SERIUS | Gimana Sih Cara Pakai Toilet Duduk yang Baik & Benar ???


Toilet Duduk

Toilet Duduk

Sory lho kalau aku sengaja nampilin postingan tentang foto di samping. Kuharap sih kalian tidak sedang menyantap makanan saat membaca postingan ini :). Namun kalau memang sedang menyantap makanan anda, aku mohon maaf deh jika harus membuat selera penjenengan (Anda) tiba-tiba menguap dan menghilang.

Hmmm,, begini, jujur saja, aku tuh merasa tidak nyaman dengan model toilet duduk seperti pada gambar di samping sebenarnya. Jika aku menemui toilet dengan model seperti itu, maka jika masih kuat untuk menahan BAB, aku akan lebih memilih mengurungkan niatku untuk BAB. Aku lebih suka segera mencari lokasi lainnya yang menyediakan toilet jongkok. Jika tengah berada di perjalanan misalnya, maka aku lebih suka mencari masjid-masjid atau pom bensin terdekat yang menyediakan fasilitas Toilet dengan WC jongkok.

Biarlah sebagian kawan atau orang-orang menyebutku kampungan atau ndeso dan tidak modern. Namun, memang pada dasarnya aku tidak bisa menggunakan toilet duduk dengan baik dan benar. Jadi, jika aku “terpaksa” BAB di sebuah toilet duduk, maka aku tetap akan “maksakan diri” untuk tetap jongkok :) meskipun di dinding sebelah toilet tertulis larangan untuk jongkok di atas toilet. Jadi, sekalipun toilet itu berjenis duduk, aku tetap saja menggunakannya seperti dalam posisi toilet jongkok.

Saat ini, kebanyakan perkantoran-perkantoran dan fasilitas umum lebih suka memilih menggunakan toilet duduk daripada jongkok. Konon rata-rata, alasan paling utama memilih menggunakannya lebih dikarenakan “taste” modern dan lebih nge-Eropa (kebarat-baratan). Meskipun ada juga sih yang lebih memilih duduk dikarenakan yang bersangkutan merasa lebih nyaman saja.

Terlepas dari sisi kenyamanan dan modern, aku lebih melihat dari sudut pandang kesehatan saja. Jika kita BAB dalam posisi duduk, berapa orang coba yang menduduki tempat yang sama untuk membuang hajat. Berapa pula orang yang meninggalkan bakteri-bakteri tertentu di bibir toilet itu..? Itu sih pikiranku. Belum lagi jika model toilet yang dipakai adalah model toilet kering yang hanya menyediakan tissue saja tanpa adanya air untuk cebok.

Ternyata menurut penelitian, memang pilihanku untuk memilih toilet jongkok dan menghindari toilet duduk lebih tepat dan dibenarkan oleh penelitian itu.

Menurut Mulyadi Tedjapranata, dokter Klinik Medizone di Apartemen Taman Kemayoran, Jakarta, manfaat menggunakan toilet jongkok itu lebih banyak dibandingkan dengan toilet duduk secara kesehatan. Upaya pencegahan gangguan kemih misalnya, bisa dilakukan dengan beberapa cara seperti misalnya antara lain adalah menghindari penggunaan kloset duduk.

Penggunaan kloset duduk dalam jangka panjang akan memperbesar risiko terjadi infeksi saluran kencing yang bisa menyebabkan terjadinya gangguan berkemih. Pasalnya, permukaan toilet umumnya menjadi perantara penyebaran kuman. Penggunaan toilet jongkok justru lebih baik.

Pasalnya, ini akan membuat pengguna tidak bersentuhan langsung dengan permukaan toilet sehingga lebih higienis. “Apalagi, jika kerap memakai fasilitas toilet umum, toilet jongkok lebih baik,” ujar dia.

Tak hanya itu, penggunaan kloset duduk juga membuat otot saluran kencing bekerja lebih keras saat mengejang atau mengeluarkan urine. Dalam tahap ringan, infeksi saluran kemih biasanya ditandai dengan anyang-anyangan atau keluarnya air seni yang tak tuntas, sakit perut bagian bawah, serta rasa sakit saat akhir buang air kecil.

Kondisi ini tentu mengganggu aktivitas kita. Bahkan, kalau dibiarkan berlarut, ini bisa menimbulkan infeksi pada saluran kencing, gangguan psikososial seperti depresi dan gangguan tidur.

Nah, sekarang gimana menutu kalian?

Tambahan pertanyaan, gimana sih cara BAB yang baik dan benar di toilet duduk? :)

Ahmed Fikreatif

.:: Jika Saudara / i menyukai tulisan ini, maka sekarang Anda dapat memberikan apresiasi dengan ikut memberikan donasi / kontribusi finansial ala Blogger. Jika Saudara / i membenci sebagian atau keseluruhan tulisan ini pun saya tetap mempersilakan untuk ikut memberikan donasi. Namun, jika saudara / i tidak bersedia memberikan donasi, itu pun tidak mengapa… Caranya, silakan baca link berikut ini ( klik di sini..! ) ::.

“Gajah Mati Meninggalkan Gading, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama, Blogger Mati Meninggalkan Postingan”

About these ads

15 Tanggapan

  1. ya tinggal jongkok aja.yang jadi t4 duduknya dipakai wat pijakan kaki..gt aj kug rpoot,,V^^

    • ow gitu…

    • bahaya lo … coba liat ini, jadi lebih baik menggunakan dengan semestinya toilet duduk ya harus duduk :) http://www.facebook.com/notes/dunia-macam-macam/cara-penggunaan-toilet-duduk-yang-salah-/265603603477529?ref=nf kalu bingung toilet duduk bisa baca http://www.travelsingapura.com/toilet-wc-di-singapore/

  2. Hahahaha… pertanyaan terakhir, coba kk tanyakan di Yahoo Answers !

    • hmm, trus yg jawab ntar kmu gitu ya?? :D

      • tau aja :-)

  3. hmm,,,,
    boleh deh coba ntar

  4. Saat aku ke Jepang (gak nyombong nih) justru di sana model toilet jongkok masih banyak dipertahankan di fasilitas umum macam station KA ( soal kebersihan … pasti lah). Malah di suatu perusahaan yg saya kunjungi di pintu toilet tertulis : W-Style alias Western Style yaitu model duduk dan satunya tertulis J-Style alias Japan-Style atau juga bisa diartikan Jongkok-Style.

    • @Zhen: sip sip !!

      intinya gaya J-Style sbnrnya lebih pas a mas?? :D

  5. betul betul….toilet duduk ngabis-ngabisin tisu…. buat ngelap dudukan ampe yakin bersih (tetep ga yakin…hehehehe)

    • @mebigina: kalau aku ya itu td,
      langsung dinaikin aja
      hehehehe

      • Sama Sob

  6. J-Style memang lebih cocok buat kebanyakan orang Indonesia, kalo model duduk kan buat orang berbadan tinggi atau gede.

  7. cara pakai yang bagus dibaca solanya kadang bingung

  8. iya mas Ahmed, kalo menurutku selain dari segi kebersihan, kuman & penyakit, yg paling utama aku merasa kurang suci, apalagi kalo toliet kering tanpa air ( cuma ada tisu ), aku malah bener2 gak yaqin mau pake tolietnya, terpaksa di tahan aja dech sampe ketemu toilet lain..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 92 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: