Solo, Kota Dengan Kualitas Udara Terbaik di Indonesia

Langit Barat Solo, Nampak Gunung Merapi & Merbabu (Sumber Gambar Klik Saja Pada Gambar)

Solo, Kota Dengan Kualitas Udara Terbaik di Indonesia

Setelah beberapa waktu lalu aku posting mengenai keberhasilan Solo (kota asalku) dalam meraih predikat sebagai kota terbaik menurut versi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kini Solo kembali meraih penghargaan hebat lainnya. Kali ini kota The Spirit of Java ini meraih penghargaan sebagai kota dengan kualitas udara terbersih di Indonesia. Sebuah penghargaan bergengsi dan makin menegaskan predikat kota Solo sebagai kota yang penuh dengan prestasi dan tempat tinggal favorit. Penghargaan ini semakin melengkapi predikat kota Solo yang sebelumnya dikukuhkan sebagai kota paling ramah terhadap anak-anak, kota impian, kota cyber, kota budaya, kota trem, kota sepeda, kota terbaik, dan kota dengan udara terbersih. Perfecto!

Penghargaan kota dengan udara terbaik ini diadakan oleh Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KLH) dalam program yang bertajuk program Langit Biru. Program ini secara umum melakukan penilaian dengan mendasarkan pada empat parameter utama dan parameter tambahan. Parameter utama adalah manajemen lalu lintas, kualitas bahan bakar, hasil uji emisi kendaraan, dan kualitas udara di jalan raya. Sedangkan parameter tambahan yang dijadikan dasar penilaian adalah upaya pemda setempat dalam pereduksian emisi dan penataan kota.

Surabaya terpilih sebagai kota dengan kualitas udara terbaik untuk kategori kota metropolitan dengan nilai kumulatif indeks fisik dan nonfisik 7,21. Tempat kedua diduduki Kota Medan dengan nilai 6,72 dan Jakarta Timur di urutan ketiga dengan nilai 6,67.

Untuk kategori kota besar, Surakarta menduduki posisi teratas dengan nilai 8,42, disusul Batam (8,17) dan Malang 7,71 di urutan kedua dan ketiga.

Setelah dilakukan penilaian, Solo (Surakarta) menduduki penilaian posisi ranking teratas dengan nilai 8,42. Selengkapnya, urut-urutan 10 besar kota dengan kualitas udara terbaik versi program Langit Biru Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KLH) secara berturut-turut adalah Solo The Spirit of Java, Kota Batam, Malang, Surabaya, Bogor, Medan, Jakarta Timur, Bandung, Balikpapan, dan Yogyakarta. Sementara tiga paling kotor udaranya secara berturut-turut adalah kota Semarang, Bekasi, dan Jakarta Barat.

Dengan predikat ini, makin memposisikan Solo sebagai kota hebat contoh model kota masa depan. So, Let’s visit Solo, the Spirit of Java. Saya Bangga Menjadi Warga Solo. Salam. 

Ahmed Fikreatif

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan, Jika Fikreatif mati mohon doakan ampunan”

3 Tanggapan

  1. Saya bukan warga Solo. Mungkin kapan-kapan saya jalan-jalan ke sana… :-)

  2. karena kualitas udara yang baik, rasanya usulan yang baik kalau solo jadi ibukota

  3. Solo… saya salut dengan Solo. :oops:

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 40 pengikut lainnya.