Mati Ide
Ga tahu kenapa dua hari ini aku merasa benar-benar mati ide untuk nulis. Bahkan virus malas nulis sudah mulai menghinggapiku. Padahal sepanjang hari aku hamper selalu berada di depan laptop. Namun entah kenapa otakku seperti benar-benar mati ide. Seakan tak mampu mengalirkan ide-ide dan pikiran-pikiran untuk dituangkan dalam tulisan. Layar monitor yang kuajak bicara pun hanya mampu diam membisu. Sesakali ia terlihat mentertawakanku. Memang laptop ku kali ini sedang tak bersahabat denganku.
Kupegangi handphone di tangan kiriiku. Kupandangi layarnya. Kubaca-baca beberapa pesan sms yang tersimpan di INBOX. Lagi-lagi aku ga bisa dapat ide. Handphone-ku pun memohon maaf. Lebih baik lah dari pada laptopku yang mentertawaiku.
Kupegang remot dan kunyalakan televisi. Beberapa kali kupindah-pindah channel TV mencari acara yang bagus. Alhamdulillah dapat. FTV di SCTV. Namun beberapa menit aku menontonnya masih saja belum memantikkan nyala ide dari kepalaku ini. Televisi ku pun kulihat ikutan sedih. (more…)
Filed under: Ahmed Fikreatif, Diary | Ditandai: Ahmed Fikreatif, Diary, Jakarta, Mati Ide, Solo | 8 Komentar »







