Inilah Film Animasi Buatan Lokal Siap Mengglobal
Beberapa hari ini aku merasa cukup antusias memposting lebih banyak lagi tentang segala sesuatu yang terkait dan berbau dengan my hometown, Solo. Setelah beberapa waktu lalu aku posting tentang Solo yang merupakan kota terbaik versi KPK dan kota berudara terbersih di Indonesia versi Kementerian Lingkungan Hidup, ada satu lagi prestasi. Hanya saja untuk kali ini bukan prestasi Solo-nya secara langsung, namun giliran warganya yang berprestasi. Prestasi di bidang dunia seni & teknologi.
Adalah sebuah motion pictures (baca: video) animasi singkat yang dibuat oleh sebuah studio kreatif di Solo awal mulanya. Video bertajuk “Pada Suatu Ketika” itu beredar di kalangan pengguna internet (baca: jejaring sosial). Tak butuh waktu lama, video animasi yang menampilkan adegan bajaj dan bus kota berubah menjadi robot ala film Transformer garapan sebuah studio di Solo itu pun menghentak dan membuat decak kagum jagad perinternetan Indonesia, khususnya.
Film animasi pendek ini nampaknya dikerjakan dengan serius oleh animatornya yang sangat memperhatikan aspek-aspek detail. Suguhan detail animasi penggambaran sebuah mangkuk cam ayam jago, hidangan mie instan rebus, bungkus rokok kretek, suasana warung kota, dan hiruk pikuk pasar digambarkan sangat detail dan angle yang sangat menarik. Puncak adegan video animasi singkat ini adalah mulai berubahnya barang-barang di sekitar pasar menjadi robot-robot ala Transformer setelah terkena ‘serangan’ radiasi sebuah benda asing besar yang berada di atas langit kota Jakarta. Sayangnya, animasi pendek ini hanya berdurasi 4 menit dan masih bersambung.
Meskipun film ini hanya berdurasi pendek, secara umum film animasi buatan warga Solo – Indonesia ini boleh dikata sangat ciamik jika dilihat dari sisi teknis penggarapan. Namun demikian, sebagai sebuah masukan dan kritik yang membangun, menurutku akan lebih mega hebat lagi jika ide film lebih original karena film ini mengangkat tema Transformer yang sudah famous sebelumnya. Tapi dengan segala sedikit kekurangannya, aku sangat mengapresiasi penggarapan studio Lakon Animasi ini. Posting ini adalah bagian dari caraku memberikan apresiasi dengan harapan makin banyak pengguna internet yang menikmati dan terinspirasi.
Jauh sebelumnya, seorang animator asal Jawa Timur juga pernah menggarap sebuah film animasi yang cukup bagus. Film itu bertajuk Luk Songo. Cerita dan durasi lebih lama serta lebih mengangkat kearifan lokal sejarah budaya Jawa khususnya. Silakan menikmati jika berkenan di Episode I – Episode II – Episode III – Episode IV – Episode V –Episode VI
Salam.
NB:
- Fanpage Facebook Lakon Animasi
- Twitter Lakon Animasi
- Official Web Lakon AnimasiAhmed Fikreatif
“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”
Filed under: Ahmed Fikreatif, Diary, Uncategorized Ditandai: | Ahmed Fikreatif, Animasi Indonesia, Animasi Transformer Indonesia, Bahasa Indonesia, Blog, Blogger, Film Animasi, Film Animasi Indonesia, Inilah Film Animasi Buatan Lokal Siap Mengglobal, Karya Bangsa, Luk Songo, M. Kurniawan Nadjib, M. Kurniawan Nadjib & Zaki, Pada Suatu Ketika, Transformer Indonesia, Transformer Versi Indonesia, Zaki












keren bangeeeet !!!!
yo’i
Sayang banget internetku terlalu buruk tuk ngeliatnya. Putus setiap satu detik. Mengenaskan.
^_^
Ida Raihan
transformer versi Indonesia nih… keren!
nice
saya senang mengikuti postingan anda
postingan yang menarik .
salam kenal yya dan sempatkan mampir ke
website kami di http://www.hajarabis.com
nice
salam kenal yya dan sempatkan mampir ke
website kami di http://www.hajarabis.com