Nasehat Pengamen
Begini kawan, nasehat itu pada dasarnya baik. Bukankah demikian? Aku yakin kamu pun setuju denganku perihal hal tersebut. Bahkan kita pun dianjurkan untuk saling nsehat-menasehati.
Dari Abu Ruqayyah Tamim bin Aus ad-Daary radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Agama itu nasihat”. Kami pun bertanya, “Hak siapa (nasihat itu)?”. Beliau menjawab, “Nasihat itu adalah hak Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, pemerintah kaum muslimin dan rakyatnya (kaum muslimin)”. (HR. Muslim)
Nasehat tidak hanya melulu datang dari orang-orang yang notabene terpandang atau memiliki status sosial yang tinggi diantara kita. Nasehat bisa dan boleh-boleh saja datang dari manapun. Bahkan nasehat pun bisa datang dari seorang pengamen di jalanan karena memang hak untuk memberi nasehat tidak dibatasi pada sekelompok orang saja.
Nah, ngomong-ngomong tentang nasehat dan seorang pengamen, berikut ini ada rangkaian nasehat yang tentu saja dilakukan dengan diiringai lantunan musik. Sumonggo, sugeng midangetaken. (more…)
Filed under: Ahmed Fikreatif, Diary, Kata Dalam Kamera, Senyum | Ditandai: Ahmed Fikreatif, Blog, Blogger, Bus, Dakwah, Diary, Jakarta, Kereta, Lantunan Nasehat, Musisi, Musisi Jalanan, Nasehat, Pengamen, Solo, Sondakan, Yogyakarta | 6 Komentar »








