Meluruskan Pemberitaan Menyesatkan Bahwa Penumpang Sukhoi Pesta Minuman Keras Sebelum Kecelakaan

Meluruskan Pemberitaan Menyesatkan Bahwa Penumpang Sukhoi Pesta Minuman Keras Sebelum Kecelakaan 

Bismillahirrahmanirrahim.

Di tengah-tengah suasana duka yang menyelimuti Indonesia dengan adanya kasus kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 yang menabrak Gunung Salak, Rabu lalu (9/5/2012), sebuah media Islam justru melawan arus pemberitaan media mainstream.

Media-media mainstream secara umum menonjolkan sisi humanisme dalam penyajian berita kecelakaan pesawat Sukhoi dengan beraneka macam gaya. Bahkan hampir semua media mainstream mengucapkan belasungkawa atas tragedi kecelekaan tersebut.

Namun sebuah media Islam Arrahmah.com justru berani melawan arus media mainstream. Dengan keberanian berbekal bukti beberapa lembar gambar foto yang terbatas dan belum terverifikasi, Arrahmah.Com menampilkan sebuah headline pemberitaan yang kontroversial. “Sebelum jatuh ada suguhan Sampanye di Pesawat Sukhoi SJ-100 demikian judul berita yang diterbitkan pada hari Ahad, 13/05/2012. (more…)

Indonesia Memang Lebih Indah Tanpa Kehadiran JIL (Jaringan Islam Liberal) | #IndonesiaTanpaJIL

Ahad pagi (29/04) itu, seperti biasanya, Rinengga Tiyang Pamungkas (23) sedang mengayuh sepeda onthelnya melintasi kawasan Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, Solo. Namun, ketika hendak melintasi Bunderan Gladag Solo, mahasiswa FISIP, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo itupun menghentikan laju sepedanya. Ia tertarik dengan pemandangan yang dilihatnya.

Saat itu, di sekitar kawasan Bundaran Gladag yang menjadi ujung dari area CFD, ada puluhan anak muda berkaos putih bertuliskan “#IndonesiaTanpaJIL” sedang menggelar aksi. Aksi ini merupakan bagian dari kampanye nasional untuk menolak ide liberalisasi agama yang selama ini sering dilontarkan oleh kelompok liberal, salah satunya Jaringan Islam Liberal (JIL). Ternyata, pegiat #IndonesiaTanpaJIL di Solo menggelar gathering dan silaturahmi serta aksi tebar flyer sebagai kampanye pewaspadaan atas paham liberalisme agama, Ahad pagi, 29 April 2012. (more…)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 69 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: