif&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2013/05/17/mengenal-sisi-lain-juru-bicara-kpk-johan-budi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/f45ba74d9e84ee3074f509518251ad3f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Goda-Gado</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmedfikreatif.files.wordpress.com/2013/05/johan-budi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Johan Budi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ikrar Sumpah Pemuda Indonesia ala Pegiat #IndonesiaTanpaJIL Solo</title>
		<link>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/10/29/ikrar-sumpah-pemuda-indonesia-ala-pegiat-indonesiatanpajil-solo/</link>
		<comments>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/10/29/ikrar-sumpah-pemuda-indonesia-ala-pegiat-indonesiatanpajil-solo/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Oct 2012 07:08:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Goda-Gado</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ahmed Fikreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Citizen Journalism]]></category>
		<category><![CDATA[#IndonesiaTanpaJIL]]></category>
		<category><![CDATA[Bunyi Sumpah Pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[Fikreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Ikrar Sumpah Pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[IKRAR SUMPAH PEMUDA INDONESIA ala PEGIAT #IndonesiaTanpaJIL Solo]]></category>
		<category><![CDATA[Isi Sumpah Pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[Sumpah Pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[Sumpah Pemuda #IndonesiaTanpaJIL]]></category>
		<category><![CDATA[Sumpah Pemuda Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sumpah Pemuda Indonesia Tanpa JIL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmedfikreatif.wordpress.com/?p=4287</guid>
		<description><![CDATA[IKRAR PEMUDA &#38; PEMUDI INDONESIA TANPA JIL KAMI PEMUDA DAN PEMUDI INDONESIA MENJUNJUNG TINGGI NILAI-NILAI AGAMA. KAMI PEMUDA DAN PEMUDI INDONESIA MENOLAK SEGALA BENTUK PENISTAAN AGAMA. KAMI PEMUDA DAN PEMUDI INDONESIA MENOLAK LIBERALISASI AGAMA. KAMI PEMUDA DAN PEMUDI INDONESIA MENOLAK PEMAHAMAN SEKULERISME, LIBERALISASI DAN PLURALISME. SEGALA BENTUK PEMAHAMAN YANG BERTENTANGAN DENGAN AGAMA, AKAN KAMI LAWAN. [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmedfikreatif.wordpress.com&#038;blog=9864469&#038;post=4287&#038;subd=ahmedfikreatif&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><a href="http://muslimdaily.net/file/ikrar%20sumpah%20pemuda%20Indonesia%20Tanpa%20JIL.jpg"><img title="Teks Sumpah Pemuda ala #IndonesiaTanpaJIL" alt="Teks Sumpah Pemuda ala #IndonesiaTanpaJIL" src="http://muslimdaily.net/file/ikrar%20sumpah%20pemuda%20Indonesia%20Tanpa%20JIL.jpg" height="533" width="400" /></a><p class="wp-caption-text">Teks Sumpah Pemuda ala #IndonesiaTanpaJIL</p></div>
<p>IKRAR PEMUDA &amp; PEMUDI INDONESIA TANPA JIL<span id="more-4287"></span></p>
<p>KAMI PEMUDA DAN PEMUDI INDONESIA MENJUNJUNG TINGGI NILAI-NILAI AGAMA.</p>
<p>KAMI PEMUDA DAN PEMUDI INDONESIA MENOLAK SEGALA BENTUK PENISTAAN AGAMA.</p>
<p>KAMI PEMUDA DAN PEMUDI INDONESIA MENOLAK LIBERALISASI AGAMA.</p>
<p>KAMI PEMUDA DAN PEMUDI INDONESIA MENOLAK PEMAHAMAN SEKULERISME, LIBERALISASI DAN PLURALISME.</p>
<p>SEGALA BENTUK PEMAHAMAN YANG BERTENTANGAN DENGAN AGAMA, AKAN KAMI LAWAN.</p>
<p>PEMIKIRAN DENGAN PEMIKIRAN.<br />
PEMAHAMAN DAN PEMAHAMAN.<br />
IDEOLOGI DENGAN IDEOLOGI.</p>
<p>Surakarta, 28 Oktober 2012</p>
<p>Atas Nama Pemuda dan Pemudi Indoesia</p>
<p style="text-align:center;"><span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='468' height='294' src='http://www.youtube.com/embed/vV0yhflFHb8?version=3&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;showinfo=1&#038;iv_load_policy=1&#038;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span></p>
<p><a href="http://ahmedfikreatif.wordpress.com/about" target="_blank">Ahmed Fikreatif</a></p>
<blockquote>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><strong>“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”</strong></span></p>
</blockquote>
<br />Filed under: <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/ahmed-fikreatif/'>Ahmed Fikreatif</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/citizen-journalism/'>Citizen Journalism</a> Tagged: <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/indonesiatanpajil/'>#IndonesiaTanpaJIL</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/bunyi-sumpah-pemuda/'>Bunyi Sumpah Pemuda</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/fikreatif/'>Fikreatif</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/ikrar-sumpah-pemuda/'>Ikrar Sumpah Pemuda</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/ikrar-sumpah-pemuda-indonesia-ala-pegiat-indonesiatanpajil-solo/'>IKRAR SUMPAH PEMUDA INDONESIA ala PEGIAT #IndonesiaTanpaJIL Solo</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/isi-sumpah-pemuda/'>Isi Sumpah Pemuda</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/sumpah-pemuda/'>Sumpah Pemuda</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/sumpah-pemuda-indonesiatanpajil/'>Sumpah Pemuda #IndonesiaTanpaJIL</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/sumpah-pemuda-indonesia/'>Sumpah Pemuda Indonesia</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/sumpah-pemuda-indonesia-tanpa-jil/'>Sumpah Pemuda Indonesia Tanpa JIL</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmedfikreatif.wordpress.com/4287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmedfikreatif.wordpress.com/4287/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmedfikreatif.wordpress.com&#038;blog=9864469&#038;post=4287&#038;subd=ahmedfikreatif&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/10/29/ikrar-sumpah-pemuda-indonesia-ala-pegiat-indonesiatanpajil-solo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/f45ba74d9e84ee3074f509518251ad3f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Goda-Gado</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muslimdaily.net/file/ikrar%20sumpah%20pemuda%20Indonesia%20Tanpa%20JIL.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teks Sumpah Pemuda ala #IndonesiaTanpaJIL</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Benarkah Petugas Pajak Tempatnya Di Neraka?</title>
		<link>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/10/11/benarkah-petugas-pajak-tempatnya-di-neraka/</link>
		<comments>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/10/11/benarkah-petugas-pajak-tempatnya-di-neraka/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Oct 2012 14:41:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Goda-Gado</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ahmed Fikreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Kata Dalam Kamera]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Diary]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Gayus]]></category>
		<category><![CDATA[Hadis Nabi Tentang Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Kantor Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Nasehat Untuk Pemungut Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak & Neraka]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Pertambahan Nilai]]></category>
		<category><![CDATA[PBB]]></category>
		<category><![CDATA[Pemungut Pajak Di Neraka]]></category>
		<category><![CDATA[Penarik Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Petugs Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[PPh]]></category>
		<category><![CDATA[PPN]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Wajib Pajak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmedfikreatif.wordpress.com/?p=4282</guid>
		<description><![CDATA[Benarkah Petugas Pajak Tempatnya Di Neraka? &#8220;Sesungguhnya, pelaku/pemungut pajak (diadzab) di neraka.&#8221; (HR Ahmad 4/109, Abu Dawud kitab Al-Imarah : 7) &#8220;Seandainya penduduk suatu negeri mau beriman dan beramal shalih, niscaya Kami limpahkan kepada merka berkah (kebaikan yang melimpah) baik dari langit atau dari bumi, tetapi mereka mendustakan (tidak mau beriman dan beramal shalih), maka [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmedfikreatif.wordpress.com&#038;blog=9864469&#038;post=4282&#038;subd=ahmedfikreatif&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_4283" class="wp-caption aligncenter" style="width: 478px"><a href="http://ahmedfikreatif.files.wordpress.com/2012/10/pegawai-pajak-di-neraka.jpg"><img class="size-full wp-image-4283" title="Pegawai Pajak di Neraka?" alt="Pegawai Pajak di Neraka?" src="http://ahmedfikreatif.files.wordpress.com/2012/10/pegawai-pajak-di-neraka.jpg?w=468&#038;h=468" height="468" width="468" /></a><p class="wp-caption-text">Pegawai Pajak di Neraka?</p></div>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#000000;">Benarkah Petugas Pajak Tempatnya Di Neraka?</span></p>
<p><span style="color:#000000;">&#8220;Sesungguhnya, pelaku/pemungut pajak (diadzab) di neraka.&#8221; (HR Ahmad 4/109, Abu Dawud</span><br />
<span style="color:#000000;">kitab Al-Imarah : 7)<span id="more-4282"></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;">&#8220;Seandainya penduduk suatu negeri mau beriman dan beramal shalih, niscaya Kami limpahkan kepada merka berkah (kebaikan yang melimpah) baik dari langit atau dari bumi, tetapi mereka mendustakan (tidak mau beriman dan beramal shalih), maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.&#8221; (QS. Al-A’raf : 96)</span></p>
<p><a href="http://ahmedfikreatif.wordpress.com/about" target="_blank">Ahmed Fikreatif</a></p>
<blockquote>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><strong>“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”</strong></span></p>
</blockquote>
<br />Filed under: <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/ahmed-fikreatif/'>Ahmed Fikreatif</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/kata-dalam-kamera/'>Kata Dalam Kamera</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a> Tagged: <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/ahmed-fikreatif/'>Ahmed Fikreatif</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/blog/'>Blog</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/blogger/'>Blogger</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/dakwah/'>Dakwah</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/diary/'>Diary</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/facebook/'>Facebook</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/gayus/'>Gayus</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/hadis-nabi-tentang-pajak/'>Hadis Nabi Tentang Pajak</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/internet/'>Internet</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/islam/'>Islam</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/kantor-pajak/'>Kantor Pajak</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/nasehat-untuk-pemungut-pajak/'>Nasehat Untuk Pemungut Pajak</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/pajak/'>Pajak</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/pajak-neraka/'>Pajak &amp; Neraka</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/pajak-penghasilan/'>Pajak Penghasilan</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/pajak-pertambahan-nilai/'>Pajak Pertambahan Nilai</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/pbb/'>PBB</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/pemungut-pajak-di-neraka/'>Pemungut Pajak Di Neraka</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/penarik-pajak/'>Penarik Pajak</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/petugs-pajak/'>Petugs Pajak</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/pph/'>PPh</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/ppn/'>PPN</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/renungan/'>Renungan</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/wajib-pajak/'>Wajib Pajak</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmedfikreatif.wordpress.com/4282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmedfikreatif.wordpress.com/4282/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmedfikreatif.wordpress.com&#038;blog=9864469&#038;post=4282&#038;subd=ahmedfikreatif&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/10/11/benarkah-petugas-pajak-tempatnya-di-neraka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/f45ba74d9e84ee3074f509518251ad3f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Goda-Gado</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmedfikreatif.files.wordpress.com/2012/10/pegawai-pajak-di-neraka.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pegawai Pajak di Neraka?</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Karyawan Kontrak Bukan Budak</title>
		<link>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/10/04/karyawan-kontrak-bukan-budak/</link>
		<comments>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/10/04/karyawan-kontrak-bukan-budak/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Oct 2012 06:26:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Goda-Gado</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ahmed Fikreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Citizen Journalism]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[Karyawan Kontrak]]></category>
		<category><![CDATA[Karyawan Kontrak bukan Budak]]></category>
		<category><![CDATA[Outsourcing]]></category>
		<category><![CDATA[Perjanjian kerja waktu tertentu]]></category>
		<category><![CDATA[perjanjian kerja waktu tidak tertentu]]></category>
		<category><![CDATA[PKWT]]></category>
		<category><![CDATA[PKWTT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmedfikreatif.wordpress.com/?p=4278</guid>
		<description><![CDATA[Karyawan Kontrak Bukan Budak Perjanjian kerja waktu tertentu yang didasarkan atas jangka waktu tertentu dapat diadakan untuk paling lama 2 (dua) tahun dan hanya boleh diperpanjang 1 (satu) kali untuk jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun &#8211; [Ps. 59 ayat (4) UU Ketenagakerjaan] Perjanjian kerja untuk waktu tertentu (PKWT) yang tidak memenuhi ketentuan sebagaimana [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmedfikreatif.wordpress.com&#038;blog=9864469&#038;post=4278&#038;subd=ahmedfikreatif&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_4279" class="wp-caption aligncenter" style="width: 478px"><a href="http://ahmedfikreatif.files.wordpress.com/2012/10/kampanye-pro-buruh-karyawan-kontrak-bukan-budak.jpg"><img class="size-full wp-image-4279" title="Kampanye Pro Buruh - Karyawan Kontrak Bukan Budak" src="http://ahmedfikreatif.files.wordpress.com/2012/10/kampanye-pro-buruh-karyawan-kontrak-bukan-budak.jpg?w=468&#038;h=467" alt="" width="468" height="467" /></a><p class="wp-caption-text">Kampanye Pro Buruh &#8211; Karyawan Kontrak Bukan Budak</p></div>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#000000;">Karyawan Kontrak Bukan Budak</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Perjanjian kerja waktu tertentu yang didasarkan atas jangka waktu tertentu dapat diadakan untuk paling lama 2 (dua) tahun dan hanya boleh diperpanjang 1 (satu) kali untuk jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun &#8211; [Ps. 59 ayat (4) UU Ketenagakerjaan]<span id="more-4278"></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;">Perjanjian kerja untuk waktu tertentu (PKWT) yang tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), ayat (2), ayat (4), ayat (5), dan ayat (6) maka demi hukum menjadi perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT).</span></p>
<p><span style="color:#000000;">#SupportAksiBuruh</span></p>
<p><a href="https://ahmedfikreatif.wordpress.com/2011/04/22/2011/04/21/2011/04/20/2011/04/19/2011/04/18/2011/04/17/2011/04/15/2011/04/14/2011/03/28/2011/03/25/2011/03/23/2011/03/18/2011/03/15/2011/03/12/2011/03/08/2011/03/04/2011/03/03/2011/03/02/2011/03/01/2011/02/22/2011/02/21/2011/02/07/about" target="_blank">Ahmed Fikreatif</a></p>
<blockquote>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><strong>“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”</strong></span></p>
</blockquote>
<br />Filed under: <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/ahmed-fikreatif/'>Ahmed Fikreatif</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/citizen-journalism/'>Citizen Journalism</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/sosial-budaya/'>Sosial Budaya</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a> Tagged: <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/ahmed-fikreatif/'>Ahmed Fikreatif</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/karyawan/'>Karyawan</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/karyawan-kontrak/'>Karyawan Kontrak</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/karyawan-kontrak-bukan-budak/'>Karyawan Kontrak bukan Budak</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/outsourcing/'>Outsourcing</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/perjanjian-kerja-waktu-tertentu/'>Perjanjian kerja waktu tertentu</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/perjanjian-kerja-waktu-tidak-tertentu/'>perjanjian kerja waktu tidak tertentu</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/pkwt/'>PKWT</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/pkwtt/'>PKWTT</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmedfikreatif.wordpress.com/4278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmedfikreatif.wordpress.com/4278/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmedfikreatif.wordpress.com&#038;blog=9864469&#038;post=4278&#038;subd=ahmedfikreatif&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/10/04/karyawan-kontrak-bukan-budak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/f45ba74d9e84ee3074f509518251ad3f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Goda-Gado</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmedfikreatif.files.wordpress.com/2012/10/kampanye-pro-buruh-karyawan-kontrak-bukan-budak.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kampanye Pro Buruh - Karyawan Kontrak Bukan Budak</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tawuran Berujung Kematian</title>
		<link>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/10/04/tawuran-berujung-kematian/</link>
		<comments>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/10/04/tawuran-berujung-kematian/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Oct 2012 05:42:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Goda-Gado</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ahmed Fikreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Citizen Journalism]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Bulungan]]></category>
		<category><![CDATA[SMA Negeri 6]]></category>
		<category><![CDATA[SMA Negeri 70]]></category>
		<category><![CDATA[Tawuran]]></category>
		<category><![CDATA[Tawuran Bulungan]]></category>
		<category><![CDATA[Tawuran Pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Tawuran SMA Negeri 6 dan SMA 70]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmedfikreatif.wordpress.com/?p=4274</guid>
		<description><![CDATA[Tawuran antara pelajar SMA Negeri 6 dan SMA Negeri 70, di Jl. Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (24/9), mengakibatkan seorang siswa tewas dan dua terluka (-) TAWURAN; Menang Ngga Dapat Penghargaan, Kalah Bisa Berujung Kematian!!! Ahmed Fikreatif “Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmedfikreatif.wordpress.com&#038;blog=9864469&#038;post=4274&#038;subd=ahmedfikreatif&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_4275" class="wp-caption aligncenter" style="width: 478px"><a href="http://ahmedfikreatif.files.wordpress.com/2012/10/tawuran-3.jpg"><img class="size-full wp-image-4275" title="Tawuran Perlu?" src="http://ahmedfikreatif.files.wordpress.com/2012/10/tawuran-3.jpg?w=468&#038;h=468" alt="" width="468" height="468" /></a><p class="wp-caption-text">Tawuran Perlu?</p></div>
<p><span style="color:#000000;">Tawuran antara pelajar SMA Negeri 6 dan SMA Negeri 70, di Jl. Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (24/9), mengakibatkan seorang siswa tewas dan dua terluka (-)<span id="more-4274"></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;">TAWURAN; Menang Ngga Dapat Penghargaan, Kalah Bisa Berujung Kematian!!!</span></p>
<p><a href="https://ahmedfikreatif.wordpress.com/2011/04/22/2011/04/21/2011/04/20/2011/04/19/2011/04/18/2011/04/17/2011/04/15/2011/04/14/2011/03/28/2011/03/25/2011/03/23/2011/03/18/2011/03/15/2011/03/12/2011/03/08/2011/03/04/2011/03/03/2011/03/02/2011/03/01/2011/02/22/2011/02/21/2011/02/07/about" target="_blank">Ahmed Fikreatif</a></p>
<blockquote>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><strong>“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”</strong></span></p>
</blockquote>
<br />Filed under: <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/ahmed-fikreatif/'>Ahmed Fikreatif</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/citizen-journalism/'>Citizen Journalism</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/sosial-budaya/'>Sosial Budaya</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a> Tagged: <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/ahmed-fikreatif/'>Ahmed Fikreatif</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/bulungan/'>Bulungan</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/sma-negeri-6/'>SMA Negeri 6</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/sma-negeri-70/'>SMA Negeri 70</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/tawuran/'>Tawuran</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/tawuran-bulungan/'>Tawuran Bulungan</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/tawuran-pelajar/'>Tawuran Pelajar</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/tawuran-sma-negeri-6-dan-sma-70/'>Tawuran SMA Negeri 6 dan SMA 70</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmedfikreatif.wordpress.com/4274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmedfikreatif.wordpress.com/4274/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmedfikreatif.wordpress.com&#038;blog=9864469&#038;post=4274&#038;subd=ahmedfikreatif&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/10/04/tawuran-berujung-kematian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/f45ba74d9e84ee3074f509518251ad3f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Goda-Gado</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmedfikreatif.files.wordpress.com/2012/10/tawuran-3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tawuran Perlu?</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nasib Petani Indonesia</title>
		<link>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/10/04/nasib-petani-indonesia/</link>
		<comments>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/10/04/nasib-petani-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Oct 2012 05:32:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Goda-Gado</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ahmed Fikreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Barisan Petani]]></category>
		<category><![CDATA[Barisan Tani]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Tani Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Nasib Petani]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmedfikreatif.wordpress.com/?p=4271</guid>
		<description><![CDATA[Indonesia Negeri Agraris &#124; Tapi Kenapa Nasib Petani Teriris-iris &#124; Lahan Pertanian Makin Terkikis &#124; Miris &#38; Ironis&#8230;&#8230;. &#124; 24 SEPTEMBER &#8211; HARI TANI NASIONAL Ahmed Fikreatif “Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan” Filed under: Ahmed Fikreatif, Sosial Budaya, [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmedfikreatif.wordpress.com&#038;blog=9864469&#038;post=4271&#038;subd=ahmedfikreatif&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_4272" class="wp-caption aligncenter" style="width: 478px"><a href="http://ahmedfikreatif.files.wordpress.com/2012/10/petani-miris.jpg"><img class="size-full wp-image-4272" title="Petani Miris" src="http://ahmedfikreatif.files.wordpress.com/2012/10/petani-miris.jpg?w=468&#038;h=341" alt="Petani Miris" width="468" height="341" /></a><p class="wp-caption-text">Petani Miris</p></div>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#000000;">Indonesia Negeri Agraris |</span><br />
<span style="color:#000000;">Tapi Kenapa Nasib Petani Teriris-iris |</span><br />
<span style="color:#000000;">Lahan Pertanian Makin Terkikis |</span><br />
<span style="color:#000000;">Miris &amp; Ironis&#8230;&#8230;. |</span></p>
<p><span id="more-4271"></span><br />
<span style="color:#000000;">24 SEPTEMBER &#8211; HARI TANI NASIONAL</span></p>
<p><a href="https://ahmedfikreatif.wordpress.com/2011/04/22/2011/04/21/2011/04/20/2011/04/19/2011/04/18/2011/04/17/2011/04/15/2011/04/14/2011/03/28/2011/03/25/2011/03/23/2011/03/18/2011/03/15/2011/03/12/2011/03/08/2011/03/04/2011/03/03/2011/03/02/2011/03/01/2011/02/22/2011/02/21/2011/02/07/about" target="_blank">Ahmed Fikreatif</a></p>
<blockquote>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><strong>“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”</strong></span></p>
</blockquote>
<br />Filed under: <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/ahmed-fikreatif/'>Ahmed Fikreatif</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/sosial-budaya/'>Sosial Budaya</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a> Tagged: <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/ahmed-fikreatif/'>Ahmed Fikreatif</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/barisan-petani/'>Barisan Petani</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/barisan-tani/'>Barisan Tani</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/hari-tani-nasional/'>Hari Tani Nasional</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/nasib-petani/'>Nasib Petani</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/petani/'>Petani</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/petani-indonesia/'>Petani Indonesia</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmedfikreatif.wordpress.com/4271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmedfikreatif.wordpress.com/4271/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmedfikreatif.wordpress.com&#038;blog=9864469&#038;post=4271&#038;subd=ahmedfikreatif&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/10/04/nasib-petani-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/f45ba74d9e84ee3074f509518251ad3f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Goda-Gado</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmedfikreatif.files.wordpress.com/2012/10/petani-miris.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Petani Miris</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teroris Tak Tersertifikasi</title>
		<link>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/10/04/teroris-tak-tersertifikasi/</link>
		<comments>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/10/04/teroris-tak-tersertifikasi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Oct 2012 04:58:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Goda-Gado</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iklan]]></category>
		<category><![CDATA[Kata Dalam Kamera]]></category>
		<category><![CDATA[Senyum]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmed Fikreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Teroris]]></category>
		<category><![CDATA[Teroris Tak Tersertifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<category><![CDATA[Uncertified Terrorists]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmedfikreatif.wordpress.com/?p=4268</guid>
		<description><![CDATA[Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Wacanakan Perlunya Sertifikasi Bagi Ulama Untuk Mencegah Radikalisme di Indonesia (news). Apa Perlu? &#8211; TERORIS TAK TERSERTIFIKASI  Ahmed Fikreatif “Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan” Filed under: Iklan, Kata Dalam Kamera, Senyum Tagged: Ahmed [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmedfikreatif.wordpress.com&#038;blog=9864469&#038;post=4268&#038;subd=ahmedfikreatif&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ahmedfikreatif.files.wordpress.com/2012/10/uncertified-terrorist.jpg"><img class="size-full wp-image-4269" title="Uncertified Terrorist" src="http://ahmedfikreatif.files.wordpress.com/2012/10/uncertified-terrorist.jpg?w=468&#038;h=469" alt="Uncertified Terrorist" width="468" height="469" /></a></p>
<p><span id="more-4268"></span></p>
</div>
<p><strong><span style="color:#000000;">Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Wacanakan Perlunya Sertifikasi Bagi Ulama Untuk Mencegah Radikalisme di Indonesia (news). Apa Perlu? &#8211; TERORIS TAK TERSERTIFIKASI </span></strong></p>
<p><a href="https://ahmedfikreatif.wordpress.com/2011/04/22/2011/04/21/2011/04/20/2011/04/19/2011/04/18/2011/04/17/2011/04/15/2011/04/14/2011/03/28/2011/03/25/2011/03/23/2011/03/18/2011/03/15/2011/03/12/2011/03/08/2011/03/04/2011/03/03/2011/03/02/2011/03/01/2011/02/22/2011/02/21/2011/02/07/about" target="_blank">Ahmed Fikreatif</a></p>
<blockquote>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><strong>“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”</strong></span></p>
</blockquote>
<br />Filed under: <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/iklan-2/'>Iklan</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/kata-dalam-kamera/'>Kata Dalam Kamera</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/senyum/'>Senyum</a> Tagged: <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/ahmed-fikreatif/'>Ahmed Fikreatif</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/teroris/'>Teroris</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/teroris-tak-tersertifikasi/'>Teroris Tak Tersertifikasi</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/terorisme/'>Terorisme</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/uncertified-terrorists/'>Uncertified Terrorists</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmedfikreatif.wordpress.com/4268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmedfikreatif.wordpress.com/4268/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmedfikreatif.wordpress.com&#038;blog=9864469&#038;post=4268&#038;subd=ahmedfikreatif&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/10/04/teroris-tak-tersertifikasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/f45ba74d9e84ee3074f509518251ad3f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Goda-Gado</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmedfikreatif.files.wordpress.com/2012/10/uncertified-terrorist.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Uncertified Terrorist</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Meluruskan Pemberitaan Menyesatkan Bahwa Penumpang Sukhoi Pesta Minuman Keras Sebelum Kecelakaan</title>
		<link>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/05/14/meluruskan-pemberitaan-menyesatkan-bahwa-penumpang-sukhoi-pesta-minuman-keras-sebelum-kecelakaan/</link>
		<comments>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/05/14/meluruskan-pemberitaan-menyesatkan-bahwa-penumpang-sukhoi-pesta-minuman-keras-sebelum-kecelakaan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 08:56:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Goda-Gado</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ahmed Fikreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Citizen Journalism]]></category>
		<category><![CDATA[Meluruskan Pemberitaan Menyesatkan Bahwa Penumpang Sukhoi Pesta Minuman Keras Sebelum Kecelakaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmedfikreatif.wordpress.com/?p=4262</guid>
		<description><![CDATA[Meluruskan Pemberitaan Menyesatkan Bahwa Penumpang Sukhoi Pesta Minuman Keras Sebelum Kecelakaan  Bismillahirrahmanirrahim. Di tengah-tengah suasana duka yang menyelimuti Indonesia dengan adanya kasus kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 yang menabrak Gunung Salak, Rabu lalu (9/5/2012), sebuah media Islam justru melawan arus pemberitaan media mainstream. Media-media mainstream secara umum menonjolkan sisi humanisme dalam penyajian berita kecelakaan pesawat [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmedfikreatif.wordpress.com&#038;blog=9864469&#038;post=4262&#038;subd=ahmedfikreatif&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong><a href="http://muslimdaily.net/file/penumpang%20sukhoi%20sampanye%20edit.jpg"><img class="aligncenter" src="http://muslimdaily.net/file/penumpang%20sukhoi%20sampanye%20edit.jpg" alt="" width="400" height="266" /></a>Meluruskan Pemberitaan Menyesatkan Bahwa Penumpang Sukhoi Pesta Minuman Keras Sebelum Kecelakaan<span style="text-align:center;"> </span></strong></p>
<p style="text-align:center;">Bismillahirrahmanirrahim.</p>
<p>Di tengah-tengah suasana duka yang menyelimuti Indonesia dengan adanya kasus kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 yang menabrak Gunung Salak, Rabu lalu (9/5/2012), sebuah media Islam justru melawan arus pemberitaan media mainstream.</p>
<p>Media-media mainstream secara umum menonjolkan sisi humanisme dalam penyajian berita kecelakaan pesawat Sukhoi dengan beraneka macam gaya. Bahkan hampir semua media mainstream mengucapkan belasungkawa atas tragedi kecelekaan tersebut.</p>
<p>Namun sebuah media Islam Arrahmah.com justru berani melawan arus media mainstream. Dengan keberanian berbekal bukti beberapa lembar gambar foto yang terbatas dan belum terverifikasi, Arrahmah.Com menampilkan sebuah headline pemberitaan yang kontroversial. <a href="http://arrahmah.com/read/2012/05/13/20117-sebelum-jatuh-ada-suguhan-sampanye-di-pesawat-sukhoi-sj-100.html"><strong>&#8220;Sebelum jatuh ada suguhan Sampanye di Pesawat Sukhoi SJ-100</strong>&#8220;</a> demikian judul berita yang diterbitkan pada hari Ahad, 13/05/2012.<span id="more-4262"></span></p>
<p>Tentu saja, pemberitaan Arrahmah.Com yang berani dan kontroversial serta (maaf) sedikit berlebihan tersebut memancing ribuan pembaca yang merasa penasaran.</p>
<p>Ditambah dengan gaya penulisan lead pemberitaan yang langsung menusuk, Arrahmah.Com seolah menunjukkan sikap redaksi secara tersembunyi. &#8216;<em>Bermaksiat kemudian meninggal. Itulah setidaknya kalimat yang cocok untuk sebagian penumpang pesawat Sukhoi Superjet 100 yang sedang melakukan joy flight (uji coba) dan akhirnya jatuh di kawasan Cidahu, Gunung Salak, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu lalu (9/5/2012)</em>&#8216; demikian tulis Arrahmah.Com dalam lead news nya.</p>
<p>Belum cukup dengan jurus lead pemberitaan yang menusuk, Arrahmah.Com mulai memainkan kalimat-kalimat opini yang tentu saja kurang pas dalam sebuah penyajian pemberitaan yang seharusnya bersifat faktual.</p>
<p>Arrahmah.Com menulis dengan gaya bertanya yang semestinya kurang pas dimuat dalam penyajian berita (bukan artikel opini), &#8216;<em>Apakah para pilot dan ko-pilot turut disuguhi minuman bir atau tidak?. Wallahu a&#8217;lam, belum ada yang tahu. Jika itu terjadi, bisa dipastikan kelalaian manusia (human error) merupakan salah satu penyebab kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100</em>&#8216;.</p>
<p>Masih merasa kurang dengan penegasan dan dugaan-dugaan serta penggiringan opini, Arrahmah.com justru makin memperkuat arah sikap beritanya dengan menampilkan pendapat yang dikutip dari salah seorang tokoh ormas Islam.</p>
<p>&#8220;<em>Ini peringatan dari Allah Swt. Mereka bermaksiat sebelum take off. Melalui peristiwa ini Allah Swt mengingatkan kita semua untuk menjauhkan diri dari maksiat. Itu pelajarannya,&#8221; kata Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Bekasi, Ustadz Bernard Abdul Jabbar</em>.</p>
<p>Semakin lengkap seolah ingin menunjukkan bukti yang kuat dengan pemberitaannya, Arrahmah.Com menampilkan tiga buah gambar foto penyajian minuman sampanye kepada sejumlah penumpang Sukhoi Superjet 100 (SSJ 100).</p>
<p><strong>Benarkah Mereka Penumpang SSJ 100 Yang Menabrak Gunung Salak?</strong></p>
<p>Membaca pemberitaan di Arrahmah.Com pertama kalinya, timbul rasa penasaran dalam benak penulis untuk meneliti keabsahan foto yang ditampilkan Arrahmah.Com.</p>
<p>Singkat cerita setelah penulis mencoba mencari bukti-bukti lain di internet, penulis pada akhirnya berkesimpulan bahwa pemberitaan Arrahmah.Com itu salah dan menyesatkan.</p>
<p>Foto para penumpang yang sedang menerima sajian minuman sampanye itu bukanlah para penumpang yang meninggal dunia saat pesawat SSJ-100 menabrak Gunung Salak, tetapi merupakan penumpang SSJ-100 yang sebelumnya.</p>
<p>Sebagaimana diberitakan di beberapa media, dalam kegiatan joy flight (uji coba) SSJ-100 di Halim Perdanakusuma pada hari Rabu itu, ada dua kali kegiatan joy flight. Pertama dilakukan sebelum kejadian pesawat SSJ-100 menabrak. Sementara yang kedua berakhir dengan kecelakaan setelah pesawat SSJ-100 menabrak Gunung Salak.</p>
<p style="text-align:center;">Silakan tonton video lengkap berikut ini:</p>
<p style="text-align:center;"><span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='468' height='294' src='http://www.youtube.com/embed/gg4B0lXgxXY?version=3&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;showinfo=1&#038;iv_load_policy=1&#038;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span></p>
<p>Dalam video di atas, ditampilkan video yang berisi rekaman kegiatan joy-flight pertama saat berangkat, di udara, dan mendarat. Kemudian di akhir video ditampilkan joy flight kedua hanya pada saat persiapan sebelum terbang dari arah luar dan pada saat pesawat take-off.</p>
<p>Jika Anda memperhatikan video di atas tepat pada menit 6:32, akan ada video tayangan para penumpang yang persis sama dengan gambar yang ada di dalam foto yang ditampilkan Arrahmah.Com. Dan kemudian ditampilkan para penumpang yang turun dari pesawat.</p>
<p>Selanjutnya, pada menit 6:56 pada video di atas, ditampilkan proses pendataan untuk kegiatan joy flight SSJ-110 yang kedua. Inilah yang kemudian berakhir dengan kecelakaan yang menimpa pesawat tersebut.</p>
<p>Pada menit 7:08, tampak dua orang wartawan Trans TV yang merupakan sebagian korban kecelakaan pesawat itu. Nama wartawan itu Aditya Sukardi, seorang juru kamera Trans TV, sementara di sisi sebelah kanannya Ismiyati, reporter Trans TV. Keduanya turut menjadi korban pesawat naas itu.</p>
<p>Video itu sendiri direkam oleh seseorang yang sampai saat ini, ia masih hidup.</p>
<p><strong>Saran dan Kritik</strong></p>
<p>Sebagai sebuah media Islam, Arrahmah.Com seharusnya sangat mementingkan aspek-aspek cover-both side, adil, dan berhati-hati dalam pemberitaan sebagaimana menjadi asas dalam jurnalistik. Penulis meyakini bahwa redaktur Arrahmah.Com sudah sangat paham dan mungkin hafal di luar kepala pada surat Al Hujurat ayat 6.</p>
<p>&#8216;Wahai orang-orang yang Beriman, apabila datang seorang fasiq dengan membawa suatu informasi maka periksalah dengan teliti agar kalian tidak menimpakan musibah kepada suatu kaum karena suatu kebodohan, sehingga kalian menyesali perbuatan yang telah kalian lakukan (al-Hujurat:6)&#8217;</p>
<p>Sebagaimana yang penulis ketahui, ayat tersebut turun setelah perang Bani Mushthaliq dinyatakan selesai yang melibatkan sesama umat Islam antara rombongan Al-Walid bin Uqbah dan kabilah al-Harits bin Dlirar.</p>
<p>Turunnya ayat ini boleh dibilang merupakan bagian dari asas-asas jurnalistik dalam Al Quran. Ayat ini mengajarkan kepada kaum muslimin agar berhati-hati dalam menerima dan mengolah berita serta informasi. Sebab informasi sangat menentukan mekanisme suatu keputusan dalam hal tertentu.</p>
<p>Berita yang salah akan menyebabkan semua pihak merasa menyesal. Pihak pembuat berita juga merasa menyesal karena akibat beritanya itu menyebabkan dirinya mendhalimi orang lain. Pihak yang menjadi korban pun tak kalah sengsaranya mendapatkan perlakuan yang dhalim. Maka, jika ada informasi-informasi tertentu, umat muslimin berkewajiban untuk melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sekalipun berasal dari umat Islam sendiri sumber beritanya, apalagi jika hal itu berhubungan dengan keumatan.</p>
<p><strong>Bahaya Pemberitaan Palsu</strong></p>
<p>Dalam kasus pemberitaan Arrahmah.Com, kalaupun sekiranya berita tentang para penumpang SSJ-100 itu benar-benar meminum sampanye atau berpesta minum minuman alkohol sebelum kecelakaan, apakah pemberitaan seperti itu dapat pula dibenarkan dalam Islam? Apakah kita bisa menjamin bahwa seluruh penumpang pesawat itu minum minuman itu? Ataukah tuduhan kita itu hanya bersifat dzon (sangkaan) belaka?</p>
<p>Penulis merasa prihatin sekaligus peduli dengan pemberitaan-pemberitaan Arrahmah.Com selama ini mengingat Arrahmah.Com merupakan media yang mengatasnamakan media Islam, bukan media kacangan.</p>
<p>Seharusnya, sebuah media Islam menonjolkan sikap berhati-hati dalam penulisan beritanya, bukan main posting mengejar rating belaka. Karena itulah yang membedakan antara media Islam dan media mainstream. Wallahu a&#8217;lam.</p>
<p>“Maukah kalian aku beritahukan tentang dosa besar yang paling besar, lalu beliau menjelaskan, kata-kata dusta atau kesaksian dusta” (HR al-Bukhari dan Muslim)</p>
<p>“Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawaban”. (al-Isra’:36)</p>
<p><a href="https://ahmedfikreatif.wordpress.com/2011/03/15/2011/03/12/2011/03/08/2011/03/04/2011/03/03/2011/03/02/2011/03/01/2011/02/22/2011/02/21/2011/02/07/about" target="_blank">Ahmed Fikreatif</a></p>
<blockquote>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><strong>“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”</strong></span></p>
<p style="text-align:center;">Posting ini dikirim ke sejumlah media-media Islam agar sekiranya diperkenankan untuk dimuat agar menjadi second opinion atas pemberitaan yang perlu diluruskan seputar dugaan adanya pesta minum minuman keras (sampanye) yang dilakukan oleh para penumpang Sukhoi Superjet 100 sebelum kecelakaan. Posting ini juga sudah dimuat oleh media <a href="http://muslimdaily.net/opini/opini-17/meluruskan-pemberitaan-menyesatkan-bahwa-penumpang-sukhoi-pesta-minuman-keras-sebelum-kecelakaan.html" target="_blank">MuslimDaily.Net</a> (<a href="http://muslimdaily.net/opini/opini-17/meluruskan-pemberitaan-menyesatkan-bahwa-penumpang-sukhoi-pesta-minuman-keras-sebelum-kecelakaan.html" target="_blank">klik di sini</a>).</p>
</blockquote>
<br />Filed under: <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/ahmed-fikreatif/'>Ahmed Fikreatif</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/artikel-ringan/'>Artikel Ringan</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/citizen-journalism/'>Citizen Journalism</a> Tagged: <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/meluruskan-pemberitaan-menyesatkan-bahwa-penumpang-sukhoi-pesta-minuman-keras-sebelum-kecelakaan/'>Meluruskan Pemberitaan Menyesatkan Bahwa Penumpang Sukhoi Pesta Minuman Keras Sebelum Kecelakaan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmedfikreatif.wordpress.com/4262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmedfikreatif.wordpress.com/4262/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmedfikreatif.wordpress.com&#038;blog=9864469&#038;post=4262&#038;subd=ahmedfikreatif&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/05/14/meluruskan-pemberitaan-menyesatkan-bahwa-penumpang-sukhoi-pesta-minuman-keras-sebelum-kecelakaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/f45ba74d9e84ee3074f509518251ad3f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Goda-Gado</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muslimdaily.net/file/penumpang%20sukhoi%20sampanye%20edit.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Indonesia Memang Lebih Indah Tanpa Kehadiran JIL (Jaringan Islam Liberal) &#124; #IndonesiaTanpaJIL</title>
		<link>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/05/11/indonesia-memang-lebih-indah-tanpa-kehadiran-jil-jaringan-islam-liberal-indonesiatanpajil/</link>
		<comments>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/05/11/indonesia-memang-lebih-indah-tanpa-kehadiran-jil-jaringan-islam-liberal-indonesiatanpajil/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 06:32:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Goda-Gado</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ahmed Fikreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Citizen Journalism]]></category>
		<category><![CDATA[#IndonesiaTanpaJIL]]></category>
		<category><![CDATA[Anti FPI]]></category>
		<category><![CDATA[ANti JIL]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Memang Lebih Indah Tanpa Kehadiran JIL (Jaringan Islam Liberal) | #IndonesiaTanpaJIL]]></category>
		<category><![CDATA[Jaringan Islam Liberal]]></category>
		<category><![CDATA[JIL]]></category>
		<category><![CDATA[Video #IndonesiaTanpaJIL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmedfikreatif.wordpress.com/?p=4258</guid>
		<description><![CDATA[Ahad pagi (29/04) itu, seperti biasanya, Rinengga Tiyang Pamungkas (23) sedang mengayuh sepeda onthelnya melintasi kawasan Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, Solo. Namun, ketika hendak melintasi Bunderan Gladag Solo, mahasiswa FISIP, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo itupun menghentikan laju sepedanya. Ia tertarik dengan pemandangan yang dilihatnya. Saat itu, di sekitar kawasan Bundaran Gladag yang menjadi [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmedfikreatif.wordpress.com&#038;blog=9864469&#038;post=4258&#038;subd=ahmedfikreatif&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='468' height='294' src='http://www.youtube.com/embed/zaUPpKPY6xw?version=3&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;showsearch=0&#038;showinfo=1&#038;iv_load_policy=1&#038;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span></p>
<p><span style="color:#000000;">Ahad pagi (29/04) itu, seperti biasanya, Rinengga Tiyang Pamungkas (23) sedang mengayuh sepeda <em>onthelnya</em> melintasi kawasan <em>Car Free Day</em> (CFD) di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, Solo. Namun, ketika hendak melintasi Bunderan Gladag Solo, mahasiswa FISIP, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo itupun menghentikan laju sepedanya. Ia tertarik dengan pemandangan yang dilihatnya.<br />
</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Saat itu, di sekitar kawasan Bundaran Gladag yang menjadi ujung dari area CFD, ada puluhan anak muda berkaos putih bertuliskan “#IndonesiaTanpaJIL” sedang menggelar aksi. Aksi ini merupakan bagian dari kampanye nasional untuk menolak ide liberalisasi agama yang selama ini sering dilontarkan oleh kelompok liberal, salah satunya Jaringan Islam Liberal (JIL). Ternyata, pegiat #IndonesiaTanpaJIL di Solo menggelar <em>gathering</em> dan silaturahmi serta aksi tebar flyer sebagai kampanye pewaspadaan atas paham liberalisme agama, Ahad pagi, 29 April 2012.<span id="more-4258"></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;">Puluhan aktivis #IndonesiaTanpaJIL memusatkan konsentrasi di Bundaran Gladag, sejak pagi pukul 05.30 WIB. Aksi diawali dengan silaturahmi dan gathering serta perkenalan. Sekitar pukul 07.00 WIB, aksi dilanjutkan dengan membagikan flyer-flyer kepada ribuan peserta Solo Car Free Day.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Kegiatan bertajuk tebar flyer #IndonesiaTanpaJIL itu diiringi juga dengan penyampaian informasi-informasi tentang paham-paham yang diusung oleh aktivis Jaringan Islam Liberal. Tujuan dari penyampaian info dan tebar flyer sebagaimana dikatakan oleh koordinator aksi, Amin Mualim, adalah sebagai bentuk upaya mengedukasi dan penyadaran kepada masyarakat akan bahaya atas adanya pemikiran-pemikiran yang sangat nyeleneh bahkan sesat dan menyesatkan.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">&#8220;Aksi kita hari ini (Ahad, 29 April 2012_red) bertujuan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya warga Solo, tentang paham liberalisme yang diusung oleh aktivis JIL,&#8221; urai Amin di hadapan para pegiat #IndonesiaTanpaJIL kota Solo dan sekitarnya.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Pernyataan senada juga disampaikan Aslam, co-koordinator, dari Mahasiswa Pecinta Islam Solo. &#8220;Karena aksi hari ini adalah aksi untuk mengedukasi dan menyadarkan warga Solo, maka jika nantinya ada pertanyaan-pertanyaan dari masyarakat, kita sampaikan jawaban yang informatif saja,&#8221; katanya saat briefing sebelum aksi tebar flyer.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Aksi #IndonesiaTanpaJIL di Solo, Ahad (29/04/2012), berhasil mengundang perwakilan MUI yang menyengaja datang ke acara lokasi di bundaran Gladag. Ustadz Dahlan, yang menyatakan diri mewakili Ketua MUI Kota Solo, KH. Zainal Arifin Adnan, menyatakan bahwa MUI sangat mendukung aksi #IndonesiaTanpaJIL dan akan meneruskannya melalui forum-forum yang lebih luas. </span></p>
<p><span style="color:#000000;">Aksi Ahad pagi itu juga ikut dihadiri ustadz Abdul Rachim Ba&#8217;asyir (putera KH. Abu Bakar Ba&#8217;asyir) salah seorang staf pengajar di pesantren Al Mukmin Ngruki. Ustadz Iim, panggilan akrabnya, sengaja datang bersama puterinya sejak pukul 05.30 WIB secara pribadi tidak mewakili institusi manapun. Ia mengaku tertarik dan terkesan dengan aksi kreatif #IndonesiaTanpaJIL.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Di tengah acara, ada seorang warga Solo yang bernama Rinengga Tiyang Pamungkas (23). Dia merupakan mahasiswa FISIP, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.  Tiyang mengaku masih asing dengan nama JIL serta para tokohnya. Iapun penasaran, mengapa para peserta aksi yang merupakan gabungan anak muda mulai dari aktivis masjid, aktivis pergerakan, bahkan banyak pula yang masih tampak ‘begajulan’ menolak gagasan kelompok JIL.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">“Kalau mau tau apa saja gagasan kelompok  JIL dan teman-temannya, gabung saja di facebook dan twitter Indonesia Tanpa JIL. Bisa juga lihat video-video yang diposting di Youtube #IndonesiaTanpaJIL,” saran salah satu peserta aksi kepada Tiyang.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Rasa penasaran Tiyang belum juga tertuntaskan. Pria yang berdomisili di daerah Depok, Solo itupun tampak serius bertanya tentang pemikiran liberalisme kepada salah satu peserta aksi. Setelah mendapatkan penjelasan dan juga melihat beberapa kutipan kicauan para aktivis liberal di twitter, Tiyang pun berkesimpulan bahwa memang perlu ada upaya perlawanan terhadap wacana liberalisasi agama yang disampaikan oleh kelompok liberal seperti JIL.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">“Kalau perlu jangan cuma mewaspadai, tapi harus diberantas,” kata anak muda yang berpenampilan ‘selengekan’ itu dengan mantap.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Selain berkumpul di Bunderan Gladag, berbekalkan <em>flyer</em> berisi kicauan para aktivis liberal di twitter, stiker dan beberapa spanduk, para pegiat Indonesia Tanpa JIL juga berjalan menyusuri area CFD menyerukan kepada masyarakat Solo untuk mewaspadai bahkan menolak pemikiran aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) dan yang seide dengan mereka. Selain itu, mereka juga menggelar selembar kain putih untuk membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk penolakan terhadap ide liberalisasi agama yang sejatinya merupakan upaya perusakan terhadap ajaran agama Islam.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Aksi pagi itu rupanya cukup memancing perhatian warga Solo yang sedang melintasi area CFD. Beberapa dari mereka bahkan menyempatkan berbincang dengan para peserta aksi untuk menyampaikan dukungan dan membubuhkan tanda tangan di kain yang telah disiapkan.</span></p>
<p><span style="color:#000000;">Di akhir aksi, para pegiat Indonesia Tanpa JIL itu berkumpul dan meneriakkan yel “Indonesia Tanpa JIL…Allahu Akbar…Allahu Akbar…Allahu Akbar…” sambil berfoto bersama. Mereka meneguhkan niat dan menyatukan tekad menolak pemikiran kelompok liberal yang bagi mereka merupakan bentuk  “mengobok-obok” ajaran Islam.</span></p>
<p><a href="https://ahmedfikreatif.wordpress.com/2011/03/15/2011/03/12/2011/03/08/2011/03/04/2011/03/03/2011/03/02/2011/03/01/2011/02/22/2011/02/21/2011/02/07/about" target="_blank">Ahmed Fikreatif</a></p>
<blockquote>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;"><strong>“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”</strong></span></p>
</blockquote>
<br />Filed under: <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/ahmed-fikreatif/'>Ahmed Fikreatif</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/citizen-journalism/'>Citizen Journalism</a> Tagged: <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/indonesiatanpajil/'>#IndonesiaTanpaJIL</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/ahmed-fikreatif/'>Ahmed Fikreatif</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/anti-fpi/'>Anti FPI</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/anti-jil/'>ANti JIL</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/indonesia-memang-lebih-indah-tanpa-kehadiran-jil-jaringan-islam-liberal-indonesiatanpajil/'>Indonesia Memang Lebih Indah Tanpa Kehadiran JIL (Jaringan Islam Liberal) | #IndonesiaTanpaJIL</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/jaringan-islam-liberal/'>Jaringan Islam Liberal</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/jil/'>JIL</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/video-indonesiatanpajil/'>Video #IndonesiaTanpaJIL</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmedfikreatif.wordpress.com/4258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmedfikreatif.wordpress.com/4258/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmedfikreatif.wordpress.com&#038;blog=9864469&#038;post=4258&#038;subd=ahmedfikreatif&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/05/11/indonesia-memang-lebih-indah-tanpa-kehadiran-jil-jaringan-islam-liberal-indonesiatanpajil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/f45ba74d9e84ee3074f509518251ad3f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Goda-Gado</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mewaspadai Gerakan Sekulerisme, Pluralisme, Liberalisme (Sepilis)</title>
		<link>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/03/09/mewaspadai-gerakan-islam-sekulerisme-pluralisme-liberalisme-sepilis/</link>
		<comments>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/03/09/mewaspadai-gerakan-islam-sekulerisme-pluralisme-liberalisme-sepilis/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Mar 2012 02:34:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Goda-Gado</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ahmed Fikreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi #IndonesiaTanpaJIL Ditetapkan Tanggal 9 Maret 2012 di Bundaran HI]]></category>
		<category><![CDATA[FUI Berencana Gelar Aksi Indonesia Tanpa JIL di Bundaran HI]]></category>
		<category><![CDATA[FUI Siap Kerahkan 3000 Massa Dalam Aksi #IndonesiaTanpaJIL Besok]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Anti JIL]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Indonesia Tanpa JI]]></category>
		<category><![CDATA[JIL]]></category>
		<category><![CDATA[Maret]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmedfikreatif.wordpress.com/?p=4251</guid>
		<description><![CDATA[Mewaspadai Gerakan Sekulerisme, Pluralisme, Liberalisme (Sepilis) Bismillahirrahmanirrahim يُرِيدُونَ أَن يُطْفِئُوا نُورَ اللَّهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَيَأْبَى اللَّهُ إِلَّا أَن يُتِمَّ نُورَهُ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ &#8220;Mereka ingin memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir benci.&#8221; (QS. At-Taubah:32) Pendahuluan Pernahkah Anda mendengar sebuah &#8216;fatwa&#8217; yang menyatakan beberapa hal berikut ini: [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmedfikreatif.wordpress.com&#038;blog=9864469&#038;post=4251&#038;subd=ahmedfikreatif&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_4246" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://ahmedfikreatif.files.wordpress.com/2012/02/indonesia-damai-tanpa-jil.jpg"><img class="size-medium wp-image-4246" title="Indonesia Damai Tanpa JIL" src="http://ahmedfikreatif.files.wordpress.com/2012/02/indonesia-damai-tanpa-jil.jpg?w=300&#038;h=214" alt="Indonesia Damai Tanpa JIL" width="300" height="214" /></a><p class="wp-caption-text">Indonesia Damai Tanpa JIL</p></div>
<p align="CENTER"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Mewaspadai Gerakan Sekulerisme, Pluralisme, Liberalisme (Sepilis)</strong></span></span></span></p>
<p align="CENTER"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Bismillahirrahmanirrahim</span></span></span></p>
<p align="RIGHT"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:uthmantn, 'Traditional Arabic';"><span style="font-size:xx-large;">يُرِيدُونَ أَن يُطْفِئُوا نُورَ اللَّهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَيَأْبَى اللَّهُ إِلَّا أَن يُتِمَّ نُورَهُ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ</span></span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">&#8220;Mereka ingin memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir benci.&#8221; (QS. At-Taubah:32)</span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Pendahuluan</strong></span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Pernahkah Anda mendengar sebuah &#8216;fatwa&#8217; yang menyatakan beberapa hal berikut ini:</span></span></span></p>
<ol>
<li>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Bahwa homoseksual adalah kelaziman dan dibuat oleh Tuhan sehingga dengan begitu homosexual diizinkan dan diperbolehkan dalam Islam?</span></span></span></p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Bahwa menikah beda agama itu boleh?</span></span></span></p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Bahwa murtad dari Islam itu boleh-boleh saja dan tidak berdosa?</span></span></span></p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Bahwa semua agama itu sama menuju jalan kebenaran?</span></span></span></p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Bahwa Al Qur’an adalah kitab saduran yang mengedit keyakinan dari kitab suci Kristen sekte Ebyon?</span></span></span></p>
</li>
</ol>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Kalau Anda pernah mendengar adanya seseorang yang mengatakan hal-hal demikian itu, maka apa kira-kira yang ada dalam pikiran Anda?<span id="more-4251"></span></span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Apakah kemudian Anda akan mengatakan bahwa orang yang mengatakan atau mem-&#8217;fatwa&#8217;kan hal-hal itu adalah orang yang bodoh, dan bukan orang-orang Islam? Ternyata Anda salah. Orang-orang yang memfatwakan beberapa hal di atas ternyata orang-orang yang &#8216;pintar&#8217; dan ada yang bergelar Doktor.</span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Fatwa pertama tentang bolehnya homoseksualitas misalnya, disampaikan oleh seorang ibu dosen yang konon merupakan Guru Besar di UIN Jakarta, bernama Siti Musdah Mulia. Dia mengatakannya di Jakarta pada </span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">hari Kamis 27 maret 2008 (lihat di </span></span></span><em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">hidayatullah.com</span></span></span></em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">, Senin 31 Maret 2008).</span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><em><span style="color:#000000;">“</span></em><em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Siapa saja yang engkau dapati mengerjakan perbuatan homoseksual maka bunuhlah kedua pelakunya”. </span></span></span></em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">[ditakhrij oleh Abu Dawud 4/158 , Ibn Majah 2/856 , At Turmuzi 4/57 dan Darru Quthni 3/124]. </span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><em><span style="color:#000000;">“</span></em><em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Sesungguhnya yang paling aku takuti (menimpa) umatku adalah perbuatan kaum Luth” [HR Ibnu Majah : 2563, 1457. Tirmidzi berkata : Hadits ini hasan Gharib, Hakim berkata, Hadits shahih isnad] </span></span></span></em></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Fatwa ketiga disampaikan oleh seorang Doktor lulusan UIN Jakarta bernama Abdul Moqsith Ghazali, dalam Majalah Syir’ah No 39 hal 84-85. Disamping bergelar Doktor, ia juga tercatat sebagai Dewan pengasuh pondok pesantern Zainul Huda, Arjasa, Sumenep Madura.</span></span></span></p>
<p align="RIGHT"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Traditional Arabic';"><span style="font-size:xx-large;">عَنِ ابْنِ مَسْعُوْدٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ</span></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial, sans-serif;"><span style="font-size:xx-large;">: </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Traditional Arabic';"><span style="font-size:xx-large;">قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم </span></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial, sans-serif;"><span style="font-size:xx-large;">: </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Traditional Arabic';"><span style="font-size:xx-large;">لاَ يَحِلُّ دَمُ امْرِئٍ مُسْلِمٍ يَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنِّي رَسُوْلُ اللهِ إِلاَّ بِإِحْدَى ثَلاَثٍ </span></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial, sans-serif;"><span style="font-size:xx-large;">: </span></span></span><span style="font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Traditional Arabic';"><span style="font-size:xx-large;">الثَّيِّبُ الزَّانِي، وَالنَّفْسُ بِالنَّفْسِ وَالتَّارِكُ لِدِيْنِهِ الْمُفَارِقُ لِلْجَمَاعَةِ</span></span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Dari Ibnu Mas’ud radiallahuanhu dia berkata : Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Tidak halal darah seorang muslim yang bersaksi bahwa tidak ada Ilah selain Allah dan bahwa saya (Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam) adalah utusan Allah kecuali dengan tiga sebab : Orang tua yang berzina, membunuh orang lain (dengan sengaja), dan meninggalkan agamanya berpisah dari jamaahnya. (HR. Bukhori dan Muslim)</span></span></span></p>
<p align="RIGHT"><span style="font-family:Tahoma;"><em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Traditional Arabic';"><span style="font-size:xx-large;">وَوَصَّىٰ بِهَا إِبْرَاهِيمُ بَنِيهِ وَيَعْقُوبُ يَا بَنِيَّ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَىٰ لَكُمُ الدِّينَ فَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ</span></span></span></em><em></em></span></p>
<p align="JUSTIFY"><em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya’kub. (Ibrahim berkata) : “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam” (</span></span></span></em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">QS. 2:132)</span></span></span></p>
<p align="RIGHT"><span style="font-family:Tahoma;"><em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Traditional Arabic';"><span style="font-size:xx-large;">يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ</span></span></span></em><em></em></span></p>
<p align="JUSTIFY"><em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. (</span></span></span></em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">QS. 3:102)</span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Fatwa kedua dan keempat disampaikan oleh Ulil Abshar Abdalla pada tahun 2002. “Semua agama sama. Semuanya menuju jalan kebenaran. Jadi, Islam bukan yang paling benar. (GATRA, edisi 21 Desember 2002). “Larangan kawin beda agama, dalam hal ini antara perempuan Islam dengan lelaki non-Islam, sudah tidak relevan lagi. (Kompas, 18 November 2002).</span></span></span></p>
<p align="CENTER"><span style="font-family:Tahoma;"><strong><span style="color:#1c1c1c;"><span style="font-family:'Traditional Arabic';"><span style="font-size:xx-large;">نَتَزَوَّجُ نِسَاءَ أَهْلِ الْكِتَابِ وَلاَ يَتَزَوُّجُوْنَ نِسَائَنَا</span></span></span></strong></span></p>
<p align="JUSTIFY"><em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Dari Jabir: “Kita </span></span></span></em><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">boleh menikah</span></span></span></strong><em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"> dengan wanita ahli kitab, tetapi mereka tidak boleh nikah dengan wanita kita”.</span></span></span></em></p>
<p align="RIGHT"><span style="font-family:Tahoma;"><strong><span style="color:#1c1c1c;"><span style="font-family:'Traditional Arabic';"><span style="font-size:xx-large;">وَلاَ تَنكِحُواْ الْمُشْرِكَاتِ حَتَّى يُؤْمِنَّ وَلأَمَةٌ مُّؤْمِنَةٌ خَيْرٌ مِّن مُّشْرِكَةٍ وَلَوْ أَعْجَبَتْكُمْ وَلاَ تُنكِحُواْ الْمُشِرِكِينَ حَتَّى يُؤْمِنُواْ وَلَعَبْدٌ مُّؤْمِنٌ خَيْرٌ مِّن مُّشْرِكٍ وَلَوْ أَعْجَبَكُمْ أُوْلَـئِكَ يَدْعُونَ إِلَى النَّارِ وَاللّهُ يَدْعُوَ إِلَى الْجَنَّةِ وَالْمَغْفِرَةِ بِإِذْنِهِ وَيُبَيِّنُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ</span></span></span></strong></span></p>
<p align="JUSTIFY"><em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, </span></span></span></em><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">sebelum mereka beriman</span></span></span></strong><em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">. Sesungguhnya wanita </span></span></span></em><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">budak </span></span></span></strong><em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia </span></span></span></em><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">menarik hatimu</span></span></span></strong><em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">. dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) </span></span></span></em><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">sebelum mereka beriman</span></span></span></strong><em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia </span></span></span></em><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">menarik hatimu</span></span></span></strong><em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">. mereka </span></span></span></em><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">mengajak ke neraka</span></span></span></strong><em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">, sedang </span></span></span></em><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Allah mengajak ke surga</span></span></span></strong><em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"> dan ampunan dengan izin-Nya. dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.</span></span></span></em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"> (QS. Al-Baqarah: 221)</span></span></span></p>
<p align="RIGHT"><span style="font-family:Tahoma;"><strong><span style="color:#1c1c1c;"><span style="font-family:'Traditional Arabic';"><span style="font-size:xx-large;">إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا أُوْلَئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ</span></span></span></strong></span></p>
<p align="JUSTIFY"><em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka jahannam; mereka kekal di dalamnya. mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk. (QS. Al-Bayyinah: 6)</span></span></span></em></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Dan terakhir fatwa nomor lima disampaikan oleh seorang santri lulusan Universitas Al Azhar Mesir bernama Guntur Romli pada kisaran tahun 2007.</span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Luar biasa bukan fatwa-fatwa mereka? Setelah mendengar dan membaca fatwa-fatwa dari orang-orang &#8216;pintar&#8217; tersebut apakah Anda akan tertarik menjadi seorang gay/lesbian? Apakah anda akan menikah dengan orang yang berbeda pendapat dengan Anda? Atau anda akan murtad sekalian? Toh semua agama menuju jalan kebenaran, kata mereka. Apakah Anda akan melakukannya?</span></span></span></p>
<p align="RIGHT"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:uthmantn, 'Traditional Arabic';"><span style="font-size:xx-large;">وَمَن يُشَاقِقِ الرَّسُولَ مِن بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُ الْهُدَىٰ وَيَتَّبِعْ غَيْرَ سَبِيلِ الْمُؤْمِنِينَ نُوَلِّهِ مَا تَوَلَّىٰ وَنُصْلِهِ جَهَنَّمَ</span></span></span><span style="color:#fb7600;"><span style="font-size:small;"><em> </em></span></span><span style="color:#fb7600;"><span style="font-family:'times new roman', serif;"><span style="font-size:small;">ۖ</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><em> </em></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:uthmantn, 'Traditional Arabic';"><span style="font-size:xx-large;">وَسَاءَتْ مَصِيرًا</span></span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">&#8220;Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya. dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia kedalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruknya tempat kembali.&#8221; (QS. An-Nisaa&#8217; 115).</span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Permasalahan</strong></span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Sejujurnya, sependek yang penulis ketahui, fatwa-fatwa &#8216;nyeleneh&#8217; yang sesat dan menyesatkan itu seumur-umur baru pernah penulis dengarkan di zaman ini. Maksudnya, penulis belum pernah membaca di dalam literatur-literatur fiqih dan kitab-kitab yang ditulis oleh ulama-ulama Islam baik dari golongan salaf maupun kholaf karena memang fatwa-fatwa sesat itu keluar dari golongan orang-orang yang gagap terhadap perkembangan dunia Barat. Mereka inilah yang menamakan diri mereka sebagai Jaringan Islam Liberal. Sebuah kelompok (bukan ormas_pen) berisi sekumpulan orang-orang yang aktif mempromosikan konsep Sekulerisme, Pluralisme, dan Liberalisme agama di Indonesia dengan tujuan pembaharuan dan perbaikan. Gerakan ini dikoordinasi oleh Ulil Abshar Abdalla sejak tanggal 10 Maret 2002.</span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Prinsip gerakan JIL yaitu membangun dan membentuk penafsiran-penafsiran tertentu atas ajaran Islam dengan landasan sebagai berikut (</span></span></span><span style="color:#000080;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://islamlib.com/id/halaman/tentang-jil"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">http://islamlib.com/id/halaman/tentang-jil</span></span></a></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"> akses tanggal 20 Februari 2012): </span></span></span></p>
<ol>
<li>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Membuka pintu ijtihad pada semua dimensi Islam. Islam Liberal percaya bahwa ijtihad bisa diselenggarakan dalam semua segi, baik segi muamalat (interaksi sosial), ubudiyyat (ritual), dan ilahiyyat (teologi).</span></span></span></p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Mengutamakan semangat religio etik, bukan makna literal teks. </span></span></span></p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Mempercayai kebenaran yang relatif, terbuka dan plural.</span></span></span></p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Memihak pada yang minoritas dan tertindas.</span></span></span></p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Meyakini kebebasan beragama.</span></span></span></p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Memisahkan otoritas duniawi dan ukhrawi, otoritas keagamaan dan politik. (baca: sekuler).</span></span></span></p>
</li>
</ol>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Sehingga secara ringkasnya, prinsip utama gerakan JIL tidaklah dituntun pada fondasi Al Quran dan Sunnah, akan tetapi pada pondasi akal. Al Quran dan Sunnah harus tunduk pada setiap penafsiran akal sebebas-bebasnya. Sehingga tidaklah salah jika kemudian mereka menghadirkan penafsiran-penafsiran &#8216;nyeleneh&#8217; yang sesat dan menyesatkan, bahkan mengkafirkan. Bagaimana tidak dikatakan sesat jika terhadap ayat suci Al Quran yang merupakan kalamullah saja mereka mempertanyakan keotentikannya. Mereka mempertanyakan keasliannya. Jika Al Quran saja yang merupakan fondasi paling asasi dalam ajaran Islam sudah dikebiri, lalu akankah nasib </span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>sunah</em></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"> nabi dan pendapat para sahabat serta para ulama jauh lebih baik dari Al Quran di mata mereka? Lebih lanjut, kita akan coba telusuri bagaimana sejarah mereka dan bagaimanakah pandangan para ulama-ulama terhadap mereka.</span></span></span></p>
<p align="RIGHT"><span style="font-family:uthmantn, 'Traditional Arabic';"><span style="font-size:xx-large;">وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ لَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ قَالُوا إِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُونَ</span></span></p>
<p align="RIGHT"><span style="font-family:uthmantn, 'Traditional Arabic';"><span style="font-size:xx-large;">أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُونَ وَلَـٰكِن لَّا يَشْعُرُونَ</span></span></p>
<p align="RIGHT"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:uthmantn, 'Traditional Arabic';"><span style="font-size:xx-large;">وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ آمِنُوا كَمَا آمَنَ النَّاسُ قَالُوا أَنُؤْمِنُ كَمَا آمَنَ السُّفَهَاءُ</span></span></span><span style="color:#fb7600;"><span style="font-size:small;"><em> </em></span></span><span style="color:#fb7600;"><span style="font-family:'times new roman', serif;"><span style="font-size:small;">ۗ</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><em> </em></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:uthmantn, 'Traditional Arabic';"><span style="font-size:xx-large;">أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ السُّفَهَاءُ وَلَـٰكِن لَّا يَعْلَمُونَ</span></span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>&#8220;Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.&#8221; Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar. Apabila dikatakan kepada mereka, &#8220;Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang lain telah beriman,&#8221; mereka menjawab, &#8220;Akan berimankah kami sebagaimana orang-orang bodoh itu telah beriman.&#8221; Ingatlah, sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh, tetapi mereka tidak tahu.(QS. Al-Baqarah 11-13)</em></span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Sejarah Liberalisme Agama </strong></span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Mengutip kata-kata Dr. Adian Husaini, gerakan pemikiran yang diusung oleh kelompok JIL sebenarnya hanyalah gerakan pemikiran yang diusung karena ketersihiran sebagian kaum santri terhadap dunia barat yang dianggap modern. Dan di waktu yang bersamaan, mereka ini seperti dihinggapi penyakit minder dan tidak pede terhadap peradaban seorang santri atau seorang Islam. </span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Sejarah gerakan liberalisme agama, sesungguhnya tidak bisa lepas dari sejarah liberalisme Kristen. Menurut keterangan </span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Prof. Dr. Syed Muhammad Nuquib al-Attas, gerakan liberalisme itu berawal dari saat </span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">awal abad ke-20 muncullah seorang teolog Kristen Jerman bernama Ernst Troeltsch yang menggulirkan perlunya bersikap pluralis di tengah-tengah berkembangnya konflik intern antar aliran-aliran dalam agama Kristen maupun antar agama. Singkatnya, dia berpendapat dalam sebuah artikelnya yang berjudul &#8220;</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>The Place of Christianity among the World Religions</em></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">&#8220;, bahwa </span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>umat Kristiani tidak berhak mengklaim paling benar sendiri </strong></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">(Ada kesamaan persis kan dengan gerakan Islam Liberal yang diusung kaum JIL?_pen)</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">. Pendapat senada ternyata juga banyak dilontarkan oleh sejumlah pemikir dan teolog lainnya seperti sejarawan terkenal Arnold Toynbee dan tokoh Protestan liberal Friedrich Schleiermacher.</span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Sehingga dapat kita simpulkan, bahwa gagasan dasar kemunculan ide pluralisme agama ini dilatarbelakangi oleh menghebatnya pertikaian antara madzhab-madzhab dalam agama Kristen yang terjadi pada akhir abad ke-19 hingga sampai pada tingkatan mutual exclusion (saling mengkafirkan). Akibat pertikaian hebat itu bahkan sampai mendorong presiden Amerika Serikat pada saat itu, Grover Cleveland, harus turun tangan untuk mengakhiri perang antar madzhab tersebut. Hal ini bisa dipahami, mengingat pada awal-awal abad ke-20 telah bermunculan bermacam-macam aliran fundamentalis di Amerika Serikat.</span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Kemunculan istilah Liberalisme tidak bisa lepas dari perka</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">taan fundamentalisme yang muncul pertama kali pada kisaran tahun 1920 oleh Curtis Lee Laws dengan merujuk kepada golongan Kristen, American Protestant, yang pada saat itu mereka menentang modernisme dan liberalisme khususnya Darwinisme. Fanatisme mereka terhadap tradisi kekristenan dan penentangan terhadap pembaharuan itu kemudian menjadi ciri utama fundamentalisme golongan Kristian tersebut. Oleh karena itu, istilah fundamentalis ini bisa dikatakan bersinonim dengan kata fanatik, ekstrimis, dan militan. Istilah terseb</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">ut membawa konotasi yang negatif, serta bermakna mencemooh dan memojokkan.</span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Selanjutnya dalam perkembangannya, penggunaan istilah tersebut di kalangan umat Islam muncul dan menjadi populer setelah terjadinya revolusi syi&#8217;ah Iran, yang memprotes segala aktivitas Barat dan mempromosikan penentangan terhadap Barat dan kepentingan Barat. Akibat kebenciannya terhadap pada dunia barat itu kemudian dikait-kaitkanlah oleh barat istilah fundamentalisme dengan terorisme.</span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Parahnya lagi, Richard Nixon, mantan presiden AS pun kemudia menulis sebuah buku yang berjudul </span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Seize the Moment</strong></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">. Buku ini kemudian menjadi rujukan utama dalam menentukan dasar kebijaksanaan luar negeri AS. Nixon menjelaskan 5 kriteria seorang fundamentalis Muslim.</span></span></span></p>
<ol>
<li>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Orang yang membenci Barat. </span></span></span></p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Orang yang berpendirian bahwa Islam adalah agama dan negara.</span></span></span></p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Orang yang ingin melaksanakan Syari&#8217;at Islam.</span></span></span></p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Orang yang ingin membina kembali peradaban Islam.</span></span></span></p>
</li>
<li>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Orang yang beranggapan bahwa penyelesaian bagi Umat Islam adalah dengan kembali kepada masa lampau (ajaran Islam yang benar).</span></span></span></p>
</li>
</ol>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>Mafhum mukhalafah </em></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">(pemahaman makna secara berlawanan dari yang tersurat)</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">dari kriteria ini dapat disimpulkan bahwa orang yang tidak fundamentalis bagi Barat adalah orang Islam yang meninggalkan syariat Islam, tidak concern dengan masalah umat Islam, dan tidak bercita-cita membangun kembali kegemilangan Islam. Sehingga sejatinya yang menjadi ancaman bagi Barat bukanlah Muslim “fundamentalis”, tapi kebangkitan Islam itu sendiri.</span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Di Barat, sekularisme, modernisme dan liberalisme berjalan seiring. Ketiga pemikiran itu faktanya memang menjadi solusi bagi masyarakat Barat sehingga bisa maju dan modern seperti saat ini. Itu bisa dimaklumi karena memang mereka telah menderita akibat pemerintahan kuku besi Gereja yang telah membunuh sekitar 430.000 orang dan membakar hidup-hidup sekitar 32.000 orang atas alasan menentang kehendak Tuhan. Galileo, Bruno dan Copernicus adalah diantara contoh ilmuwan malang karena melontarkan ide yang bertentangan dengan ide Gereja yang kononnya berasal daripada Tuhan.</span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Bahkan saking bernafsunya untuk melestarikan kekuasaan, gereja membentuk satu institusi pengadilan yang dikenal paling brutal di dunia, yaitu Mahkamah Inkuisisi. Ini pada akhirnya mengakibatkan pemberontakan terhadap kekuasaan Gereja yang berakhir dengan kemenangan bagi filsafat dan sains di dunia Barat.<br />
Dalam perkembangannya kemudian pasca kemenanga</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">n filsafat dan sains di Barat, mengakibatkan agama (Kristen) kemudian menjadi korban tekanan dan pembatasan. Agama hanya dibatasi menggarap masalah ibadah saja. Maka pemikiran sekularisme, moderni</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">sme, pluralisme, dan liberalisme itu pun menjadi obat mujarrab yang berhasil membawa masyarakat Barat dari era kegelapan (</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>the dark age</em></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">) ke era kebangkitan (</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>renaissance</em></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">) dan kemajuan (dalam persepsi Barat-bukan dalam persepsi Islam).</span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Sejarah Islam Liberal</strong></span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Berawal dari Liberalisme Kristen dan keberhasilan sekulerisasi Barat, kemudian menginspirasi Leornard Binder -seorang sarjana Barat keturunan Yahudi- yang sedikit banyak bertanggungjawab mencetuskan pergerakan Islam liberal. Binder juga lah yang mengorbitkan pemikiran Islamic Liberalism pada era 1980-an. Bahkan lebih jauhnya, Binder juga berhasil memerinci agenda-agenda penting Islam Liberal dalam bukunya </span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Islamic Liberalism: A Critique of Development Ideologies</strong></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">.</span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Dalam buku tersebut ia menjelaskan premis dan titik tolak perlunya pergerakan Islam Liberal agar didukung dan disebarluaskan. Selain </span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>rational discourse </em></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">yang merupakan tonggak utamanya, gerakan Islam Liberal juga dimaksudkan tidak lebih daripada alat untuk mencapai tujuan politik yaitu </span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><span style="text-decoration:underline;">menciptakan pemerintahan liberal</span></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"> seperti halnya di Barat</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">.</span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Binder menjelaskan, “</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>Liberal government is the product of a continuous process of rational discourse…. Political Liberalism in this sense, is indivisible. It will either prevail worldwide, or it will have to be defended by nondiscursive action.</em></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">” (Leonard Binder, 1988 dalam </span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>Dalang Dibalik Gerakan Islam Liberal di Berbagai Negeri Muslim Saat Ini</em></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">) </span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Fakta gagasan itu semakin jelas dengan adanya dukungan dari penulis lain sekaligus pendukung Islam Liberal, Greg Barton, dalam bukunya Gagasan Islam Liberal di Indonesia. Barton menggariskan prinsip dasar yang dipegang oleh kelompok Islam liberal yaitu: (a) Pentingnya kontekstualisasi ijtihad; (b) Komitmen terhadap rasionalitas dan pembaharuan (agama); (c) Penerimaan terhadap pluralisme sosial dan pluralisme agama-agama; (d) Pemisahan agama dari partai politik dan kedudukan negara yang nonsektarian. (Greg Barton, 1999).</span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Bandingkan prinsip-prinsip dasar yang disusun oleh Greg Barton tersebut dengan landasan prinsip gerakan JIL dalam tabel di bawah ini!</span></span></span></p>
<table width="655" border="1" cellspacing="0" cellpadding="4">
<col width="21" />
<col width="216" />
<col width="392" />
<tbody>
<tr valign="TOP">
<td width="21">
<p style="text-align:left;" align="CENTER"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>No</strong></span></span></span></p>
</td>
<td style="text-align:left;" width="216">
<p align="CENTER"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Greg Barton</strong></span></span></span></p>
</td>
<td style="text-align:left;" width="392">
<p align="CENTER"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>JIL</strong></span></span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="TOP">
<td style="text-align:left;" width="21">
<p align="CENTER"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">1</span></span></p>
<p align="CENTER"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">2</span></span></p>
<p align="CENTER"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">3</span></span></p>
<p align="CENTER"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">4</span></span></span></p>
</td>
<td style="text-align:left;" width="216">
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Pentingnya kontekstualisasi ijtihad;</span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Komitmen terhadap rasionalitas dan pembaharuan (agama);</span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Penerimaan terhadap pluralisme sosial dan pluralisme agama-agama;</span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Pemisahan agama dari partai politik dan kedudukan negara yang nonsektarian. </span></span></span></p>
</td>
<td width="392">
<p style="text-align:left;" align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Membuka pintu ijtihad pada semua dimensi Islam. Islam Liberal percaya bahwa ijtihad bisa diselenggarakan dalam semua segi, baik segi muamalat (interaksi sosial), ubudiyyat (ritual), dan ilahiyyat (teologi).</span></span></span></p>
<p style="text-align:left;" align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Mengutamakan semangat religio etik, bukan makna literal teks.</span></span></span></p>
<p style="text-align:left;" align="JUSTIFY"><span style="font-size:small;font-family:Tahoma, sans-serif;">Mempercayai kebenaran yang relatif, terbuka dan plural.</span></p>
<p style="text-align:left;" align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Memisahkan otoritas duniawi dan ukhrawi, otoritas keagamaan dan politik. (baca: sekuler).</span></span></span></p>
<p style="text-align:left;" align="JUSTIFY"><span style="font-size:small;font-family:Tahoma, sans-serif;">Memihak pada yang minoritas dan tertindas.</span></p>
<p style="text-align:left;" align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Meyakini kebebasan beragama.</span></span></span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Simpulan</strong></span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Setelah membandingkan prinsip-prinsip dasar di atas, penulis jelas sekali menemukan kesamaan pondasi prinsip diantara keduanya. Sama persis 99% bukan? </span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>&#8220;Sesungguhnya ilmu ini termasuk agama, maka lihatlah kepada siapakah kalian menimba ilmu.&#8221; [Muqaddimah Shahih Muslim]</em></span></span></span></p>
<p align="RIGHT"><span style="font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:uthmantn, 'Traditional Arabic';"><span style="font-size:xx-large;">وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ</span></span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>&#8220;Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi&#8221; [Ali Imran: 85]</em></span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Sebagai akhir dari pembahasan singkat tentang Islam liberal ini berdasarkan kajian dan bukti-bukti yang gamblang dan ilmiah yang disajikan oleh para ulama dan cendekiawan Islam di atas, maka bisa diambil kesimp</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">ulan bahwa mereka (JIL) -suka atau tidak suka, sadar atau tidak sadar- memang menjadi kepanjangan tangan Barat dalam menjalankan agenda Barat terhadap dunia Islam. Seba</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">b bagi Barat yang imperialistik, Islam –aqidah dan syariahnya— dipandang sebagai ancaman. Jika aqidah dan syariah Islam tegak di muka bumi, maka ideologi, pemikiran, sistem hukum, dan dominasi ekonomi Barat, otomatis akan goncang. Karena itulah, Barat bersedia membangun pusat-pusat studi Islam yang canggih dan siap membiayai sarjana-sarjana Muslim menimba ilmu di sana dengan harapan akan mengokohkan hegemoni mereka (Barat).</span></span></span></p>
<p align="RIGHT"><span style="font-family:Tahoma;"><strong><span style="color:#111112;"><span style="font-family:'Traditional Arabic';"><span style="font-size:xx-large;">عن أَبِي سَعِيدٍ الْخدْرِيِّ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، قَالَ</span></span></span></strong></span><strong><span style="color:#111112;"><span style="font-family:'Traditional Arabic', sans-serif;"><span style="font-size:xx-large;">: </span></span></span></strong><span style="font-family:Tahoma;"><strong><span style="color:#111112;"><span style="font-family:'Traditional Arabic';"><span style="font-size:xx-large;">لَتَتْبَعُنَّ سَنَنَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ، شِبْرًا بِشِبْرٍ، وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ دَخَلُوا جُحْرَ ضَبٍّ تَبِعْتُمُوهُمْ قُلْنَا</span></span></span></strong></span><strong><span style="color:#111112;"><span style="font-family:'Traditional Arabic', sans-serif;"><span style="font-size:xx-large;">: </span></span></span></strong><span style="font-family:Tahoma;"><strong><span style="color:#111112;"><span style="font-family:'Traditional Arabic';"><span style="font-size:xx-large;">يَا رَسُولَ اللهِ الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى قَالَ</span></span></span></strong></span><strong><span style="color:#111112;"><span style="font-family:'Traditional Arabic', sans-serif;"><span style="font-size:xx-large;">: </span></span></span></strong><span style="font-family:Tahoma;"><strong><span style="color:#111112;"><span style="font-family:'Traditional Arabic';"><span style="font-size:xx-large;">فَمَنْ</span></span></span></strong></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>Dari Abu Sa’id al Khudri RA, beliau berkata : Rasulullah SAW pernah bersabda :</em></span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;">“</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>Kamu akan mengikut jejak langkah umat-umat sebelum kamu, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, sehingga jikalau mereka masuk ke lubang biawak pun kamu akan mengikuti mereka.”</em></span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>Kami bertanya : “Wahai Rasulullah, apakah Yahudi dan Nasrani yang engkau maksudkan?”</em></span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>Nabi SAW menjawab : “Siapa lagi kalau bukan mereka?”</em></span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>-Riwayat Bukhori-</em></span></span></span></strong></p>
<p align="CENTER"><span style="font-family:Tahoma;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Traditional Arabic', sans-serif;"><span style="font-size:xx-large;">مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ</span></span></span></strong></span></p>
<p><em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>Barang siapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk kaum itu. (H.R Abu Daud)</em></span></span></span></em></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Namun, itu adalah urusan Barat. Yang lebih penting bagi kita umat muslimi adalah bagaimana kita bisa sensitif untuk lebih memahami agenda-agenda Barat dan kaum liberal pro-Barat, agar tidak terkecoh dan terjebak oleh agenda-agenda imperialis itu. Biasanya, mereka pintar membuat jargon-jargon dan istilah-istilah yang indah, yang seolah-olah untuk memajukan Islam. Padahal, justru menikam dari dalam dan meruntuhkan bangunan Islam itu sendiri. Namun, kita tidak perlu apriori dengan Barat, tetapi harus lebih cerdik dan lebih pintar dari Barat. Berbagai kemajuan yang dicapai Barat perlu dipelajari dengan sikap kritis, tanpa perlu membebek terhadap ideologi dan cara berpikir yang materialistik, sekularistik, liberalistik, dan hedonistik.</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>Wallahu a&#8217;lam</em></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">. </span></span></span></p>
<p align="CENTER"><span style="color:#000000;"> </span><span style="font-family:Tahoma;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:'Traditional Arabic';"><span style="font-size:xx-large;">تَرَكْتُ فِيْكُمْ أَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّوا مَا تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا كِتَابَ اللهِ وَسُنَّةِ رَسُوْلِهِ</span></span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>&#8220;Aku tinggalkan padamu dua perkara yang kalian tidak akan tersesat apabila (berpegang teguh) kepada keduanya, yaitu Kita-bullah dan Sunnahku.</em></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em> (HR.Malik dan Hakim dishasihkan al-Albani)</em></span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">(Zulfikri)</span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">Sumber Bahan Bacaan:</span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>Dekonstruksi Aqidah Islam</em></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">, </span></span></span><em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">DR.Adian Husaini, MA </span></span></span></em><em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">, </span></span></span></em><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">27 September 2003</span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>Dalang Dibalik Gerakan Islam Liberal di Berbagai Negeri Muslim Saat Ini</em></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">, Khalif Mu&#8217;ammar (kandidat PhD ISTAC-IIUM Kuala Lumpur, Malaysia), </span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>23 Aug 2004</em></span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000080;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://www/insistnet.com/"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">http://www.insistnet.com/</span></span></a></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;"> (Bagi yang berminat, bisa datang ke diskusi Sabtu-an Insist di kantor Insists Jln Kalibata Utara II/84 Jaksel)</span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000080;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://www.eramuslim.com/"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">http://www.eramuslim.com/</span></span></a></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000080;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://www.hidayatullah.com/"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">http://www.hidayatullah.com</span></span></a></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">/</span></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000080;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://muslimdaily.net/"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">http://muslimdaily.net/</span></span></a></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000080;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://islamlib.com/"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">http://islamlib.com/</span></span></a></span></span></p>
<p align="JUSTIFY"><span style="color:#000080;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://mui.or.id/"><span style="font-family:Tahoma, sans-serif;"><span style="font-size:small;">http://mui.or.id/</span></span></a></span></span></p>
<br />Filed under: <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/ahmed-fikreatif/'>Ahmed Fikreatif</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/category/artikel-ringan/'>Artikel Ringan</a> Tagged: <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/aksi-indonesiatanpajil-ditetapkan-tanggal-9-maret-2012-di-bundaran-hi/'>Aksi #IndonesiaTanpaJIL Ditetapkan Tanggal 9 Maret 2012 di Bundaran HI</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/fui-berencana-gelar-aksi-indonesia-tanpa-jil-di-bundaran-hi/'>FUI Berencana Gelar Aksi Indonesia Tanpa JIL di Bundaran HI</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/fui-siap-kerahkan-3000-massa-dalam-aksi-indonesiatanpajil-besok/'>FUI Siap Kerahkan 3000 Massa Dalam Aksi #IndonesiaTanpaJIL Besok</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/gerakan-anti-jil/'>Gerakan Anti JIL</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/gerakan-indonesia-tanpa-ji/'>Gerakan Indonesia Tanpa JI</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/jil/'>JIL</a>, <a href='http://ahmedfikreatif.wordpress.com/tag/maret/'>Maret</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmedfikreatif.wordpress.com/4251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmedfikreatif.wordpress.com/4251/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmedfikreatif.wordpress.com&#038;blog=9864469&#038;post=4251&#038;subd=ahmedfikreatif&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmedfikreatif.wordpress.com/2012/03/09/mewaspadai-gerakan-islam-sekulerisme-pluralisme-liberalisme-sepilis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/f45ba74d9e84ee3074f509518251ad3f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Goda-Gado</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmedfikreatif.files.wordpress.com/2012/02/indonesia-damai-tanpa-jil.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Indonesia Damai Tanpa JIL</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
